Monday, 24 September 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
UNICEF: Epidemi AIDS pada Anak-anak Belum Usai
Monday, 4 December 2017 18:25 WIB | GLOBAL |

Delapan belas anak setiap jam terinfeksi oleh HIV tahun lalu, menurut Badan PBB untuk Anak-anak, UNICEF, pekan lalu. Angka ini menunjukkan upaya melindungi anak-anak dari virus penyebab AIDS yang mematikan masih minim kemajuan.

Dengan laju infeksi saat ini, akan ada 3,5 juta kasus baru HIV di antara remaja pada 2030, menurut proyeksi UNICEF yang dipublikasikan dalam 2017 UNICEF Statistical Update on Children and AIDS.

Ada sekitar 37 juta orang yang hidup dengan HIV pada tahun lalu, jumlah yang sama dengan populasi Kanada, menurut UNICEF.

Dari angka tersebut, 2.1 juta remaja menderita HIV, naik sebanyak 30 persen dari 2005. Sedangkan 55 ribu remaja berusia 10 hingga 19 tahun dan 120 ribu anak-anak berusia di bawah 14 tahun, meninggal akibat penyakit-penyakit yang disebabkan AIDS.

Anak-anak yang terinfeksi berusia di bawah 4 tahun menghadapi risiko paling tinggi kematian akibat AIDS, dibanding kelompok umur lainnya.

"Epidemi AIDS belum berakhir. Itu (AIDS) masih menjadi ancaman kehidupan anak-anak dan remaja," kata Dr. Chewe Luo, kepala HIV dari UNICEF dalam pernyataan yang menyertai laporan tersebut.

"Kita terus melihat banyak anak-anak meninggal akibat AIDS. Hal itu tidak bisa diterima. Sedikit sekali kemajuan yang sudah dicapai untuk melindungi remaja dari infeksi-infeksi baru HIV."

UNICEF mengatakan hampir seluruh kematian remaja akibat AIDS terjadi di sub-Sahara Afrika. Di seluruh dunia, remaja putri lebih banyak terinfeksi AIDS, dibanding remaja putra.

Tes dan pengobatan para bayi juga tertinggal. Kurang dari setengah jumlah bayi yang terkena HIV, menjalani tes di dua bulan pertama kehidupan mereka.

Menurut UNICEF, sudah ada kemajuan untuk mencegah penularan dari ibu-ke-anak. Sudah 2 juta infeksi baru berhasil dihindari sejak 2000, kata UNICEF, namun kemajuan itu mulai menurun.

UNICEF menyerukan berbagai tindakan, termasuk memberikan pengobatan untuk semua anak yang terinfeksi dan mengutamakan tindakan intervensi terhadap para remaja putri di sub-Sahara Afrika, sembari memperkenalkan cara melakukan tes HIV mandiri serta pengumpulan data yang lebih baik.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS
Deadline Tariff Semakin Dekat seiring Tiongkok Batalkan Pembicaraan Dagang Dengan AS...
Monday, 24 September 2018 10:32 WIB

AS dan China berjarak beberapa jam dari putaran tarif baru untuk barang satu sama lain, tanpa perbaikan yang terlihat dalam hubungan antara kedua saingan itu. Dalam eskalasi signifikan, $ 200 miliar ...

AS Berlakukan Sanksi Terhadap Badan Militer China...
Saturday, 22 September 2018 02:19 WIB

China telah meminta Amerika Serikat agar mencabut sanksi-sanksi yang diberlakukan terhadap sebuah badan militer China karena membeli senjata Rusia. China menyatakan apabila sanksi-sanksi itu tidak dic...

China Berencana Membatasi Berita Asing...
Friday, 21 September 2018 18:01 WIB

Pemerintah China kemungkinan besar akan memblokir konten laporan terdini asing yang ditayangkan atau disiarkan di negeri itu, demikian menurut rancangan peraturan dari Jawatan Radio dan Televisi Nasio...

Mantan PM Malaysia Dikenai 25 Dakwaan Baru Terkait Skandal 1MDB...
Friday, 21 September 2018 00:01 WIB

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menghadapi lebih dari dua lusin dakwaan baru terkait dengan skandal penggelapan dana 1MDB, yang menyebabkan kekalahan mengagetkan bagi partainya yang berkua...

Pompeo: AS Siap Mulai Lagi Pembicaraan dengan Korea Utara...
Thursday, 20 September 2018 19:35 WIB

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyambut baik "komitmen penting" yang dibuat oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada pertemuan puncak dengan Korea Selatan pekan ini. Korea Utara mengumumkan ak...

LATEST NEWS
Indeks berjangka AS di bawah tekanan, karena tarif perdagangan baru mulai berlaku

Indeks saham berjangka AS jatuh ke wilayah negatif menjelang pembukaan hari Senin ini, karena perang dagang antara AS dan China meningkat dengan tarif baru Sekitar 4:40 pagi waktu timur Amerika, Indeks berjangka Dow tergelincir 29 poin, ini...

Yen Naik Karena China Membatalkan Pembicaraan Perdagangan, Dolar Juga Menguat

Yen Jepang naik tipis pada Senin karena China membatalkan pembicaraan perdagangan yang direncanakan dengan AS. Dolar juga menguat menyusul berita ini. Sementara itu, tarif AS atas barang-barang China senilai $ 200 miliar dan tarif pembalasan dari...

Saham Asia Jatuh Terkait Efek dari Tarif Baru AS, China

Saham Asia jatuh untuk pertama kalinya dalam lima sesi karena konflik perdagangan antara AS dan China tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan karena tarif baru mulai berlaku Senin. Pasar di Jepang, Korea Selatan, Cina dan Taiwan ditutup untuk...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Di 1-Minggu Terendah seiring Saham AS Menyentuh Rekor Baru
Saturday, 22 September 2018 01:13 WIB

Harga emas menetap Jumat lebih rendah, tetapi berhasil menambah keuntungan mingguan yang sangat tipis, karena saham AS melonjak lebih tinggi dan...

Bursa Hong Kong Mengakhiri Pekan ini Dengan Catatan Penguatan (Review)
Saturday, 22 September 2018 04:50 WIB

Saham-saham Hong Kong membukukan kenaikan untuk hari keempat pada Jumat ini untuk mengakhiri pekan dengan kenaikan menyusul rekor penutupan di Wall...

Indeks S & P, Dow Pertahankan Rekor Tertinggi, Nasdaq Merosot
Saturday, 22 September 2018 01:01 WIB

Indeks S & P 500 dan Dow menyentuh rekor tertinggi untuk hari kedua berturut-turut, sementara Nasdaq yang terlalu banyak bergerak turun dalam...

Harga Minyak Naik, Siap Untuk Gain Mingguan Jelang Pertemuan Produsen Minyak
Friday, 21 September 2018 20:08 WIB

Harga minyak naik pada awal Jumat, melayang dekat level tertinggi multi tahunnya, menjelang pertemuan di Aljazair antara produsen utama di mana...