Sunday, 16 December 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Facebook Luncurkan Aplikasi Layanan Pesan untuk Anak
Tuesday, 5 December 2017 20:14 WIB | GLOBAL |

Facebook meluncurkan aplikasi pesan yang bisa digunakan anak-anak untuk berkomunikasi dengan orang tua dan teman-teman, yang sudah mendapat persetujuan dari orang tuanya, kantor berita Associated Press melaporkan.

Aplikasi ini ditujukan untuk anak-anak berusia di bawah 13 tahun, yang belum boleh memiliki akun Facebook menurutu aturan jejaring media sosial terbesar di dunia itu. Namun kenyataannya banyak anak-anak yang belum berusia 13 tahun sudah memiliki akun Facebook.

Messanger Kids dilengkapi dengan berbagai menu kontrol oleh orang tua. Layanan ini tidak membolehkan anak-anak untuk menambahkan kontak teman atau menghapus pesan. Hanya orang tua yang bisa melakukan hal itu.

Selain itu, anak-anak juga tidak mendapat akun Facebook terpisah. Mereka hanya mendapatkan akun tambahan dari akun Facebook milik orang tua. Messenger Kids diluncurkan di Amerika pada Senin (4/12) sebagai aplikasi pada gawai keluaran Apple, seperti iPhone, iPad dan iPod Touch. Versi Android dan Amazon akan diluncurkan kemudian.

Menurut Kristelle Lavalle, psikolog yang memberikan masukan untuk Facebook untuk merancang layanan ini, mengatakan meski anak-anak memang menggunakan media sosial dan aplikasi pesan, namun aplikasi yang tersedia saat ini bukan dirancang untuk pengguna anak-anak.

Lavalle, yang juga content strategist di Center on Media and Child Health di Boston Children Hospital dan Harvard University, menyebut Messenger Kids sebagai œalat yang berguna yang menggunakan œorang tua sebagai penjaga gawang. Tapi dia juga mengatakan meski Facebook mengembankan aplikasi ini dengan niat baik, belum diketahui bagaimana anak-anak akan menggunakannya.

Facebook mengatakan Messenger Kids tidak akan menampilkan iklan atau mengumpulkan data untuk keperluan marketing.

Undang-undang Federal Amerika melarang perusahaan internet mengumpulkan informasi pribadi dari pengguna berusia di bawah 13 tahun tanpa seijin orang tua mereka dan membatasi iklan. Adanya aturan ini yang membuat Facebook dan media sosial lainnya melarang pengguna yang belum berusia 13 tahun untuk memiliki akun sendiri.

Tapi Stephen Balkam dari organisasi nirlaba Family Online Safety Institute, mengatakan jutaan anak yang belum berusia 13 tahun sudah memiliki akun Facebook dengan atau tanpa izin orang tua.

James Steyer, CEO grup nirlaba Common Sense mengatakan walau dia menyukai ide aplikasi pesan yang harus menggunakan izin orang tua, masih banyak pertanyaan. Misalnya, apakah aplikasi ini akan bebas iklan dan apakah orang tua akan dihujani iklan dari penggunaan layanan ini?

œMengapa orang tua harus percaya bahwa Facebook melakukan hal ini untuk kepentingan anak-anak, kata Steyer dalam pernyataannya. œKami mendorong Facebook untuk menjelaskan kebijakan mereka agar jelas orang tua mendaftar ini untuk apa.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS
Polisi Paris Bersiap Hadapi Lagi Protes Disertai Kekerasan...
Friday, 14 December 2018 23:14 WIB

Mengantisipasi protes dengan kekerasan pada akhir pekan kelima berturut-turut, kepala kepolisian Paris Jumat (14/12) mengatakan bahwa kendaraan-kendaraan lapis baja dan ribuan petugas akan dikerahkan ...

Bolton: AS Tawarkan Perdagangan dan Bantuan ke Afrika...
Friday, 14 December 2018 11:09 WIB

Pemerintahan Presiden Trump telah membeberkan strategi barunya untuk Afrika dengan mengatakan, kepentingan dan prioritas AS harus diutamakan dalam semua urusan dengan benua itu. Penasihat Keamanan Na...

PM Inggris Mungkin Minta Bantuan Uni Eropa Terkait Brexit...
Friday, 14 December 2018 01:06 WIB

PM Inggris Theresa May kembali ke Brussel, Kamis (13/12), dalam usaha memperoleh konsensi dalam kesepakatan kontroversial mengenai keluarnya Inggris dari Uni Eropa setelah ia lolos dari voting mosi ti...

Kongres Akan Larang Sabung Ayam di Teritorial AS ...
Thursday, 13 December 2018 18:19 WIB

Kongres hari Rabu menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang akan menutup sabung ayam yang legal di teritorial Amerika termasuk Puerto Rico dan Kepulauan Virgin Amerika, mengakhiri institusi dari e...

Menlu AS: Iran Tingkatkan Kegiatan Misil Balistik...
Thursday, 13 December 2018 11:15 WIB

Menlu Amerika Mike Pompeo Rabu (12/12) memberi tahu DK PBB bahwa kegiatan misil balistik Iran semakin meningkat sejak persetujuan nuklir pada 2015 disepakati. œIran telah memanfaatkan goodwill dari...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan penurunan tajam (Review)

Saham-saham Hong Kong jatuh pada Jumat ini yang dikarenakan rilisan data terbaru menunjukkan pelemahan lebih lanjut pada ekonomi China sementara investor juga menguangkan keuntungan menyusul pekan yang positif secara luas. Indeks Hang Seng turun...

Saham AS Turun Terkait Kekhawatiran di China, Dow Berakhir di Wilayah Koreksi

Saham mengakhiri pekan ini dengan sebuah catatan negatif pada hari Jumat, jatuh tajam di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan global setelah data ekonomi China yang lebih lemah dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial Average turun sekitar...

Minyak Berakhir Turun Untuk Minggu Ini; Gas Alam Melihat Penurunan Mingguan Terbesar Sejak 2016

Harga minyak jatuh pada hari Jumat, berakhir lebih rendah untuk minggu ini, karena dolar yang lebih kuat memangkas permintaan global untuk komoditas yang dihargai dengan mata uang AS dan penurunan untuk pasar saham menularkan minat pada pengambilan...

POPULAR NEWS
Emas Melemah Seiring Turunnya Palladium Dari Rekor Penutupan
Friday, 14 December 2018 02:55 WIB

Emas berjangka berakhir lebih rendah Kamis, dengan kekuatan keseluruhan dalam dolar membantu logam membangun kerugian untuk minggu ini, sementara...

Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan penurunan tajam (Review)
Saturday, 15 December 2018 04:16 WIB

Saham-saham Hong Kong jatuh pada Jumat ini yang dikarenakan rilisan data terbaru menunjukkan pelemahan lebih lanjut pada ekonomi China sementara...

PM Inggris Mungkin Minta Bantuan Uni Eropa Terkait Brexit
Friday, 14 December 2018 01:06 WIB

PM Inggris Theresa May kembali ke Brussel, Kamis (13/12), dalam usaha memperoleh konsensi dalam kesepakatan kontroversial mengenai keluarnya Inggris...

Saham Hong Kong Berakhir Dengan Gain yang Lebih Baik (Review)
Friday, 14 December 2018 04:47 WIB

Saham Hong Kong reli lebih dari satu persen untuk hari kedua secara beruntun pada Kamis karena investor optimis terkait negosiasi perdagangan...