Wednesday, 23 May 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pemerintahan Trump akan Biarkan Kecerdasan Buatan 'Berkembang Bebas' di AS
Wednesday, 16 May 2018 01:16 WIB | GLOBAL |Global

Pemerintah Trump tidak akan menghalangi pengembangan kecerdasan buatan di Amerika Serikat, ujar seorang pejabat tinggi hari Kamis, yang mengakui teknologi yang semakin berkembang ini akan menggantikan beberapa lapangan kerja.

Dalam sebuah pertemuan puncak Gedung Putih yang pesertanya antara lain perusahaan-perusahaan seperti Google Alphabet, Facebook, dan Amazon.com, penasihat kebijakan teknologi, Michael Kratsios mengatakan pemerintahan Presiden Donald Trump tidak ingin mendikte œapa yang diteliti dan dikembangkan.

œSebisa mungkin, kami akan biarkan ilmuwan dan pakar teknologi untuk dapat bebas mengembangkan ciptaan hebat mereka yang berikutnya di sini di Amerika Serikat, ujarnya, menurut salinan pidatonya yang disediakan oleh Gedung Putih.

Kecerdasan buatan dan deep machine learning (pembelajaran mesin - cabang dari kecerdasan buatan) menimbulkan keprihatinan dari segi etika menyangkut kendali, privasi, keamanan cyber, dan masa depan lapangan kerja, sebagaimana diutarakan oleh berbagai perwakilan perusahaan dan para pakar.

Kratsios mengakui hingga œtingkat tertentu, hilangnya lapangan kerja tidak dapat dihindarkan.

Ia menambahkan: œNamun kita tidak dapat hanya berdiam diri, berharap pasar akan menyeleksinya. Kita harus lakukan apa yang warga Amerika selalu lakukan: beradaptasi.

Gedung Putih, yang sebelumnya bersebrangan dengan kalangan ilmuwan, terkait berbagai persoalan seperti perubahan iklim, konservasi, dan pemotongan anggaran, mengatakan pihaknya akan menciptakan sebuah komite baru untuk Kecerdasan Buatan. Komite ini akan terdiri dari para pejabat penelitian dan pengembangan paling senior di seluruh jajaran pemerintah AS, yang bertugas untuk menyusun prioritas penelitian dan pengembangan dan koordinasi yang lebih baik terkait investasi yang dilakukan pemerintah federal.

œKita tidak dapat hanya bersikap pasif. Untuk mewujudkan potensi Kecerdasan Buatan secara seutuhnya bagi warga Amerika, upaya ini akan membutuhkan berbagai upaya gabungan dari kalangan industri, akademis, dan pemerintahan, ujar Kratsios.

œDi sektor swasta, kita tidak akan mendikte apa yang bisa diteliti dan dikembangkan. Sebaliknya kita akan menawarkan sumberdaya dan kebebasan untuk bereksplorasi, ujarnya.

CEO Intel Corp. Brian Krzanich, yang hadir dalam pertemuan puncak itu menulis dalam postingan di blognya bahwa œtanpa strategi Kecerdasan Buatan nya sendiri, para pemimpin teknologi dunia berisiko tertinggal.

Kecerdasan buatan telah digunakan di sejumlah bidang. Contohnya, National Institute of Health sedang menjajaki cara-cara pemanfaatan machine learning untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi kanker dan pengobatannya, sementara General Services Administration menggunakan Kecerdasan Buatan untuk mengurangi kebutuhan akan auditor federal, ujar Gedung Putih.

Lebih dari 30 perusahaan besar hadir dalam pertemuan itu termasuk di antaranya para pejabat yang mewakili Ford, Boeing, Mastercard, dan Microsoft.

Pentagon dan berbagai badan pemerintah mengambil bagian, bersama dengan para pejabat senior Gedung Putih termasuk Jared Kushner dan Andrew Bremberg, yang mengepalai Dewan Kebijakan Domestik.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Trump: KTT AS-Korea Utara Belum Ada Kepastian...
Wednesday, 23 May 2018 18:38 WIB

Presiden AS Donald Trump hari Selasa (22/5) mengatakan, KTT yang direncanakan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kemungkinan tidak jadi bulan depan. œKalau tidak jadi, mungkin nanti, kata T...

ZTE Mengatakan Sedikitnya $ 3 Miliar Dalam Kerugian Dari Larangan AS...
Wednesday, 23 May 2018 10:45 WIB

ZTE Corp memperkirakan kerugian setidaknya 20 miliar yuan ($ 3,1 miliar) dari larangan teknologi AS yang menghentikan operasi besar karena klien menarik diri dari penawaran dan biaya meningkat, orang ...

Picu Kebakaran, Remaja AS Harus Bayar $37 Juta...
Wednesday, 23 May 2018 03:53 WIB

Seorang remaja yang memicu kebakaran hebat di negara bagian Oregon, AS telah diperintahkan untuk membayar ganti rugi $37 juta dalam sepuluh tahun ke depan. Laki-laki 15 tahun itu mengaku awal tahun i...

Trump katakan tidak senang dengan bagaimana pembicaraan perdagangan dilakukan dengan China...
Wednesday, 23 May 2018 00:36 WIB

Presiden Donald Trump pada hari Selasa mengatakan dia tidak senang dengan pembicaraan perdagangan baru-baru ini antara Amerika Serikat dan China, tetapi tetap membuka pintu untuk negosiasi lebih lanju...

Parlemen Inggris Desak Tindakan Finansial Tegas terhadap Kremlin...
Tuesday, 22 May 2018 18:39 WIB

Klub sepakbola Liga Premier miliknya, Chelsea, memenangkan FA Cup hari Minggu (20/5), tetapi Roman Abramovich, oligarki Rusia yang terkait Kremlin, kesulitan memperbaharui visanya untuk masuk Inggris,...

LATEST NEWS
EIA Melaporkan Kenaikan Mingguan Hampir 6 Juta barel Dalam Stok Minyak Mentah AS

Administrasi Informasi Energi AS melaporkan pada Rabu ini bahwa persediaan minyak mentah naik 5,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 18 Mei. Analis yang disurvei oleh S & P Global Platts memperkirakan penurunan 1,7 juta barel, sementara...

investor Resah Atas Perang Dagang & Geopolitik, Saham-Saham AS Dibuka Turun

Saham-saham di AS dibuka lebih rendah pada hari Rabu, karena investor menjauh dari aset berisiko seperti ekuitas global dan komoditas di tengah berlanjutnya kekhawatiran atas masalah perang dagang dan geopolitik. Dow Jones Industrial Average...

Emas Sedikit Menguat Terkait Perhatian Perang Dagang Cina Meningkat

Emas berjangka sedikit menguat pada Rabu ini karena logam menarik sedikit tawaran bersama aset haven lainnya seiring perhatian pasar global kembali ke sentimen perdagangan Sino-AS dan kekhawatiran atas nasib negosiasi nuklir dengan Korea...

POPULAR NEWS
Emas pangkas penurunan setelah sentuh level terendah tahun ini
Tuesday, 22 May 2018 01:34 WIB

Emas berjangka ditutup turun tipis pada hari Senin, setelah sempat menyentuh level terendah harian mereka tahun ini, seiring dolar AS memangkas gain...

Ketiga Penggerak Ini Akan Dukung Emas Dalam Jangka Pendek - ING
Tuesday, 22 May 2018 05:01 WIB

Bahkan meski emas terus diperdagangkan di bawah level $ 1.300, "kasus mendasar untuk memegang" logam kuning tetap utuh, kata bank Belanda ING,...

Emas menetap lebih tinggi, sehari setelah sentuh level terburuk pada 2018
Wednesday, 23 May 2018 01:40 WIB

Emas berjangka berakhir dengan kenaikan pada hari Selasa seiring terglincirnya dolar dari level tertinggi beberapa bulan, namun logam mulia ini...

Saham Hong Kong & China Naik Setelah Perjanjian China-AS
Monday, 21 May 2018 15:32 WIB

Hong Kong dan saham-saham asia memulai pekan dengan gains pada Senin ini setelah Amerika Serikat dan China setuju untuk menyepakati tarif yang...