Monday, 26 February 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Donald Trump Diselidiki Untuk Dugaan Menghalangi Hukum
Thursday, 15 June 2017 13:55 WIB | GLOBAL |Global

Presiden AS Donald Trump sedang diselidiki oleh pengacara khusus Robert Mueller atas kemungkinan menghalang-halangi penegakan hukum, lapor Washington Post.

Mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, surat kabar tersebut mengatakan bahwa tiga pejabat intelijen senior telah setuju untuk diwawancarai oleh Robert Mueller.

Pengacara Trump mengatakan kebocoran FBI ke surat kabar itu merupakan hal yang 'keterlaluan.'

Mueller memimpin penyelidikan yang dilakukan FBI atas tuduhan bahwa Rusia mencampuri pemilihan umum AS 2016, serta setiap keterkaitannya dengan Donald Trump.

Presiden Trump berulang kali menyangkal adanya kolusi dengan Rusia, dan menyebut penyelidikan yang sedang berlangsung ini sebagai 'perburuan tukang sihir'.

Pada hari Rabu (14/6), Washington Post menyebut bahwa keputusan jaksa Mueller untuk menyelidiki tindakan Presiden Trump merupakan titik balik utama dalam penyelidikan yang sampai saat ini masih berfokus pada sudut Rusia.

Mengutip pejabat yang berbicara dengan syarat anonim, surat kabar tersebut mengatakan bahwa Daniel Coats, direktur intelijen nasional, Mike Rogers, kepala NSA (Badan Keamanan Nasional), dan Richard Ledgett yang sampai beberapa waktu lalu menjabat sebagai wakil Rogers, setuju untuk diwawancarai oleh penyidik.

Disebutkan, wawancara itu bisa terjadi pada awal minggu ini.

Para pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada Washington Post bahwa dugaan tindakan menghalang-halangi penyelidikan hukum itu dimulai beberapa hari setelah Presiden Trump memecat mantan direktur FBI James Comey pada tanggal 9 Mei.

Sebelum dipecat, Trump telah menuntut dan menerima jaminan dari Comey bahwa Trump tidak diselidiki.

Namun, Comey mengemukakan bahwa Trump berusaha membuatnya menutup penyelidikan terhadap mantan Penasihat Keamanan Nasional, Michael Flynn.

Flynn dipecat Februari lalu karena melakukan kekeliruan dengan tidak mengungkapkan sejauh mana kontaknya dengan Sergei Kislyak, duta besar Rusia untuk Washington.

Gedung Putih menyangkal bahwa mereka menekan Comey.

Presiden Trump sejauh ini tidak memberikan tanggapan atas laporan itu.

Namun juru bicara tim pengacara Trump, Marc Kasowitz menanggapi berita Washington Post dengan marah.

"Kebocoran informasi FBI mengenai presiden itu keterlaluan, tidak bisa dimaafkan dan ilegal," kata juru bicara Gedung Putih, Mark Corallo.

Sumber: BBC

RELATED NEWS
Trump: Beri Senjata Kepada Guru 'Yang Ingin Menggunakannya'...
Saturday, 24 February 2018 04:32 WIB

Untuk hari kedua berturut-turut, Presiden Donald Trump bicara panjang lebar tentang keamanan sekolah, menyarankan agar guru dipersenjatai untuk mencegah pembantaian di sekolah. œKecuali jika kita m...

Polisi Inggris Selidiki Paket 'Rasis' untuk Pangeran Harry...
Friday, 23 February 2018 19:34 WIB

Polisi sedang menyelidiki paket mencurigakan yang dikirim kepada Pangeran Harry dan tunangannya Meghan Markle, dan memperlakukan kasus itu sebagai kejahatan kebencian terkait ras, demikian dikatakan S...

China Bantah Kontak Militan Separatis di Pakistan...
Friday, 23 February 2018 04:21 WIB

Sejumlah pejabat China membantah laporan-laporan yang menyebutkan bahwa mereka melakukan kontak dengan militan separatis di propinsi Baluchistan yang rusuh di Pakistan untuk memastikan keamanan proyek...

AS Pertimbangkan Sanksi Baru Terhadap Rusia...
Thursday, 22 February 2018 18:21 WIB

Pejabat senior Gedung Putih mengatakan bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan sanksi tambahan terhadap Rusia dan mewaspadai kemungkinan campur tangan dalam pemilihan kongres November. Parta...

Malaysia Tangkap 10 Tersangka Militan Islam...
Thursday, 22 February 2018 05:16 WIB

Polisi Malaysia telah menangkap 10 tersangka yang berusaha membangun kubu pertahanan di pulau Borneo. Para tersangka ditangkap dalam serangkaian penggerebekan pada Januari dan awal Februari, menurut ...

LATEST NEWS
Saham Jepang Naik, Dipimpin oleh Saham Obat-obatan dan Telekomunikasi

Saham Jepang menguat, dengan indeks Topix memperpanjang kenaikan mingguan terbesarnya dalam tujuh minggu terakhir, setelah saham AS rally di tengah kepercayaan baru bahwa Federal Reserve tidak akan terburu-buru dalam menaikkan suku bunga. Topix...

Harga Emas Naik pasca Pekan Terburuk dalam 2-1 / 2 Bulan

Harga emas naik tipis pada Senin pagi, setelah turun lebih dari 1 persen pekan lalu seiring stabilnya dolar AS setelah kenaikan baru-baru ini. Spot emas naik 0,1 persen ke level $ 1,330.59 per ounce pada pukul 01:18 dini hari waktu GMT. Harga...

Saham Hong Kong perpanjang reli pada jam pembukaan

Saham Hong Kong dibuka dengan kenaikan baru pada Senin pagi, memperpanjang rally pekan lalu seiring meredanya kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga AS di seluruh dunia. Indeks Hang Seng naik 0,84 persen atau 261,12 poin ke level 31.528,29 di...

POPULAR NEWS
Emas akhiri hari lebih rendah untuk tutup pekan dengan penurunan 1,7%
Saturday, 24 February 2018 02:31 WIB

Emas ditutup sedikit lebih rendah pada hari Jumat, mencatatkan penurunan terbesar mingguan tahun ini seiring pulihnya dolar AS dari pelemahan...

Trump: Beri Senjata Kepada Guru 'Yang Ingin Menggunakannya'
Saturday, 24 February 2018 04:32 WIB

Untuk hari kedua berturut-turut, Presiden Donald Trump bicara panjang lebar tentang keamanan sekolah, menyarankan agar guru dipersenjatai untuk...

Emas Berada di Jalur Untuk Penurunan Mingguan Terbesar Tahun Ini
Friday, 23 February 2018 21:32 WIB

Emas sedikit turun pada hari Jumat dimana logam ini menuju penurunan mingguan terbesar sepanjang tahun ini seiring stabilnya dolar. Emas April...

Saham Jepang Hentikan Penurunan 3-Harinya , Saham Asia Menguat
Friday, 23 February 2018 16:42 WIB

Ekuitas Asia naik, menuju kenaikan minggu keduanya, karena saham di Jepang menghentikan penurunan tiga hari beruntunnya dan saham Korea Selatan...