Tuesday, 26 May 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
BOJ Mempertahankan Suku Bunga Utama dan Bimbingan ke Depan
Tuesday, 30 July 2019 10:06 WIB | MONETARY |BOJ

Bank of Japan mempertahankan target imbal hasil JGB 10 tahun sekitar nol persen setelah mengakhiri pertemuan dua hari pada hari Selasa.

Menjaga tingkat keseimbangan kebijakan di -0.1%.

Bank sentral meninggalkan panduan dan pembelian aset tidak berubah.

Sekitar 81% dari 47 ekonom yang disurvei Bloomberg melihat BOJ bertahan dengan pengaturan kebijakan saat ini pada pertemuan ini, sementara 19% memperkirakan pelonggaran tambahan. (frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
RBA memangkas Suku Bunga sebesar 25 bps menjadi 0,50%, AUD/USD menguat...
Tuesday, 3 March 2020 10:38 WIB

Pada pertemuan kebijakan moneter Maret pada hari Selasa, Reserve Bank of Australia (RBA) memangkas suku bunga resmi (OCR) sebesar 25bps ke rekor terendah 0,50%, seiring mereka mempertimbangkan risiko ...

Powell mengatakan The Fed sedang 'berjuang' apakah akan memotong suku bunga...
Wednesday, 26 June 2019 00:28 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada hari Selasa menyarankan penurunan suku bunga pada bulan Juli, yang secara luas diharapkan oleh investor dan ekonom, bukan merupakan kesepakatan. Sementara ket...

Pidato Draghi: Perdagangan global menghadapi tantangan dalam beberapa tahun terakhir...
Wednesday, 12 June 2019 15:38 WIB

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi, melalui Reuters, menyampaikan pidato pembukaan pada konferensi ECB di negara-negara Eropa Tengah, Timur, dan Tenggara (CESEE), di Frankfurt. Perdaganga...

Draghi Berbicara keras tentang Stimulus saat ECB Membahas Lebih Banyak Pemotongan Suku Bunga...
Thursday, 6 June 2019 21:26 WIB

Mario Draghi mengeraskan bahasanya ketika ia mengatakan Bank Sentral Eropa tidak akan menghindar dari tindakan untuk mendukung ekonomi kawasan Eropa karena pertumbuhan melemah. Para pembuat kebijakan...

BOJ Menjaga Kebijakan Tidak Berubah, Mengurangi Perkiraan Inflasi...
Friday, 15 June 2018 10:01 WIB

Bank of Japan meninggalkan kebijakan moneter tidak berubah bahkan ketika menurunkan penilaian inflasi, turun lebih jauh di belakang rekan globalnya pada akhir minggu yang sibuk bagi bank-bank sentral....

LATEST NEWS
AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu

Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru negeri pada hari Senin untuk memperingati para...

Saham Hong Kong Ditutup Sedikit Lebih Tinggi

Saham-saham Hong Kong mengakhiri Senin ini dengan keuntungan kecil, membalikkan aksi jual pagi, tetapi investor tetap gelisah pasca protes pada akhir pekan di kota terhadap undang-undang keamanan kontroversial yang diusulkan oleh Beijing. Indeks...

Emas Jatuh Saat Potensi Stimulus Jepang Tingkatkan Minat Terhadap Aset Berisiko

Emas turun pada hari Senin karena ekuitas Jepang naik di tengah berita tentang program stimulus potensial yang mendorong minat risiko investor, meskipun ketegangan baru di Hong Kong membatasi kejatuhan logam. Emas spot turun 0,5% pada $ 1,726.18...

POPULAR NEWS
Emas Jatuh Saat Potensi Stimulus Jepang Tingkatkan Minat Terhadap Aset Berisiko
Monday, 25 May 2020 15:13 WIB

Emas turun pada hari Senin karena ekuitas Jepang naik di tengah berita tentang program stimulus potensial yang mendorong minat risiko investor,...

Emas Turun Seiring Meningkatnya Ketegangan AS-Tiongkok
Monday, 25 May 2020 13:36 WIB

Emas turun di Asia pada Senin pagi, dengan meningkatnya ketegangan AS-Cina yang terus memengaruhi permintaan bahkan untuk aset safe-haven. Emas...

Bursa Hong Kong Mulai Perdagangan Hari Ini Dengan Catatan Negatif
Monday, 25 May 2020 08:55 WIB

Saham-saham Hong Kong memulai perdagangan hari Senin dengan lebih banyak kerugian, memperpanjang penurunan tajam pada akhir pekan lalu, setelah kota...

Minyak Turun Seiring Ketegangan AS-China Menambah Ketegangan Ekonomi Global
Monday, 25 May 2020 08:31 WIB

Minyak sedikit lebih rendah karena perang kata-kata yang meningkat antara AS dan China menambah kehati-hatian terhadap prospek pemulihan global...