Wednesday, 24 April 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Somalia Larang Terbang Pesawat Tua Antonov
Thursday, 14 March 2019 11:21 WIB | GLOBAL |GlobalPesawat,

Pemerintah Somalia hari Selasa (12/3) melarang empat jenis pesawat Antonov terbang di wilayah udaranya, dengan alasan keamanan.

Otoritas Penerbangan Sipil Somalia SCAA mengatakan pesawat Antonov jenis AN24, AN26, AN32 dan AN12 tidak akan diijinkan beroperasi di wilayah udara Somalia setelah tanggal 15 Maret.

Ditambahkan bahwa tidak ada kecelakaan yang melibatkan pesawat era Uni Sovyet itu tetapi ada yang œnyaris celaka.

Surat dari SCAA awalnya memberi waktu kepada operator penerbangan hingga tanggal 28 Februari untuk menghentikan penerbangan Antonov. Namun menurut Wakil Manajer SCAA Jama Ahmed Muse, tenggat itu telah diperpanjang hingga 15 Maret.

Surat itu juga mengatakan bahwa Antonov tidak memiliki pusat perawatan yang telah disetujui di kawasan Afrika Timur, dimana pesawat-pesawat itu dapat diperbaiki. Para mekanik justru memperbaiki pesawat-pesawat ini di bandara. Ditambahkan bahwa pesawat jenis Antonov ini tidak memiliki sistem untuk menghindari tabrakan di udara, sementara sertifikasi tingkat kebisingan mereka œtidak dapat diterima.

Somalia telah mengambil alih kendali wilayah udaranya secara penuh pada Desember 2017 lalu dan mengalihkan kendali lalulintas udara dari Nairobi. Sebelumnya sejak awal perang saudara di Somalia tahun 1990an, kendali itu dipegang oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional PBB.

Para pejabat mengatakan ada sekitar 250 penerbangan melintasi wilayah udara Somalia setiap hari, belum termasuk jumlah kedatangan dan keberangkatan. Jumlah orang yang bepergian dari dan menuju ke Somalia telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir ini. Bandara Mogadishu saja mengalami peningkatan jumlah penumpang hingga setengah juta orang pada tahun 2017 lalu.

Source: VOA news

RELATED NEWS
Meksiko Pecahkan Rekor Kekerasan dalam Kuartal Pertama 2019...
Wednesday, 24 April 2019 03:36 WIB

Kekerasan di Meksiko mencapai rekor baru pada kuartal pertama tahun 2019, dengan 8.493 pembunuhan tercatat mulai Januari hingga Maret, menurut angka resmi. Sekretariat Eksekutif Sistem Nasional Keama...

Amazon Hentikan Penjualan Barang Buatan China...
Tuesday, 23 April 2019 19:58 WIB

Perusahaan ritel raksasa Amazon akan mengurangi cakupan bisnisnya di China karena kalah bersaing dengan perusahaan lokal yang lebih kuat dalam satu dasa warsa terakhir. Kata Amazon, mulai tanggal 18 ...

AS dan Taliban Melihat tidak ada alasan untuk Memperlambat Perundingan Damai Afghanistan...
Tuesday, 23 April 2019 10:44 WIB

Utusan khusus AS untuk rekonsiliasi Afghanistan, Zalmay Khalilzad, telah memulai perjalanan regional lain yang juga akan membawanya ke Qatar untuk putaran baru perundingan dengan Taliban, yang bertuju...

Gempa di Filipina Akibatkan Korban Tewas...
Tuesday, 23 April 2019 04:00 WIB

Gempa kuat di Filipina utara, Senin (22/4), mengakibatkan beberapa orang tewas, dan menjebak lainnya dalam gedung-gedung serta merusak bandara sekunder di ibu kota, Manila. Gempa itu menghantam pulau...

Pemilihan Presiden Ukraina, Pelawak Zelenskiy Menang...
Monday, 22 April 2019 20:27 WIB

Volodymyr Zelenskiy, aktor televisi berusia 41 tahun, menang telak dalam pemilihan presiden Ukraina pada Minggu (22 April), dengan hasil exit poll menunjukkan ia meraih sekitar 73 persen suara pada pu...

LATEST NEWS
Indeks Saham HK Ditutup Datar (Review)

Saham Hong Kong datar pada sesi penutupan Selasa ini, dengan investor bersikap ragu menjelang hasil utama perusahaan untuk sesuai yang diharapkan pada akhir pekan ini. Indeks Hang Seng merosot 0,02 poin menjadi 29.963,24. Indeks Shanghai...

S&P, Nasdaq Torehkan Rekor Penutupan Tertinggi Didorong Laporan Penghasilan yang Kuat

S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi setelah reli berbasis luas pada hari Selasa karena serangkaian laporan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan meredakan kekhawatiran tentang perlambatan. Dow Jones Industrial Average...

Minyak Memperpanjang Reli; Saudi Terlihat Menjaga Pengetatan Pasar

Sekarang Saudi memiliki Presiden Donald Trump di mana mereka menginginkannya, mereka kemungkinan akan meringankan keputusannya untuk melarang minyak Iran untuk apa pun nilainya sebelum perlahan-lahan melepaskan lebih banyak barel mereka sendiri ke...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Tinggi Setelah Membukukan Minggu Terendah di 2019
Tuesday, 23 April 2019 03:46 WIB

Harga emas naik dari level terendah lebih dari empat bulan yang dicapai dalam sesi terakhir, sebagian karena penguatan minyak mengangkat momok...

Emas Dekati Level Terendah 2019 Seiring ETF Turun Terbanyak Dalam Setahun
Monday, 22 April 2019 09:39 WIB

Emas diperdagangkan di dekat level terendah tahun ini seiring investor keluar dari dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung oleh emas, dengan...

Emas Bergerak Lebih Tinggi Dari Dekat Level Terendahnya 2019 di Awal Minggu ini
Monday, 22 April 2019 15:12 WIB

Emas naik dari mendekati level terendah tahun ini karena investor mempertimbangkan sentimen risiko di tengah libur panjang akhir pekan Paskah di...

Emas bergerak naik dari level terendahnya di tahun ini
Monday, 22 April 2019 18:50 WIB

Harga emas naik dari level terendah empat bulan yang dicapai dalam sesi terakhir, sebagian karena kenaikan minyak mengangkat risiko inflasi, emas...