Friday, 20 October 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Facebook Manfaatkan AI untuk Hapus Konten Propaganda Teroris
Friday, 16 June 2017 11:21 WIB | GLOBAL |Global

Facebook memaparkan menggunakan Artificial Intelligence atau œAI (intellijen buatan) dalam upaya terus menerus mencegah propaganda teroris disebarkan lewat platformnya.

œKami ingin menemukan konten teroris secepatnya, sebelum warga di komunitas kita melihatnya, bunyi pesan yang dipasang hari Kamis (15/6).

œSebagian besar akun sudah kami tutup karena aspek terorisnya kami temukan sendiri. Tapi kita bisa bertindak lebih baik lagi menggunakan teknologi khususnya intelijen buatan untuk menghentikan penyebaran konten teroris di Facebook, tambah pesan itu.

Perusahaan itu menghadapi tekanan yang meningkat dari pemerintah di seluruh dunia untuk lebih baik lagi mencabut postingan yang dibuat oleh teroris.

Beberapa peran "Al" melibatkan œpencocokan gambar untuk melihat apakah gambar yang diunggah sama dengan yang sebelumnya dicabut karena mengandung konten teroris.

œPemahaman bahasa lanjut perusahaan itu, "akan memungkinkan untuk œmemahami teks yang mungkin menganjurkan aksi teror.

Al kata Facebook juga berguna untuk mengenali dan menutup œkelompok-kelompok teroris.

œKita tahu dari studi-studi mengenai teroris bahwa mereka cenderung untuk meradikalisasi dan beroperasi dalam kelompok-kelompok, demikian menurut postingan blog itu.

œKecenderungan di luar internet ini juga tercermin di internet. Jadi kalau kami mengenali halaman, kelompok, postingan atau profil, mendukung aksi teror kami juga menggunakan algoritme untuk œmenyaringdan mengenali bahan-bahan terkait yang mungkin juga mendukung aksi teror.

Facebook mengatakan Al membantu mengenali dan menutup akun palsu yang dibuat oleh œpelanggar kambuhan. Facebook mengatakan sudah mengurangi waktu aktif akun-akun palsu itu.

Meski demikian perusahaan itu tidak bergantung sepenuhnya pada Al.

œAI tidak bisa menangkap semuanya, kata Facebook.

œMenyimpulkan apa yang mendukung aksi teror dan yang tidak, tidak selalu mudah dan algoritme belum sebaik manusia jika menyangkut pemahaman konteks semacam ini.

œFoto seorang bersenjata mengibarkan bendera ISIS mungkin propaganda atau bahan perekrutan tapi mungkin gambar dalam sebuah laporan berita. Beberapa kecaman yang paling efektif mengenai kelompok-kelompok brutal seperti ISIS menggunakan propaganda kelompok itu sendiri untuk menentangnya. Untuk memahami nuansa kasus, kami membutuhkan keahlian manusia.

Sumber: VOA

RELATED NEWS
Pesohor TV Calonkan Diri di Pilpres, Oposisi Rusia Terpecah...
Friday, 20 October 2017 00:09 WIB

Pencalon diri sebagai presiden yang diajukan seorang pesohor TV Rusia, menimbulkan reaksi saling bertentangan di kalangan oposisi di Rusia hari Kamis (19/10). Sejumlah pihak menuduhnya jatuh ke tangan...

Demonstran Catalonia Tuntut Pembebasan Pemimpin Separatis...
Thursday, 19 October 2017 17:41 WIB

Puluhan ribu orang menggelar aksi protes Selasa malam (17/10) di Barcelona, menentang penahanan dua pemimpin separatis Catalan oleh pemerintah Spanyol. Para demonstran menyalakan lilin dan mengusung ...

Catalonia akan deklarasikan kemerdekaan jika Spanyol cabut otonomi daerahnya...
Thursday, 19 October 2017 04:35 WIB

Presiden regional Catalonia mengatakan pada sebuah pertemuan partainya bahwa dia akan secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan Catalonia jika Spanyol memulai proses pencabutan otonomi daerah pada hari...

Kalangan Remaja Umumnya Lebih Suka Snapchat daripada Facebook...
Thursday, 19 October 2017 03:51 WIB

Kalangan remaja kini beralih dari media sosial tradisional seperti Facebook dan semakin banyak beralih ke Snapchat untuk berkomunikasi dengan teman-teman mereka, menurut sebuah studi baru yang dir...

Pejabat UE: Keputusan Trump soal Perjanjian Nuklir Iran "Proses Internal AS"...
Wednesday, 18 October 2017 17:52 WIB

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa menjelaskan keputusan Presiden AS, Donald Trump untuk tidak mengesahkan kembali kepatuhan Iran terhadap kesepakatan nuklir 2015 sebagai "proses internal AS."  ...

LATEST NEWS
Bursa HK Rebound Karena China Khawatir 'Minsky Moment' Berkurang

Bursa saham Hong Kong rebound tajam pada hari Jumat, karena investor berebut saham murah di antara saham yang tertekan akibat aksi jual pada sesi sebelumnya, yang dipicu oleh referensi ketua bank sentral China untuk sebuah "Minsky Moment". Pada...

Saham Eropa Menguat Ditengah Sepkulasi Pemotongan Pajak AS

Saham Eropa menguat, memangkas kerugian mingguan pertama mereka di enam minggu, di tengah laporan pendapatan dan optimisme mengenai prospek pemotongan pajak AS. Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,3%, dipimpin oleh saham pertambangan, setelah penurunan...

Saham Shanghai akhiri pekan dengan pelemahan di tengah tanda perlambatan ekonomi

Saham Shanghai ditutup dengan kenaikan kecil pada hari Jumat, namun mengakhiri pekan ini lebih rendah, di tengah kekhawatiran ekonomi China kehilangan momentum setelah data resmi menunjukkan perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga dan...

POPULAR NEWS
Emas mencatatkan penutupan terendah dalam seminggu
Wednesday, 18 October 2017 02:42 WIB

Emas berjangka berakhir di bawah level kunci $1.300 pada hari Selasa, dengan dolar AS yang lebih kuat mendorong harga logam kuning untuk beakhir di...

Emas ditutup turun terhadap penguatan dolar, dengan risiko inflasi menjadi fokus
Thursday, 19 October 2017 02:38 WIB

Emas berjangka menandai penurunan untuk sesi ketiga pada hari Rabu, memperdalam pelemahannya dari level kunci $1.300 membuntuti penguatan baru-baru...

Emas Melemah, Turun dari $1,300 Seiring Peningkatan Inflasi
Tuesday, 17 October 2017 19:37 WIB

Emas berjangka jatuh pada Selasa pagi, turun dari tingkat signifikansi psikologis sebesar $ 1.300 dan bersiap untuk penurunan satu hari terbesar...

Emas Perpanjang Penurunannya dari 3 Minggu Tertinggi; Paladium Melonjak
Tuesday, 17 October 2017 16:59 WIB

Emas memperpanjang penurunan dari level 3 minggu tertinggi karena spekulasi bahwa ketua Federal Reserve berikutnya akan mendukung kenaikan suku...