Monday, 24 September 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Sejumlah tersangka koruptor Arab Saudi sepakat penyelesaian tanpa hukum
Wednesday, 6 December 2017 14:06 WIB | GLOBAL |Global

Jaksa penuntut Arab Saudi mengatakan sebagian besar yang ditahan dalam gerakan antikorupsi sepakat untuk mencapai penyelesaian di luar pengadilan.

Lewat sebuah pernyataan, disebutkan total 320 orang sudah diminta untuk memberi informasi tentang dugaan korupsi. Sekitar 159 masih tetap berada di dalam tahanan dan sejumlah di antara mereka akan dirujuk ke pengadilan.

Mereka yang diduga korupsi itu -termasuk para pangeran dan miliuner- ditahan di sebuah hotel mewah di Riyadh, Ritz-Carlton.

Salah seorang yang ditahan, Pangeran Miteb bin Abdullah, sudah dibebaskan pekan lalu setelah dilaporkan menyerahkan lebih dari US$1 miliar atau sekitar Rp13,5 triliun.

Aparat keamanan Saudi menangkapi ratusan pangeran, mantan menteri, dan pengusaha atas perintah putra mahkora, Pangeran Mohammed bin Salman, sebagai bagian dari kebijakan antikorupsi.

Sebuah sumber di pemerintah Arab Saudi mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa gelombang utama penangkapan sudah berakhir dan pihak berwenang mengharapkan bisa mennghimpun kenbali dana sekitar US$50 miliar sampai US$100 miliar yang akan digunakan untuk proyek pembangunan ekonomi.

Pernyataan dari kejaksaan, Selasa (05/12), menyebutkan komisi antikorupsi pimpinan Pangeran Mohammed rencananya akan menyelesaikan tahap penyelesaian tanpa pengadilan dalam beberapa pekan ini.

"Komisi sudah mengikuti prosedur yang diterapkan secara internasional dengan berunding bersama para tahanan dan menawarkan mereka penyelesaian yang bisa memfalisitasi pengembalian dana dan aset negara untuk meniadakan proses litigasi yang panjang."

Ditambahkan bahwa para tersangka yang ditahan mendapat kebebasan untuk menghubungi pihak-pihak yang mereka inginkan dan boleh menolak tawaran penyelesaian di luar hukum.

Sementara yang menandatangani kesepakatan akan mendapat rekomendasi pengampunan dan penghentian proses hukum.

Sedangkan yang menolak akan dirujuk kepada kejaksaan untuk penyelidikan lebih lanjut dengan kemungkinan didakwa dengan masa penahanan enam bulan dan bisa diperpanjang lewat perintah pengadilan.

Pihak kejaksaan juga menyatakan rekening bank dari 376 orang yang ditahan dan yang terkait tetap dibekukan.

Para pengkritik megatakan kebijakan antikorupsi ini lebih merupakan langkah terselubung untuk memapankan kekuasaan putra mahkota Pangeran Mohammed namun dibantah tegas pihak berwenang.

Sumber: BBC

RELATED NEWS
Deadline Tariff Semakin Dekat seiring Tiongkok Batalkan Pembicaraan Dagang Dengan AS...
Monday, 24 September 2018 10:32 WIB

AS dan China berjarak beberapa jam dari putaran tarif baru untuk barang satu sama lain, tanpa perbaikan yang terlihat dalam hubungan antara kedua saingan itu. Dalam eskalasi signifikan, $ 200 miliar ...

AS Berlakukan Sanksi Terhadap Badan Militer China...
Saturday, 22 September 2018 02:19 WIB

China telah meminta Amerika Serikat agar mencabut sanksi-sanksi yang diberlakukan terhadap sebuah badan militer China karena membeli senjata Rusia. China menyatakan apabila sanksi-sanksi itu tidak dic...

China Berencana Membatasi Berita Asing...
Friday, 21 September 2018 18:01 WIB

Pemerintah China kemungkinan besar akan memblokir konten laporan terdini asing yang ditayangkan atau disiarkan di negeri itu, demikian menurut rancangan peraturan dari Jawatan Radio dan Televisi Nasio...

Mantan PM Malaysia Dikenai 25 Dakwaan Baru Terkait Skandal 1MDB...
Friday, 21 September 2018 00:01 WIB

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menghadapi lebih dari dua lusin dakwaan baru terkait dengan skandal penggelapan dana 1MDB, yang menyebabkan kekalahan mengagetkan bagi partainya yang berkua...

Pompeo: AS Siap Mulai Lagi Pembicaraan dengan Korea Utara...
Thursday, 20 September 2018 19:35 WIB

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyambut baik "komitmen penting" yang dibuat oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada pertemuan puncak dengan Korea Selatan pekan ini. Korea Utara mengumumkan ak...

LATEST NEWS
Indeks berjangka AS di bawah tekanan, karena tarif perdagangan baru mulai berlaku

Indeks saham berjangka AS jatuh ke wilayah negatif menjelang pembukaan hari Senin ini, karena perang dagang antara AS dan China meningkat dengan tarif baru Sekitar 4:40 pagi waktu timur Amerika, Indeks berjangka Dow tergelincir 29 poin, ini...

Yen Naik Karena China Membatalkan Pembicaraan Perdagangan, Dolar Juga Menguat

Yen Jepang naik tipis pada Senin karena China membatalkan pembicaraan perdagangan yang direncanakan dengan AS. Dolar juga menguat menyusul berita ini. Sementara itu, tarif AS atas barang-barang China senilai $ 200 miliar dan tarif pembalasan dari...

Saham Asia Jatuh Terkait Efek dari Tarif Baru AS, China

Saham Asia jatuh untuk pertama kalinya dalam lima sesi karena konflik perdagangan antara AS dan China tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan karena tarif baru mulai berlaku Senin. Pasar di Jepang, Korea Selatan, Cina dan Taiwan ditutup untuk...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Di 1-Minggu Terendah seiring Saham AS Menyentuh Rekor Baru
Saturday, 22 September 2018 01:13 WIB

Harga emas menetap Jumat lebih rendah, tetapi berhasil menambah keuntungan mingguan yang sangat tipis, karena saham AS melonjak lebih tinggi dan...

Bursa Hong Kong Mengakhiri Pekan ini Dengan Catatan Penguatan (Review)
Saturday, 22 September 2018 04:50 WIB

Saham-saham Hong Kong membukukan kenaikan untuk hari keempat pada Jumat ini untuk mengakhiri pekan dengan kenaikan menyusul rekor penutupan di Wall...

Indeks S & P, Dow Pertahankan Rekor Tertinggi, Nasdaq Merosot
Saturday, 22 September 2018 01:01 WIB

Indeks S & P 500 dan Dow menyentuh rekor tertinggi untuk hari kedua berturut-turut, sementara Nasdaq yang terlalu banyak bergerak turun dalam...

Harga Minyak Naik, Siap Untuk Gain Mingguan Jelang Pertemuan Produsen Minyak
Friday, 21 September 2018 20:08 WIB

Harga minyak naik pada awal Jumat, melayang dekat level tertinggi multi tahunnya, menjelang pertemuan di Aljazair antara produsen utama di mana...