Friday, 23 February 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Korea Utara Kecam Trump karena Berupaya Sudahi Program Misil dan Nuklir
Monday, 13 November 2017 13:09 WIB | GLOBAL |Global

Korea Utara mengecam keras Presiden Amerika Donald Trump karena berupaya menyudahi program misil dan nuklir Korea Utara.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengeluarkan pernyataan pertama tentang lawatan Trump ke Asia, dengan mengatakan œperjalanan ini memancing konfrontasi dengan negara kita, dengan berupaya menyudahi program pertahanan nuklir kita."

Pyongyang juga menuduh Trump mencoba mengucilkan negara itu dari masyarakat internasional dan melemahkan pemerintahannya.

"Ucapan yang sembrono oleh orang tua yang gila seperti Trump tidak akan pernah membuat kita gentar atau menghentikan kemajuan kita," tambah pernyataan itu.

Sebagian besar lawatan Trump ke lima negara Asia memang difokuskan pada Korea Utara. Trump secara pribadi menekan Presiden China Xi Jinping dalam isu nuklir Korea Utara, demikian ujar beberapa pejabat pemerintahan Trump. Menurut Menteri Luar Negeri Rex Tillerson, Trump mengatakan kepada Xi œAnda sosok yang kuat, saya yakin Anda bisa menyelesaikan masalah ini demi saya."

Xi Jinping mendesak mitranya di Korea Selatan untuk membuka kembali perundingan dengan Korea utara, guna membantu mengatasi ancaman keamanan yang disampaikan Korea Utara; demikian menurut kantor berita Reuters mengutip kantor berita pemerintah China Xinhua.

Di sela-sela KTT APEC di Vietnam itu, Xi dilaporkan telah mendorong Presiden Korea Selatan Moon Jae-in untuk kembali terlibat dengan Korea Utara guna mendorong negara itu menyudahi program misil dan nuklirnya, yang telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

Pemimpin Korea Selatan dan China sepakat tentang perlunya mencapai resolusi damai terhadap ancaman Korea Utara, demikian pernyataan juru bicara kepresidenan Korea Selatan. Ditambahkan, kedua negara akan terlibat dalam pembicaraan yang lebih intensif di semua lapisan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Polisi Inggris Selidiki Paket 'Rasis' untuk Pangeran Harry...
Friday, 23 February 2018 19:34 WIB

Polisi sedang menyelidiki paket mencurigakan yang dikirim kepada Pangeran Harry dan tunangannya Meghan Markle, dan memperlakukan kasus itu sebagai kejahatan kebencian terkait ras, demikian dikatakan S...

China Bantah Kontak Militan Separatis di Pakistan...
Friday, 23 February 2018 04:21 WIB

Sejumlah pejabat China membantah laporan-laporan yang menyebutkan bahwa mereka melakukan kontak dengan militan separatis di propinsi Baluchistan yang rusuh di Pakistan untuk memastikan keamanan proyek...

AS Pertimbangkan Sanksi Baru Terhadap Rusia...
Thursday, 22 February 2018 18:21 WIB

Pejabat senior Gedung Putih mengatakan bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan sanksi tambahan terhadap Rusia dan mewaspadai kemungkinan campur tangan dalam pemilihan kongres November. Parta...

Malaysia Tangkap 10 Tersangka Militan Islam...
Thursday, 22 February 2018 05:16 WIB

Polisi Malaysia telah menangkap 10 tersangka yang berusaha membangun kubu pertahanan di pulau Borneo. Para tersangka ditangkap dalam serangkaian penggerebekan pada Januari dan awal Februari, menurut ...

Venezuela Raup $735 Juta Dari Penjualan Mata Uang Digital...
Wednesday, 21 February 2018 20:22 WIB

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan, Selasa (20/2), pemerintah Venezuela berhasil meraup $735 juta pada hari pertama pra-penjualan mata uang digital "Petro." Maduro berharap petro akan memba...

LATEST NEWS
Emas Berada di Jalur Untuk Penurunan Mingguan Terbesar Tahun Ini

Emas sedikit turun pada hari Jumat dimana logam ini menuju penurunan mingguan terbesar sepanjang tahun ini seiring stabilnya dolar. Emas April turun 40 sen atau kurang dari 0,1% menjadi $ 1,332.30 per ons, dan perak Maret turun 1 sen atau kurang...

Minyak Berada di Jalur untuk Kenaikan Mingguan ke-2 berturut-turut

Minyak mentah berjangka Jumat ini sedikit lebih rendah, namun tampaknya akan menandai kenaikan mingguan kedua berturut-turut, karena laporan persediaan yang bullish mendukung sentimen bullish. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman...

Polisi Inggris Selidiki Paket 'Rasis' untuk Pangeran Harry

Polisi sedang menyelidiki paket mencurigakan yang dikirim kepada Pangeran Harry dan tunangannya Meghan Markle, dan memperlakukan kasus itu sebagai kejahatan kebencian terkait ras, demikian dikatakan Scotland Yard hari Kamis (22/2). Pasukan...

POPULAR NEWS
Emas Catatkan Penurunan Harian Terburuk Dalam Sekitar 1 1/2 Tahun
Wednesday, 21 February 2018 04:24 WIB

Harga emas turun tajam pada Selasa, membukukan penurunan harian paling tajam dalam satu tahun terakhir, dengan latar belakang kenaikan emas dan...

Emas Mencatatkan Kenaikan Karena Melemahnya Dolar
Friday, 23 February 2018 04:13 WIB

Emas berjangka ditutup sedikit lebih tinggi pada hari Kamis karena melemahnya dolar AS dan sedikit penurunan dalam imbal hasil obligasi membantu...

Harga emas menguat menyusul rilis laporan FOMC
Thursday, 22 February 2018 02:39 WIB

Harga emas naik dalam perdagangan elektronik hari Rabu setelah Federal Reserve merilis laporan dari pertemuan bulan Januari yang mengindikasikan...

Dow Anjlok Setelah Enam Hari Menguat Karena Melemahnya Walmart
Wednesday, 21 February 2018 01:19 WIB

Penurunan saham Walmart membuat koreksi pada S & P 500 dan menghentika kenaikan enam hari beruntun Dow, namun kenaikan saham di Amazon dan saham...