Sunday, 20 August 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Facebook Manfaatkan AI untuk Hapus Konten Propaganda Teroris
Friday, 16 June 2017 11:21 WIB | GLOBAL |Global

Facebook memaparkan menggunakan Artificial Intelligence atau œAI (intellijen buatan) dalam upaya terus menerus mencegah propaganda teroris disebarkan lewat platformnya.

œKami ingin menemukan konten teroris secepatnya, sebelum warga di komunitas kita melihatnya, bunyi pesan yang dipasang hari Kamis (15/6).

œSebagian besar akun sudah kami tutup karena aspek terorisnya kami temukan sendiri. Tapi kita bisa bertindak lebih baik lagi menggunakan teknologi khususnya intelijen buatan untuk menghentikan penyebaran konten teroris di Facebook, tambah pesan itu.

Perusahaan itu menghadapi tekanan yang meningkat dari pemerintah di seluruh dunia untuk lebih baik lagi mencabut postingan yang dibuat oleh teroris.

Beberapa peran "Al" melibatkan œpencocokan gambar untuk melihat apakah gambar yang diunggah sama dengan yang sebelumnya dicabut karena mengandung konten teroris.

œPemahaman bahasa lanjut perusahaan itu, "akan memungkinkan untuk œmemahami teks yang mungkin menganjurkan aksi teror.

Al kata Facebook juga berguna untuk mengenali dan menutup œkelompok-kelompok teroris.

œKita tahu dari studi-studi mengenai teroris bahwa mereka cenderung untuk meradikalisasi dan beroperasi dalam kelompok-kelompok, demikian menurut postingan blog itu.

œKecenderungan di luar internet ini juga tercermin di internet. Jadi kalau kami mengenali halaman, kelompok, postingan atau profil, mendukung aksi teror kami juga menggunakan algoritme untuk œmenyaringdan mengenali bahan-bahan terkait yang mungkin juga mendukung aksi teror.

Facebook mengatakan Al membantu mengenali dan menutup akun palsu yang dibuat oleh œpelanggar kambuhan. Facebook mengatakan sudah mengurangi waktu aktif akun-akun palsu itu.

Meski demikian perusahaan itu tidak bergantung sepenuhnya pada Al.

œAI tidak bisa menangkap semuanya, kata Facebook.

œMenyimpulkan apa yang mendukung aksi teror dan yang tidak, tidak selalu mudah dan algoritme belum sebaik manusia jika menyangkut pemahaman konteks semacam ini.

œFoto seorang bersenjata mengibarkan bendera ISIS mungkin propaganda atau bahan perekrutan tapi mungkin gambar dalam sebuah laporan berita. Beberapa kecaman yang paling efektif mengenai kelompok-kelompok brutal seperti ISIS menggunakan propaganda kelompok itu sendiri untuk menentangnya. Untuk memahami nuansa kasus, kami membutuhkan keahlian manusia.

Sumber: VOA

RELATED NEWS
Polisi Sebutkan Nama Tersangka Pengemudi Serangan Di Barcelona...
Friday, 18 August 2017 17:15 WIB

Nama tersangka pengemudimobil van dalam serangan teroris di Barcelona pada Kamis telah disebutkanadalah Moussa Oukabir, menurut beberapa laporan media pada hari Jumat. Usia Oukabir disebutkan sekita...

AS Tegaskan Komitmen untuk Membela Diri dan Melindungi Sekutu-sekutunya...
Friday, 18 August 2017 16:22 WIB

Para pejabat Amerika mengatakan Amerika tetap teguh dalam komitmennya terhadap sekutu-sekutu di Asia setelah ada ancaman dari Korea Utara, dan mengemukakan diplomasi "harus didukung oleh konsekuensi m...

Polisi Spanyol Bunuh 4 'Teroris' di Resort Dekat Barcelona beberapa Jam setelah Serangan Van...
Friday, 18 August 2017 10:55 WIB

Polisi Spanyol pada hari Jumat pagi menembak dan membunuh "empat tersangka teroris" di Cambrils, kota resor di selatan Barcelona, tempat seorang teroris mengemudikan dan menabrakkan van ke pejalan kak...

Australia Temukan Bukti Baru Terkait Kemungkinan Lokasi Jatuhnya Pesawat Malaysia...
Thursday, 17 August 2017 00:56 WIB

Sejumlah ilmuwan Australia mengatakan, mereka memiliki bukti baru yang mengukuhkan konsensus sebelumnya mengenai kemungkinan lokasi jatuhnya pesawat Malaysia yang hilang tanpa jejak tiga tahun lalu. ...

Perseteruan AS-Korea Utara Mengancam Perdamaian Penduduk Asli Guam...
Wednesday, 16 August 2017 18:01 WIB

Ancaman Korea Utara untuk melakukan serangan misil atas pulau Guam telah memicu seruan perdamaian dari kelompok penduduk asli Guam, yang khawatir akan pecahnya lagi perang setelah menderita ratusan ta...

LATEST NEWS
Saham HK Ikuti Penurunan Global, Namun Akhiri Pekan Dengan Kenaikan (Review)

Saham Hong Kong berakhir turun pada hari Jumat, mengikuti pasar global yang lemah pasca Indeks S&P 500 mencatat penurunan persentase terbesar dalam tiga bulan pada hari Kamis di tengah meningkatnya keraguan mengenai kemampuan administrasi Trump...

Saham AS Ditutup Lebih Rendah, Catatkan Kerugian Mingguan Kedua Beruntun

Indeks pasar saham A.S. berakhir pada mingguan kedua berturut-turut dengan kerugian setelah kinerja yang lesu pada hari Jumat menyusul Ketua Strategi Gedung Putih Stephen Bannon mengundurkan diri dari pemerintahan. Indeks S & P 500 ditutup...

Harga Minyak Rally Untuk Sesi Akhir, Tapi Jatuh Untuk Mingguan

Harga minyak melonjak tajam pada hari Jumat, didukung oleh laporan unit kerusakan yang belum dikonfirmasi di kilang utama A.S., serta penurunan mingguan dalam jumlah rig pengeboran aktif untuk minyak. Minyak mentah WTI untuk pengiriman bulan...

POPULAR NEWS
Emas Memperpanjang Rally Didekat Level $ 1.300
Thursday, 17 August 2017 21:00 WIB

Emas menguat untuk hari kedua, mendekati level $ 1.300 di tengah kekhawatiran atas kebijakan politik dan ekonomi AS setelah Presiden Donald Trump...

Saham Eropa Jatuh terkait Serangan di Spanyol
Friday, 18 August 2017 14:25 WIB

Saham Eropa turun, dengan saham Spanyol memimpin kerugian menyusul serangan teror di Barcelona membebani sentimen investor. Indeks Stoxx Europe 600...

Bursa AS Dibuka Turun Karena Investor Kaji Kegaduhan Politik dan Data Ekonomi
Thursday, 17 August 2017 20:46 WIB

Bursa saham AS dibuka lebih rendah pada hari Kamis karena investor mempertimbangkan kekhawatiran tentang kemampuan Presiden Donald Trump untuk...

Emas Memperpanjang Reli Dekat $ 1.300 Pasca Keputusan Trump
Thursday, 17 August 2017 16:13 WIB

Emas naik untuk hari kedua, mendekati $ 1.300 di tengah kekhawatiran atas kebijakan politik dan ekonomi AS setelah Presiden Donald Trump membubarkan...