Monday, 22 July 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Facebook Hapus Akun Ilegal Masif yang Didalangi Iran
Thursday, 7 February 2019 18:02 WIB | GLOBAL |Global

Facebook hari Kamis menyatakan pihaknya telah menghapus ratusan akun œpalsu yang berasal dari Iran yang menjadi bagian dari kampanye manipulasi besar-besaran yang beroperasi di lebih dari 20 negara.

Jaringan media sosial terbesar di dunia tersebut menyatakan pihaknya telah menghapuskan 783 halaman, grup, dan akun œatas keterlibatan dalam perilaku kebohongan terkoordinir yang terkait dengan Iran.

Halaman-halaman in adalah bagian dari kampanye untuk mempromosikan kepentingan Iran di berbagai negara dengan menciptakan identitas-identitas palsu sebagai warga dari bangsa-bangsa itu, menurut sebuah pernyataan yang dibuat oleh Nathaniel Gleicher, kepala kebijakan keamanan siber di Facebook.

Pengumuman tersebut adalah yang terakhir dikeluarkan oleh Facebook sejalan dengan upayanya untuk mengakhiri berbagai upaya yang dilakukan oleh para aktor yang terkait dengan negara-negara tertentu dan lain-lainnya untuk memanipulasi jaringan sosial dengan akun-akun palsu.

œKami terus menerus berupaya untuk mendeteksi dan menghentikan aktivitas semacam ini karena kami tidak ingin layanan yang kami sediakan dimanfaatkan untuk memanipulasi orang, ujar Gleicher.

œKami menghapuskan semua halaman, grup, dan akun-akun ini atas dasar perilaku meeka, bukan apa yang mereka unggah. Dalam hal ini, oknum-oknum yang berada di belakang aktivitas ini berkoordinasi satu sama lain dan menggunakan akun-akun palsu untuk menyembunyikan identitas asli mereka, dan ini adalah dasar dari tindakan yang kami ambil.

Para pelaku œbiasanya berpura-pura menjadi warga lokal, sering kali dengan menggunakan akun-akun palsu, dan mengunggah berita-berita hangat saat ini, termasuk œkomentar yang menulis ulang laporan dari media pemerintah Iran terkait topik-topik seperti hubungan Israel-Palestina dan konflik di Suriah dan Yaman, ujar Gleicher.

œMeskipun oknum-oknum di belakang aktivitas ini berusaha untuk menyembunyikan identitas-identitas asli mereka, namun kajian manual kami berhasil mengidentifikasi kaitan semua akun-akun ini dengan Iran.

Operasi ini telah berlangsung sejak awal tahun 2010 dengan memiliki 262 halaman, 356 akun, dan tiga grup di Facebook, selain 162 akun di Instagram dengan pengikut yang mencapai kurang lebih dua juta pengguna.

Facebook mengatakan akun-akun palsu adalah bagian dari kampanye untuk menanamkan pengaruh yang beroperasi di negara-negara Afghanistan, Albania, Aljazair, Bahrain, Mesir, Perancis, Jerman, India,

Indonesia, Iran, Irak, Israel, Libya, Mexico, Maroko, Pakistan, Qatar, Saudi Arabia, Serbia, Afrika Selatan, Spanyol, Sudan, Suriah, Tunisia, Amerika Serikat, dan Yaman.

Facebook mulai menyelidiki aktivitas-aktivitas semacam ini setelah terungkapnya kampanye Rusia untuk mempengaruhi Pilpres AS 2016, yang bertujuan untuk menebar perpecahan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
China Minta AS "Koreksi" Sanksi-Sanksi terhadap Iran...
Friday, 19 July 2019 23:56 WIB

China mendesak Washington, Jumat (19/7) agar mengoreksi sanksi-sanksi yang diberlakukan terhadap berbagai perusahaan China yang dituduh membantu Iran mendapatkan material untuk program nuklirnya. Tek...

Iran Isyaratkan Bersedia Kurangi Ketegangan dengan AS...
Friday, 19 July 2019 17:11 WIB

Iran telah mengisyaratkan kesediaannya mengambil langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan terkait program nuklirnya dengan pemerintahan Trump. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengata...

Pejabat Keamanan Dalam Negeri AS Bela Tindakan Petugas Perbatasan...
Friday, 19 July 2019 11:36 WIB

Pejabat tinggi Keamanan Dalam Negeri (DHS) Amerika membela perlakuan petugas terhadap migran yang ditahan dan anak-anak yang tidak disertai orangtuanya di perbatasan AS-Meksiko, dalam sidang pada Kami...

Saudara Pria Pengebom Manchester Diekstradisi ke Inggris...
Thursday, 18 July 2019 23:36 WIB

Adik laki-laki pelaku bom bunuh diri yang bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap 22 orang pada konser Ariana Grande di Manchester, diekstradisi ke Inggris dari Libya. Hashem Abedi, 22 tahun, dita...

Angkatan Udara 'Sangat' Mencegah Orang Dari Pangkalan Rahasia Area 51...
Thursday, 18 July 2019 17:12 WIB

Angkatan Udara A.S. memberi peringatan untuk lebih dari 1 juta orang yang telah mendaftar ke " Area 51" untuk mencari alien sebagai bagian dari lelucon internet yang menjadi viral. "Setiap upaya untu...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan lebih tinggi (Review)

Saham Hong Kong mengakhiri minggu ini dengan nada positif pada hari Jumat, melonjak lebih dari satu persen di tengah harapan untuk penurunan suku bunga yang tajam oleh Federal Reserve akhir bulan ini. Indeks Hang Seng bertambah 1,07 persen, atau...

Saham AS Berakhir Turun Pada Pekan Terburuknya Sejak Mei

Saham AS berakhir lebih rendah pada Jumat, Catatkan pekan terburuk untuk ekuitas sejak akhir Mei, karena keraguan tentang besarnya pemotongan suku bunga yang diharapkan oleh Federal Reserve mengurangi minat beli di Wall Street. Dow Jones...

Minyak Menguat Untuk Sesi, Tapi Harga Minyak AS Turun Lebih Dari 7% Untuk Minggu Ini

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Jumat setelah laporan bahwa Iran menyita kapal berbendera AS di Teluk Oman. Harga masih berakhir lebih rendah untuk minggu ini, namun, di tengah kekhawatiran tentang perlambatan permintaan. Pasar...

POPULAR NEWS
Emas melemah pasca mencatat tertinggi baru 6 tahun
Saturday, 20 July 2019 02:02 WIB

Emas berjangka kehilangan pijakannya pada Jumat ini, berakhir lebih rendah untuk sesi ini karena penguatan dolar. Namun, harga naik untuk pekan ini...

Emas lanjutkan kenaikan, seiring reli logam kuning berlanjut
Friday, 19 July 2019 19:32 WIB

Emas berjangka naik pada hari Jumat, menambah dorongan menuju tertinggi baru 6-tahun, di tengah latar belakang suku bunga yang lebih rendah dan...

Emas turun setelah tembus $ 1.450 / ons terhadap harapan penurunan suku bunga, ketegangan Iran
Friday, 19 July 2019 15:17 WIB

Emas melemah pada hari Jumat karena investor mengunci keuntungan setelah emas melampaui $ 1.450 per ounce untuk pertama kalinya dalam lebih dari...

Minyak naik setelah AL A.S. menjatuhkan drone Iran; bersiap penurunan mingguan
Friday, 19 July 2019 18:33 WIB

Harga minyak naik pada hari Jumat seiring ketegangan melonjak lagi di Timur Tengah setelah Amerika Serikat mengatakan telah menghancurkan pesawat...