Sunday, 22 July 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Presiden Trump Ingin Bergabung Lagi dengan TPP
Friday, 13 April 2018 20:25 WIB | GLOBAL |Global

Jepang dengan berhati-hati menyambut kabar bahwa Presiden Amerika Donald Trump ingin bergabung kembali dengan perjanjian Kemitraan Trans-Pasifik (TPP).

Menteri Perdagangan Jepang Toshimitsu Motegi, Jumat (13/4) mengatakan, œJika maksudnya adalah Presiden Trump telah mengevaluasi dengan tepat signifikansi dan efek TPP, ini adalah sesuatu yang ingin kami sambut baik. Ia menambahkan perjanjian dagang itu serapuh sesuatu yang terbuat dari kaca, yang membuatnya sulit untuk merundingkan kembali bagian apapun dari perjanjian tersebut.

Trump, Kamis (13/4) memerintahkan para pejabat ekonomi senior dan penasihat perdagangannya untuk meninjau kemungkinan bergabung kembali dengan TPP yang ia tinggalkan tahun lalu, tiga hari setelah mulai menjabat.

Para legislator dari negara bagian-negara bagian yang mengandalkan pertanian mengatakan setelah pertemuan di Gedung Putih mengenai perdagangan produk pertanian bahwa Trump meminta penasihat ekonominya, Larry Kudlow dan Utusan Perdagangan Amerika Robert Lightizer untuk mempertimbangkan manfaat mengikuti kembali perjanjian TPP, perjanjian yang disusun oleh pemerintahan Obama.

Senator Ben Sasse dari fraksi Republik yang sering mengecam kebijakan perdagangan Trump menyebut perubahan sikap Trump mengenai TPP itu merupakan suatu kabar baik. Ia mengatakan presiden secara konsisten telah mengukuhkan gagasan bahwa Amerika akan lebih mudah bergabung dengan TPP sekarang ini.

Trump sering menyatakan ia lebih menyukai perjanjian dagang bilateral daripada perjanjian multilateral, karena meyakini Amerika tidak akan mendapatkan manfaat dalam perjanjian dagang yang berskala lebih besar. Belum jelas benar mengapa ia kini bersikap terbuka untuk bergabung kembali dengan TPP.

Sumber: voaindonesia

 

RELATED NEWS
Pompeo: AS Tak Izinkan Rusia Interogasi Mantan Dubes AS...
Saturday, 21 July 2018 03:31 WIB

Amerika tidak berniat mengizinkan Rusia menginterogasi Michael McFaul, mantan duta besar Amerika untuk Rusia, yang juga pengecam keras Presiden Rusia Vladimir Putin, kata Menteri Luar Negeri Mike Pomp...

Rusia, China Minta Waktu untuk Hentikan Pengiriman Minyak Sulingan ke Korea Utara...
Friday, 20 July 2018 17:50 WIB

Rusia dan China telah meminta lebih banyak waktu guna mempertimbangkan permintaan AS untuk menghentikan pengiriman produk minyak sulingan ke Korea Utara, kata para diplomat hari Kamis (19/7). AS memi...

Trump: Saya 'tidak senang' dengan Fed menaikkan suku bunga...
Friday, 20 July 2018 11:29 WIB

Presiden Donald Trump pada hari Kamis mengatakan dia tidak senang dengan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan menyebutkan bank sentral bekerja berlainan arah dengan program ekonomi pemerintaha...

Uni Eropa Siap Balas Jika Trump Kenakan Tarif Impor Mobil...
Friday, 20 July 2018 03:36 WIB

Komisioner Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom mengatakan blok Uni Eropa yang beranggotakan 28 negara itu bersiap-siap untuk melakukan pembalasan terhadap Amerika Serikat jika Presiden Amerika Don...

Facebook Luncurkan Upaya Hapus 'Berita Palsu' yang Memicu Kekerasan...
Thursday, 19 July 2018 19:46 WIB

Facebook mengatakan akan mulai menghapus informasi palsu yang dapat memicu kekerasan dari situsnya. œAda bentuk-bentuk tertentu informasi yang salah yang telah menimbulkan kekerasan fisik di neg...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong lebih tinggi di penutupan (Review)

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Jumat, diikuti saham China untuk pertama kalinya pekan ini karena mata uang yuan yang lemah menentang serangan Presiden AS Trump pada dolar yang kuat. Indeks Hang Seng naik 0,76%, atau 213,62 poin, menjadi...

Pompeo: AS Tak Izinkan Rusia Interogasi Mantan Dubes AS

Amerika tidak berniat mengizinkan Rusia menginterogasi Michael McFaul, mantan duta besar Amerika untuk Rusia, yang juga pengecam keras Presiden Rusia Vladimir Putin, kata Menteri Luar Negeri Mike Pompeo kepada VOA, Kamis (19/7). œItu tidak akan...

Dolar mengalami penurunan satu hari terbesar dalam 3 minggu setelah komentar Trump

Dolar AS terpukul pada Jumat ini setelah Presiden Donald Trump menuduh China dan Uni Eropa terhadap manipulasi mata uang dan suku bunga yang menurutnya telah merugikan AS. Indeks Dolar AS diperdagangkan 0,7% lebih rendah ke 94,478 setelah cuitan...

POPULAR NEWS
Harga Emas Pangkas Penurunan, Tetapi Masih Berakhir Pada Level 1 Tahun Terendah
Friday, 20 July 2018 00:55 WIB

Emas berjangka menyerahkan sebagian besar penurunannya pada Kamis ini, tetapi masih berakhir pada level terendahnya dalam sekitar satu tahun...

Emas Menuju Penurunan Mingguan dengan Prospek Suku Bunga Jadi Fokus
Friday, 20 July 2018 09:02 WIB

Emas turun untuk di perdagangkan di dekat level terendah dalam setahun seiring investor menimbang komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

Harga Emas Berada Di Level Setahun Terendahnya
Thursday, 19 July 2018 17:19 WIB

Emas diperdagangkan pada level terendah dalam setahun setelah pernyataan Ketua Federal Reserve  Jerome Powell mengenai pekerjaan serta inflasi...

Emas Naik Tipis Pasca Pernyataan Trump yang Menekan Dolar
Friday, 20 July 2018 20:07 WIB

Harga emas raih kenaikan tipis pada hari Jumat, hampir tidak memangkas kerugian mingguannya karena logam tetap tertekan di wilayah koreksi yang...