Saturday, 15 December 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
UNICEF: Epidemi AIDS pada Anak-anak Belum Usai
Monday, 4 December 2017 18:25 WIB | GLOBAL |

Delapan belas anak setiap jam terinfeksi oleh HIV tahun lalu, menurut Badan PBB untuk Anak-anak, UNICEF, pekan lalu. Angka ini menunjukkan upaya melindungi anak-anak dari virus penyebab AIDS yang mematikan masih minim kemajuan.

Dengan laju infeksi saat ini, akan ada 3,5 juta kasus baru HIV di antara remaja pada 2030, menurut proyeksi UNICEF yang dipublikasikan dalam 2017 UNICEF Statistical Update on Children and AIDS.

Ada sekitar 37 juta orang yang hidup dengan HIV pada tahun lalu, jumlah yang sama dengan populasi Kanada, menurut UNICEF.

Dari angka tersebut, 2.1 juta remaja menderita HIV, naik sebanyak 30 persen dari 2005. Sedangkan 55 ribu remaja berusia 10 hingga 19 tahun dan 120 ribu anak-anak berusia di bawah 14 tahun, meninggal akibat penyakit-penyakit yang disebabkan AIDS.

Anak-anak yang terinfeksi berusia di bawah 4 tahun menghadapi risiko paling tinggi kematian akibat AIDS, dibanding kelompok umur lainnya.

"Epidemi AIDS belum berakhir. Itu (AIDS) masih menjadi ancaman kehidupan anak-anak dan remaja," kata Dr. Chewe Luo, kepala HIV dari UNICEF dalam pernyataan yang menyertai laporan tersebut.

"Kita terus melihat banyak anak-anak meninggal akibat AIDS. Hal itu tidak bisa diterima. Sedikit sekali kemajuan yang sudah dicapai untuk melindungi remaja dari infeksi-infeksi baru HIV."

UNICEF mengatakan hampir seluruh kematian remaja akibat AIDS terjadi di sub-Sahara Afrika. Di seluruh dunia, remaja putri lebih banyak terinfeksi AIDS, dibanding remaja putra.

Tes dan pengobatan para bayi juga tertinggal. Kurang dari setengah jumlah bayi yang terkena HIV, menjalani tes di dua bulan pertama kehidupan mereka.

Menurut UNICEF, sudah ada kemajuan untuk mencegah penularan dari ibu-ke-anak. Sudah 2 juta infeksi baru berhasil dihindari sejak 2000, kata UNICEF, namun kemajuan itu mulai menurun.

UNICEF menyerukan berbagai tindakan, termasuk memberikan pengobatan untuk semua anak yang terinfeksi dan mengutamakan tindakan intervensi terhadap para remaja putri di sub-Sahara Afrika, sembari memperkenalkan cara melakukan tes HIV mandiri serta pengumpulan data yang lebih baik.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS
Polisi Paris Bersiap Hadapi Lagi Protes Disertai Kekerasan...
Friday, 14 December 2018 23:14 WIB

Mengantisipasi protes dengan kekerasan pada akhir pekan kelima berturut-turut, kepala kepolisian Paris Jumat (14/12) mengatakan bahwa kendaraan-kendaraan lapis baja dan ribuan petugas akan dikerahkan ...

Bolton: AS Tawarkan Perdagangan dan Bantuan ke Afrika...
Friday, 14 December 2018 11:09 WIB

Pemerintahan Presiden Trump telah membeberkan strategi barunya untuk Afrika dengan mengatakan, kepentingan dan prioritas AS harus diutamakan dalam semua urusan dengan benua itu. Penasihat Keamanan Na...

PM Inggris Mungkin Minta Bantuan Uni Eropa Terkait Brexit...
Friday, 14 December 2018 01:06 WIB

PM Inggris Theresa May kembali ke Brussel, Kamis (13/12), dalam usaha memperoleh konsensi dalam kesepakatan kontroversial mengenai keluarnya Inggris dari Uni Eropa setelah ia lolos dari voting mosi ti...

Kongres Akan Larang Sabung Ayam di Teritorial AS ...
Thursday, 13 December 2018 18:19 WIB

Kongres hari Rabu menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang akan menutup sabung ayam yang legal di teritorial Amerika termasuk Puerto Rico dan Kepulauan Virgin Amerika, mengakhiri institusi dari e...

Menlu AS: Iran Tingkatkan Kegiatan Misil Balistik...
Thursday, 13 December 2018 11:15 WIB

Menlu Amerika Mike Pompeo Rabu (12/12) memberi tahu DK PBB bahwa kegiatan misil balistik Iran semakin meningkat sejak persetujuan nuklir pada 2015 disepakati. œIran telah memanfaatkan goodwill dari...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan penurunan tajam (Review)

Saham-saham Hong Kong jatuh pada Jumat ini yang dikarenakan rilisan data terbaru menunjukkan pelemahan lebih lanjut pada ekonomi China sementara investor juga menguangkan keuntungan menyusul pekan yang positif secara luas. Indeks Hang Seng turun...

Saham AS Turun Terkait Kekhawatiran di China, Dow Berakhir di Wilayah Koreksi

Saham mengakhiri pekan ini dengan sebuah catatan negatif pada hari Jumat, jatuh tajam di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan global setelah data ekonomi China yang lebih lemah dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial Average turun sekitar...

Minyak Berakhir Turun Untuk Minggu Ini; Gas Alam Melihat Penurunan Mingguan Terbesar Sejak 2016

Harga minyak jatuh pada hari Jumat, berakhir lebih rendah untuk minggu ini, karena dolar yang lebih kuat memangkas permintaan global untuk komoditas yang dihargai dengan mata uang AS dan penurunan untuk pasar saham menularkan minat pada pengambilan...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Tinggi Terkait Data Inflasi November yang Memenuhi Ekspektasi
Thursday, 13 December 2018 02:12 WIB

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, catatkan keuntungan pertama mereka dalam tiga sesi setelah data menunjukkan inflasi AS tetap...

Emas Melemah Seiring Turunnya Palladium Dari Rekor Penutupan
Friday, 14 December 2018 02:55 WIB

Emas berjangka berakhir lebih rendah Kamis, dengan kekuatan keseluruhan dalam dolar membantu logam membangun kerugian untuk minggu ini, sementara...

Emas Melonjak ke Level Tertinggi Sesi Pasca Data Inflasi AS
Wednesday, 12 December 2018 20:53 WIB

Harga emas sedikit lebih tinggi pada Rabu ini, yang menyentuh level terbaik dari sesi setelah data menunjukkan bahwa pertumbuhan harga konsumen AS...

Perdana Menteri Inggris Berusaha Selamatkan Kesepakatan Brexit
Wednesday, 12 December 2018 18:51 WIB

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa, Selasa (11/12) selagi ia berusaha untuk tetap mempertahankan...