Wednesday, 13 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Facebook Manfaatkan AI untuk Hapus Konten Propaganda Teroris
Friday, 16 June 2017 11:21 WIB | GLOBAL |Global

Facebook memaparkan menggunakan Artificial Intelligence atau œAI (intellijen buatan) dalam upaya terus menerus mencegah propaganda teroris disebarkan lewat platformnya.

œKami ingin menemukan konten teroris secepatnya, sebelum warga di komunitas kita melihatnya, bunyi pesan yang dipasang hari Kamis (15/6).

œSebagian besar akun sudah kami tutup karena aspek terorisnya kami temukan sendiri. Tapi kita bisa bertindak lebih baik lagi menggunakan teknologi khususnya intelijen buatan untuk menghentikan penyebaran konten teroris di Facebook, tambah pesan itu.

Perusahaan itu menghadapi tekanan yang meningkat dari pemerintah di seluruh dunia untuk lebih baik lagi mencabut postingan yang dibuat oleh teroris.

Beberapa peran "Al" melibatkan œpencocokan gambar untuk melihat apakah gambar yang diunggah sama dengan yang sebelumnya dicabut karena mengandung konten teroris.

œPemahaman bahasa lanjut perusahaan itu, "akan memungkinkan untuk œmemahami teks yang mungkin menganjurkan aksi teror.

Al kata Facebook juga berguna untuk mengenali dan menutup œkelompok-kelompok teroris.

œKita tahu dari studi-studi mengenai teroris bahwa mereka cenderung untuk meradikalisasi dan beroperasi dalam kelompok-kelompok, demikian menurut postingan blog itu.

œKecenderungan di luar internet ini juga tercermin di internet. Jadi kalau kami mengenali halaman, kelompok, postingan atau profil, mendukung aksi teror kami juga menggunakan algoritme untuk œmenyaringdan mengenali bahan-bahan terkait yang mungkin juga mendukung aksi teror.

Facebook mengatakan Al membantu mengenali dan menutup akun palsu yang dibuat oleh œpelanggar kambuhan. Facebook mengatakan sudah mengurangi waktu aktif akun-akun palsu itu.

Meski demikian perusahaan itu tidak bergantung sepenuhnya pada Al.

œAI tidak bisa menangkap semuanya, kata Facebook.

œMenyimpulkan apa yang mendukung aksi teror dan yang tidak, tidak selalu mudah dan algoritme belum sebaik manusia jika menyangkut pemahaman konteks semacam ini.

œFoto seorang bersenjata mengibarkan bendera ISIS mungkin propaganda atau bahan perekrutan tapi mungkin gambar dalam sebuah laporan berita. Beberapa kecaman yang paling efektif mengenai kelompok-kelompok brutal seperti ISIS menggunakan propaganda kelompok itu sendiri untuk menentangnya. Untuk memahami nuansa kasus, kami membutuhkan keahlian manusia.

Sumber: VOA

RELATED NEWS
KTT Paris Bahas Peningkatan Pendanaan untuk Cegah Perubahan Iklim ...
Wednesday, 13 December 2017 04:05 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumpulkan pemimpin bisnis dan 50 pemimpin dunia di Paris untuk mengikuti pertemuan, Selasa (12/12), yang berfokus pada peningkatan pendanaan untuk mencegah perubaha...

Hubungan Turki-Rusia Makin Dalam Dengan Kunjungan Putin ke Ankara...
Tuesday, 12 December 2017 19:27 WIB

Dalam pertemuan ketiga dalam sebulan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menjadi tuan rumah dari Presiden Rusia Vladimir Putin, di Ankara. Pembicaraan berfokus pada Suriah, tetapi kunjungan Putin be...

Pelaku Bom di New York Terluka dan Dalam Tahanan Polisi...
Tuesday, 12 December 2017 12:11 WIB

Seorang pria meledakkan sebuah bom pipa yang diikatkan ke dadanya di dekat Terminal Bus Otoritas Pelabuhan di kota New York Senin, melukai dirinya sendiri dan tiga lainnya dalam sebuah insiden yang ol...

Perancis Perintahkan Penarikan Susu Bayi Lactalis dari Pasar Internasional...
Tuesday, 12 December 2017 06:29 WIB

Perancis telah memerintahkan penarikan kembali dari pasar internasional beberapa susu formula bayi dan produk makanan bayi yang dibuat oleh perusahaan raksasa Perancis Lactalis setelah penemuan bakter...

California Terus Berupaya Padamkan Kebakaran...
Monday, 11 December 2017 11:50 WIB

Para petugas pemadam kebakaran terus berusaha memadamkan kebakaran yang merebak karena tiupan angin kencang di California bagian selatan, termasuk kebakaran baru yang timbul dan menjalar dengan cepat ...

LATEST NEWS
Sebagian Besar Saham Asia Naik Terangkat oleh Sektor Bank Jelang Keputusan Suku Bunga AS

Sebagian besar saham Asia naik, dipimpin oleh sektor bank dan perusahaan perawatan kesehatan, sebelum keputusan suku bunga Federal Reserve. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1 persen ke level 170,04 pada pukul 12:07 siang waktu Hong Kong. Sebanyak 5...

Saham Hong Kong Pulih dari Harian Terburuknya dalam Seminggu Terakhir

Indeks Hang Seng rebound dari harian terburuknya dalam seminggu terakhir, dengan perusahaan China Unicom Hong Kong Ltd. memimpin kenaikan setelah Jefferies mengatakan bahwa pelemahan harga baru-baru ini tidak dapat dibenarkan. Indeks Hang Seng...

EUR/USD: Kisaran Akan Diperpanjang Jelang IHK AS & FOMC

Pasangan EUR/USD menghentikan pemulihan semalam di Asia, saat ini berkonsolidasi di dekat pertengahan 1,17, menunggu dorongan baru dari angka IHK AS yang akan dirilis dan hasil dari pertemuan terakhir Fed tahun ini yang akan dirilis Kamis dini...

POPULAR NEWS
Emas menandai penutupan di level terendah sejak Juli
Tuesday, 12 December 2017 02:02 WIB

Emas turun pada hari Senin, yang dikarenakan penguatan pada saham bitcoin dan saham AS terus menumpulkan daya tarik investasi dari logam kuning,...

Emas Berakhir Pada Level Terendahnya 6-Bulan Jelang Kenaikan Suku Bunga Fed yang Diharapkan
Wednesday, 13 December 2017 02:24 WIB

Harga emas turun pada hari Selasa untuk sesi ketiga berturut-turut, menandai penyelesaian terendah mereka dalam hampir enam bulan menjelang...

Emas sedikit berubah di tengah penguatan dolar
Monday, 11 December 2017 09:02 WIB

Harga emas stabil pada hari Senin, bertahan di atas level terendah empat bulan pekan lalu, di tengah dolar yang kuat. Spot emas hampir tidak...

Emas Hentikan Selloff Karena Pelemahan Dolar Meskipun Tekanan dari Saham
Monday, 11 December 2017 21:01 WIB

Harga emas naik tipis yang moderat pada hari Senin dari level lima bulan terendahnya pada hari Jumat. Melemahnya dolar membantu emas, meski imbal...