Tuesday, 24 April 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
China Bidik Ekspor Keledai Australia
Monday, 16 April 2018 19:58 WIB | GLOBAL |Global

Pemerintah negara bagian Northern Territory di Australia mengatakan hampir 50 perusahaan China telah menyatakan minat membeli lahan untuk dijadikan peternakan keledai. Permintaan akan produk-produk keledai, terutama gelatin dari keledai semakin meningkat di China, sedangkan pasokan global mulai berkurang.

Pemerintahan Northern Territory telah membeli sekawanan kecil keledai liar untuk stasiun riset di dekat Kota Katherine di pedalaman. Awal bulan ini, delegasi pebisnis dari China mengunjungi fasilitas itu, dan hampir 50 perusahaan dari China telah menyatakan tertarik untuk membeli lahan untuk dijadikan peternakan keledai.

Diperkirakan ada hampir 60 ribu keledai liar di Northern Territory. Keledai dibawa ke Australia dari Afrika sebagai hewan pengangkut pada 1860an. Banyak yang dibebaskan ketika hewan itu tidak lagi diperlukan. Selama bertahun-tahun keledai liar dianggap sebagai hama besar oleh para petani. Hewan itu menginjak-injak tanaman asli, menyebarkan rumput liar dan bersaing dengan hewan ternak domestik untuk memperebutkan makanan dan air.

Kini pihak berwenang meyakini ada dampak ekonomi dari kawanan keledai liar.

Alister Trier, kepala departemen industri utama Northern Territory,yakin perdagangan keledai punya masa depan yang cerah.

œSaya memperkirakan industri ini akan berkembang, tapi tidak akan mengganggu industri peternakan, contohnya, saya yakin itu tidak akan terjadi. Yang akan terjadi adalah menambah peluang diversifikasi bagi penggunaan lahan penggembalaan dan tanah Aborigin di Wilayah Utara, kata Trier.

Di China, kulit keledai direbus untuk membuat gelatin, yang kemudian digunakan dalam obat-obatan alternatif dan kosmetik China.

Para aktivis hak-hak binatang menekan pihak berwenang untuk tidak mengijinkan ekspor keledai hidup ke China, mengklaim bahwa kondisi di lokasi persinggahan kejam dan tidak dapat diterima.

Para aktivis juga berkeras bahwa kesehatan keledai menderita apabila mereka ditempatkan dalam kawanan besar.

The Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animal di Australia ingin perdagangan kulit keledai dihentikan karena khawatir hewan itu akan dikuliti hidup-hidup di luar negeri dan diperlakukan dengan sangat kejam.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS
Tersangka Serangan Teror Paris Tahun 2015 Divonis 20 Tahun Penjara...
Tuesday, 24 April 2018 10:32 WIB

Satu-satunya tersangka yang masih hidup dalam serangan teroris tahun 2015 di Paris, dijatuhi vonis 20 tahun penjara hari Senin (23/4) di Brussels. Namun hukuman ini terkait dengan insiden baku tembak ...

Presiden Trump Kutip Pencapaian Jelang KTT Korea...
Tuesday, 24 April 2018 01:12 WIB

Presiden Amerika Donald Trump hari Minggu (22/4) mengatakan, Amerika belum memberi apa pun menjelang rencana KTT yang akan mempertemukannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, sementara Pyongyang...

Presiden Perancis Bertolak ke AS untuk Kunjungan Kenegaraan...
Monday, 23 April 2018 21:15 WIB

Presiden Perancis Emmanuel Macron berangkat hari Senin (23/4) ke Amerika Serikat untuk melakukan kunjungan kenegaraan. Ia akan berusaha meyakinkan Presiden Donald Trump akan perlunya mempertahankan ke...

China Sambut Baik Kemungkinan Kunjungan Menkeu AS...
Monday, 23 April 2018 11:02 WIB

China hari Minggu (22/4) mengatakan gembira oleh berita bahwa Menteri Keuangan Amerika Steven Mnuchin sedang mempertimbangkan kunjungan ke Beijing untuk membicarakan perdagangan. Kementerian perniaga...

Trump Tuduh Comey Hancurkan Hidup Mantan Direktur Keamanan Nasional Flynn...
Saturday, 21 April 2018 01:14 WIB

Presiden Amerika Donald Trump, Jumat (20/4) menuduh mantan Direktur FBI James Comey menghancurkan hidup mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn. Ia juga menuduh Comey mengorbankan Flynn untuk...

LATEST NEWS
Saham Asia Naik Karena Ketegangan Politik Mereda; Ekuitas Korea Jatuh

Saham Asia naik seiring para investor mengalihkan perhatian mereka ke prospek laba perusahaan dan karena kekhawatiran tentang ketegangan politik global mereda. Pelemahan yen mendukung ekuitas Jepang. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4 persen ke...

Emas Tertahan di Dekat 2 Minggu Terendah; Palladium Perpanjang Penurunan

Emas mempertahankan penurunannya selama 3 hari terakhir karena dolar diperdagangkan di level tertingginya sejak awal Januari lalu. Sedangkan palladium menuju penurunan 2 hari terbesarnya dalam lebih dari satu tahun terakhir. Bullion untuk...

EUR/USD Jatuh Lebih Jauh Di Bawah 1,22 Pasca IFO

Mata uang tunggal melihat penurunannya dipercepat hari ini dan sekarang memaksa EUR/USD untuk jatuh ke level terendah baru di sekitar wilayah 1,2180. Sentimen jual tetap baik dan sehat di sekitar mata uang Eropa selama semester pertama minggu ini,...

POPULAR NEWS
Emas Berjangka Jatuh ke Posisi 2-Minggu Terendah
Tuesday, 24 April 2018 01:34 WIB

Emas terperosok ke level 2 minggu terendah seiring berkurangnya permintaan untuk aset haven di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan reli...

Peter Hug: Emas Berada dalam Mode Defensif
Tuesday, 24 April 2018 05:44 WIB

Pada liburan minggu lalu, saya kehilangan nuansa beberapa hari perdagangan terakhir. Kami menyebutkan bahwa gambaran teknis tampak positif dengan...

Kekhawatiran Dagang AS-China Mereda, Emas Turun untuk Hari ke Tiga
Monday, 23 April 2018 12:58 WIB

Emas turun pada hari ketiga setelah Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengisyaratkan gencatan senjata dengan China pada perdagangan, dan karena...

Jumlah Bor AS Meningkat ke Tertingginya 3-Tahun, Minyak di bawah $ 69
Monday, 23 April 2018 10:26 WIB

Minyak diperdagangkan di bawah $ 69 karena jumlah rig minyak mentah di AS naik ke level tertingginya tiga tahun dalam tanda-tanda bahwa produksi...