Friday, 20 October 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Donald Trump Diselidiki Untuk Dugaan Menghalangi Hukum
Thursday, 15 June 2017 13:55 WIB | GLOBAL |Global

Presiden AS Donald Trump sedang diselidiki oleh pengacara khusus Robert Mueller atas kemungkinan menghalang-halangi penegakan hukum, lapor Washington Post.

Mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, surat kabar tersebut mengatakan bahwa tiga pejabat intelijen senior telah setuju untuk diwawancarai oleh Robert Mueller.

Pengacara Trump mengatakan kebocoran FBI ke surat kabar itu merupakan hal yang 'keterlaluan.'

Mueller memimpin penyelidikan yang dilakukan FBI atas tuduhan bahwa Rusia mencampuri pemilihan umum AS 2016, serta setiap keterkaitannya dengan Donald Trump.

Presiden Trump berulang kali menyangkal adanya kolusi dengan Rusia, dan menyebut penyelidikan yang sedang berlangsung ini sebagai 'perburuan tukang sihir'.

Pada hari Rabu (14/6), Washington Post menyebut bahwa keputusan jaksa Mueller untuk menyelidiki tindakan Presiden Trump merupakan titik balik utama dalam penyelidikan yang sampai saat ini masih berfokus pada sudut Rusia.

Mengutip pejabat yang berbicara dengan syarat anonim, surat kabar tersebut mengatakan bahwa Daniel Coats, direktur intelijen nasional, Mike Rogers, kepala NSA (Badan Keamanan Nasional), dan Richard Ledgett yang sampai beberapa waktu lalu menjabat sebagai wakil Rogers, setuju untuk diwawancarai oleh penyidik.

Disebutkan, wawancara itu bisa terjadi pada awal minggu ini.

Para pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada Washington Post bahwa dugaan tindakan menghalang-halangi penyelidikan hukum itu dimulai beberapa hari setelah Presiden Trump memecat mantan direktur FBI James Comey pada tanggal 9 Mei.

Sebelum dipecat, Trump telah menuntut dan menerima jaminan dari Comey bahwa Trump tidak diselidiki.

Namun, Comey mengemukakan bahwa Trump berusaha membuatnya menutup penyelidikan terhadap mantan Penasihat Keamanan Nasional, Michael Flynn.

Flynn dipecat Februari lalu karena melakukan kekeliruan dengan tidak mengungkapkan sejauh mana kontaknya dengan Sergei Kislyak, duta besar Rusia untuk Washington.

Gedung Putih menyangkal bahwa mereka menekan Comey.

Presiden Trump sejauh ini tidak memberikan tanggapan atas laporan itu.

Namun juru bicara tim pengacara Trump, Marc Kasowitz menanggapi berita Washington Post dengan marah.

"Kebocoran informasi FBI mengenai presiden itu keterlaluan, tidak bisa dimaafkan dan ilegal," kata juru bicara Gedung Putih, Mark Corallo.

Sumber: BBC

RELATED NEWS
Pesohor TV Calonkan Diri di Pilpres, Oposisi Rusia Terpecah...
Friday, 20 October 2017 00:09 WIB

Pencalon diri sebagai presiden yang diajukan seorang pesohor TV Rusia, menimbulkan reaksi saling bertentangan di kalangan oposisi di Rusia hari Kamis (19/10). Sejumlah pihak menuduhnya jatuh ke tangan...

Demonstran Catalonia Tuntut Pembebasan Pemimpin Separatis...
Thursday, 19 October 2017 17:41 WIB

Puluhan ribu orang menggelar aksi protes Selasa malam (17/10) di Barcelona, menentang penahanan dua pemimpin separatis Catalan oleh pemerintah Spanyol. Para demonstran menyalakan lilin dan mengusung ...

Catalonia akan deklarasikan kemerdekaan jika Spanyol cabut otonomi daerahnya...
Thursday, 19 October 2017 04:35 WIB

Presiden regional Catalonia mengatakan pada sebuah pertemuan partainya bahwa dia akan secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan Catalonia jika Spanyol memulai proses pencabutan otonomi daerah pada hari...

Kalangan Remaja Umumnya Lebih Suka Snapchat daripada Facebook...
Thursday, 19 October 2017 03:51 WIB

Kalangan remaja kini beralih dari media sosial tradisional seperti Facebook dan semakin banyak beralih ke Snapchat untuk berkomunikasi dengan teman-teman mereka, menurut sebuah studi baru yang dir...

Pejabat UE: Keputusan Trump soal Perjanjian Nuklir Iran "Proses Internal AS"...
Wednesday, 18 October 2017 17:52 WIB

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa menjelaskan keputusan Presiden AS, Donald Trump untuk tidak mengesahkan kembali kepatuhan Iran terhadap kesepakatan nuklir 2015 sebagai "proses internal AS."  ...

LATEST NEWS
Bursa HK Rebound Karena China Khawatir 'Minsky Moment' Berkurang

Bursa saham Hong Kong rebound tajam pada hari Jumat, karena investor berebut saham murah di antara saham yang tertekan akibat aksi jual pada sesi sebelumnya, yang dipicu oleh referensi ketua bank sentral China untuk sebuah "Minsky Moment". Pada...

Saham Eropa Menguat Ditengah Sepkulasi Pemotongan Pajak AS

Saham Eropa menguat, memangkas kerugian mingguan pertama mereka di enam minggu, di tengah laporan pendapatan dan optimisme mengenai prospek pemotongan pajak AS. Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,3%, dipimpin oleh saham pertambangan, setelah penurunan...

Saham Shanghai akhiri pekan dengan pelemahan di tengah tanda perlambatan ekonomi

Saham Shanghai ditutup dengan kenaikan kecil pada hari Jumat, namun mengakhiri pekan ini lebih rendah, di tengah kekhawatiran ekonomi China kehilangan momentum setelah data resmi menunjukkan perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga dan...

POPULAR NEWS
Emas mencatatkan penutupan terendah dalam seminggu
Wednesday, 18 October 2017 02:42 WIB

Emas berjangka berakhir di bawah level kunci $1.300 pada hari Selasa, dengan dolar AS yang lebih kuat mendorong harga logam kuning untuk beakhir di...

Emas ditutup turun terhadap penguatan dolar, dengan risiko inflasi menjadi fokus
Thursday, 19 October 2017 02:38 WIB

Emas berjangka menandai penurunan untuk sesi ketiga pada hari Rabu, memperdalam pelemahannya dari level kunci $1.300 membuntuti penguatan baru-baru...

Emas Melemah, Turun dari $1,300 Seiring Peningkatan Inflasi
Tuesday, 17 October 2017 19:37 WIB

Emas berjangka jatuh pada Selasa pagi, turun dari tingkat signifikansi psikologis sebesar $ 1.300 dan bersiap untuk penurunan satu hari terbesar...

Emas Perpanjang Penurunannya dari 3 Minggu Tertinggi; Paladium Melonjak
Tuesday, 17 October 2017 16:59 WIB

Emas memperpanjang penurunan dari level 3 minggu tertinggi karena spekulasi bahwa ketua Federal Reserve berikutnya akan mendukung kenaikan suku...