Thursday, 19 September 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tim Penyelidik Perancis Analisis Rekaman Data Pesawat Ethiopia yang Jatuh
Friday, 15 March 2019 02:10 WIB | GLOBAL |Global

Para penyelidik penerbangan Prancis hari Kamis (14/3) mulai menganalisis perekam data penerbangan dari pesawat buatan Amerika yang jatuh di Ethiopia, Minggu, dan menewaskan 157 orang dari sekitar 30 negara.

Kecelakaan pesawat Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines itu adalah kecelakaan kedua untuk model yang sama sejak Oktober, ketika 189 orang tewas setelah pesawat jet Lion Air jatuh di Laut Jawa. Kecelakaan itu mendorong lebih dari 40 negara untuk melarang terbang pesawat jenis itu atau melarangnya memasuki wilayah udara negara-negara bersangkutan.

Sejak kecelakaan pertama, para penyelidik memusatkan perhatian pada sistem anti-macet pesawat Boeing 373 Max 8 yang membuat hidung pesawat menukik ke bawah untuk mencegahnya mogok.

Badan Penerbangan Federal Amerika (FAA), yang memerintahkan larangan terbang pesawat jenis itu hari Rabu, mengatakan data satelit dan bukti-bukti lainnya juga menunjukkan pergerakan serupa oleh kedua pesawat naas tersebut.

Biro Penyelidikan dan Analisis untuk Keselamatan Penerbangan Sipil Perancis (BEA) akan melakukan analisis kotak hitam sebagai penasihat, karena peraturan penerbangan internasional mengharuskan Ethiopia untuk memimpin penyelidikan. Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika (NTSB) juga akan memainkan peran kunci sebagai perwakilan dari negara di mana pesawat itu diproduksi.

Sementara itu, para ahli transportasi Amerika kini menyelidiki sebab-sebab dua pesawat bertabrakan di sebuah landas pacu di wilayah Los Angeles, yang menewaskan satu orang dan melukai seorang lainnya.

Salah satu dari dua pesawat mesin tunggal itu terbakar setelah bertabrakan Rabu malam di Bandara Compton/Woodley.

Laporan-laporan awal media setempat mengatakan seorang pilot tewas setelah terlempar keluar dari pesawat itu.

Federal Aviation Administration (FAA) atau Badan Penerbangan Federal Amerika dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika (NTSB) kini menyelidiki kecelakaan itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Korsel Cabut Jepang dari Daftar Negara Penerima Layanan Cepat Perdagangan...
Wednesday, 18 September 2019 23:25 WIB

Korea Selatan merealisasikan janjinya untuk mencabut Jepang dari daftar negara pilihan yang mendapatkan layanan perdagangan jalur cepat “ sebuah langkah yang mempertegas pertikaian diplomatik yang m...

AS Gugat Pelapor Snowden Terkait Buku Baru...
Wednesday, 18 September 2019 17:36 WIB

Amerika Serikat menggugat mantan karyawan CIA dan NSA, Edward Snowden, karena diduga melanggar perjanjian kerahasiaan yang ia tandatangani sebelum menerbitkan buku barunya. Departemen Kehakiman menud...

Trump Klaim AS Capai Kesepakatan Perdagangan dengan Jepang...
Wednesday, 18 September 2019 10:44 WIB

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin (16/9) bahwa Washington telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan Tokyo. Hal tersebut dapat dilakukan tanpa persetujuan kongres. Dalam suratnya...

Utusan China ke AS, Persiapkan Pembicaraan Perdagangan...
Tuesday, 17 September 2019 23:26 WIB

China menyatakan seorang pejabat pemerintah akan bertolak ke Amerika Serikat pekan ini untuk meletakkan landasan bagi dimulainya pembicaraan perdagangan tingkat tinggi bulan depan. Kantor berita peme...

Polisi Italia Tangkap Tiga Orang yang Dituduh Siksa Migran di Libya...
Tuesday, 17 September 2019 16:40 WIB

Polisi Italia, Pada Senin (16/9) menangkap tiga laki-laki yang dituduh menyiksa dan memeras uang dari para migran di sebuah pusat penahanan Libya. Jaksa penuntut di Sisilia memerintahkan penangkapan ...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong Jatuh Untuk Hari Ketiga (Review)

Saham-saham Hong Kong berakhir dengan penurunan pada Rabu ini, yang melanjutkan aksi jual hari ketiga karena para pelaku pasar resah atas dampak protes di kota tersebut, sementara mereka sedang menunggu keputusan kebijakan utama Federal...

S&P 500 Berakhir Hampir Mendatar Setelah Fed Beri Sinyal Beragam Tentang Kebijakan Selanjutnya

Indeks acuan S&P 500 berakhir hampir mendatar pada hari Rabu karena pembuat kebijakan Federal Reserve memberikan sinyal beragam tentang langkah mereka berikutnya setelah memangkas suku bunga sebesar seperempat poin persentase dalam langkah yang...

Minyak Berjangka AS Lanjutkan Penurunan ke Sesi Kedua

Minyak berjangka turun pada hari Rabu, setelah menderita kerugian hampir 6% sehari sebelumnya, tertekan karena tingkat produksi Arab Saudi tampak pulih lebih cepat dari yang diharapkan dan pemerintah AS melaporkan kenaikan mingguan dalam persediaan...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir di Tertingginya Lebih dari 1-Minggu Terkait Permasalahan Pada Minyak
Tuesday, 17 September 2019 01:34 WIB

Emas berjangka berakhir solid pada hari Senin, dengan harga tertingginya dalam lebih dari seminggu, setelah serangan terhadap produksi minyak Arab...

Emas Raih Gain Beruntun Ke-2, Menuju Level Tertingginya 1-Minggu
Wednesday, 18 September 2019 01:26 WIB

Emas berjangka pada hari Selasa menandai kenaikan kedua berturut-turut, memperpanjang kenaikan ke harga tertingginya dalam sekitar seminggu...

Emas Menguat Di Tengah Ketegangan Timur Tengah; Investor Menunggu Pertemuan Bank Sentral
Monday, 16 September 2019 13:17 WIB

Harga Emas melonjak pada hari Senin di Asia setelah pemogokan terhadap dua fasilitas minyak Arab Saudi meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dan...

Emas menguat ditengah terhentinya produksi minyak
Monday, 16 September 2019 20:44 WIB

Emas berjangka menguat pada hari Senin pasca serangan terhadap produksi minyak Arab Saudi membuat harga minyak meroket dan investor beralih ke aset...