Sunday, 21 April 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Apple Berencana Produksi Chip Modem Sendiri
Saturday, 9 February 2019 04:04 WIB | GLOBAL |

Apple Inc telah memindahkan usaha rekayasa chip modemnya di bawah kelompok teknologi perangkat kerasnya sendiri dari unit rantai pasokannya, ujar dua orang yang mengetahui tentang langkah tersebut kepada Reuters, sebuah pertanda bahwa perusahaan teknologi tersebut sedang mengupayakan untuk mengembangkan komponen penting dari iPhone miliknya setelah bertahun-tahun membelinya dari pemasok luar.

Modem adalah bagian yang tidak tergantikan pada sebuah telepon maupun perangkat bergerak lainnya, yang menghubungkan semua perangkat itu kepada jaringan data nirkabel. Sebelumnya Apple menggunakan chip buatan Qualcomm Inc secara eksklusif namun kemudian mulai beralih menggunakan chip buatan Intel Corp di tahun 2016 dan tidak lagi menggunakan chip Qualcomm pada iPhone yang dirilis pada tahun itu.

Johny Srouji, wakil presiden senior Apple untuk teknologi perangkat keras, mengambil alih usaha desain modem perusahaan itu di bulan Januari, ujar sumber-sumber tersebut. Langkah organisasi tersebut sebelumnya belum pernah dilaporkan.

Srouji bergabung dengan Apple tahun 2008 untuk memimpin unit desain chip, termasuk prosesor seri A yang khusus dibuat untuk menjalankan iPhones dan iPad serta sebuah chip Bluetooth khusus yang membantu semua perangkat itu agar dapat terkoneksi dengan headphone nirkabel AirPods dan aksesori Apple lainnya.

Usaha untuk mendesain modem ini sebelumnya dipimpin oleh Rubén Caballero, yang bertanggung jawab kepada Dan Riccio, eksekutif yang bertanggung jawab atas rekayasa iPad, iPhone, dan Mac, dimana sebagian besar pekerjaannya terkait dengan upaya pengintegrasian suku cadang dari rantai pasokan elektronik perusahaan itu yang sangat ekstensif.

Apple tidak bersedia berkomentar. Sebuah publikasi di bidang teknologi The Information sebelumnya melaporkan bahwa Apple tengah berupaya untuk mengembangkan chip modemnya sendiri.

Perusahaan yang berpusat di Cupertino, California ini telah memasang lowongan kerja untuk insinyur modem di San Diego, sebuah pusat bagi mereka yang berbakat dalam bidang desain perangkat nirkabel yang erat dengan keberadaan Qualcomm di sana sejak lama dan sebuah tempat dimana Apple telah mengatakan perusahaan itu berniat untuk menambah tenaga kerjanya.

Upaya Apple untuk membuat chip modemnya sendiri bisa memakan waktu bertahun-tahun, dan tidak mungkin untuk mengetahui kapan, atau pada perangkat apa chip ini akan dipasangkan.

œApabila anda mewakili Apple, segalanya harus berkualitas baik, ujar Linley Gwennap, presiden dari perusahaan riset industri The Linley Group. œTidak ada tempat bagi komponen berkualitas di bawah standar dalam telepon itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Duta Besar Rusia di Caracas Menolak Kebangkitan Doktrin Monroe...
Friday, 19 April 2019 19:37 WIB

Ketika ketergantungan Venezuela pada Rusia tumbuh di tengah-tengah krisis yang sedang berlangsung di negara itu, orang penting Vladimir Putin di Caracas mendorong kembali pada kebangkitan A.S. sebuah ...

Pakistan: Peningkatan Konflik Bisa Gagalkan Upaya Perdamaian di Afghanistan...
Friday, 19 April 2019 11:03 WIB

Pakistan hari Kamis (18/4) memperingatkan bahwa peningkatan konflik bisa menggagalkan usaha perdamaian pimpinan Amerika di Afghanistan, tapi tidak mengutuk permulaan serangan musim semi yang dilancark...

Korut Tak Mau Lagi Menlu AS Terlibat dalam Perundingan Nuklir...
Friday, 19 April 2019 03:19 WIB

Korea Utara meminta agar Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo tidak lagi ambil bagian dalam pembicaraan lebih jauh apapun yang melibatkan program senjata nuklir negara itu. Kwon Jong Gun, pejabat ...

Gempa Kuat Hantam Taiwan Timur...
Thursday, 18 April 2019 20:59 WIB

Gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter menghantam pantai timur Taiwan Kamis sore (18/4), menurut Biro Cuaca Pusat negara itu. Rekaman televisi menunjukkan terjadinya tanah longsor setidaknya di satu...

Korea Utara Uji Coba Misil Taktis Baru...
Thursday, 18 April 2019 12:55 WIB

Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis. Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari...

LATEST NEWS
Dolar stabil di dekat 2-minggu tertinggi di perdagangan Jumat Agung yang tenang

Dolar AS bertahan dekat 2-minggu tertinggi pada hari Jumat, pada apa yang seharusnya menjadi sesi tenang untuk mata uang dengan sebagian besar AS dan pertukaran global ditutup untuk menaati Jumat Agung. Indeks Dolar ICE, mengukur kekuatan...

Perumahan Baru Turun 0,3% Di Maret vs Perkiraan +6,5%

Menurut data yang diterbitkan oleh Biro Sensus AS dan Departemen Perumahan dan Pengembangan Urban AS, perumahan baru pada bulan Maret turun 0,3% dan berada di bawah ekspektasi pasar untuk pertumbuhan 6,5%. Namun demikian, Indeks Dolar AS tidak...

Duta Besar Rusia di Caracas Menolak Kebangkitan Doktrin Monroe

Ketika ketergantungan Venezuela pada Rusia tumbuh di tengah-tengah krisis yang sedang berlangsung di negara itu, orang penting Vladimir Putin di Caracas mendorong kembali pada kebangkitan A.S. sebuah doktrin yang digunakan secara turun-temurun...

POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir di level terendah sejak Desember, turun 1,5% untuk minggu ini
Friday, 19 April 2019 01:29 WIB

Emas berjangka membukukan penurunan moderat pada hari Kamis, kehilangan 1,5% untuk minggu ini. "Penguatan dolar AS, meningkat tidak hanya oleh data...

Emas Bergerak Lebih Tinggi Seiring Pelemahan Saham, Tapi Melayang Dekati Terendah 2019
Thursday, 18 April 2019 19:07 WIB

Emas berjangka bergerak lebih tinggi pada hari Kamis, mencerminkan upaya investor bullish untuk menghentikan penurunan minggu ini - sebuah langkah...

Emas Menuju Penurunan Mingguan Keempat Seiring Kesepakatan Perdagangan
Thursday, 18 April 2019 16:07 WIB

Emas menuju penurunan mingguan terpanjang dalam delapan bulan terakhir di tengah spekulasi AS dan China mendekati kesepakatan perdagangan dan karena...

Bursa Saham Hong Kong Mengakhiri Pekan ini Dengan Lebih Rendah (Review)
Friday, 19 April 2019 03:26 WIB

Saham-saham Hong Kong mengakhiri minggu ini dengan penurunan pada hari Kamis, sejalan dengan pelemahan di seluruh Asia dan mengikuti kerugian di...