Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 8 January 2026 22:55 WIB

Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan kepada program Surveillance di Bloomberg Television bahwa para pejabat Fed memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut mengingat pandangannya bahwa inflasi inti kemungkinan berada di angka 2,3%. "Saya menargetkan penurunan sekitar satu setengah poin. Sebagian besar didorong oleh pandangan saya tentang inflasi," kata Miran. "Inflasi inti berada dalam kisaran target kami, dan itu...

RECENT NEWS
Perundingan Rusia-Ukraina Gagal..Brent Naik
Wednesday, 3 December 2025 16:56 WIB | brent oil

Harga minyak naik pada hari Rabu, membalikkan penurunan sebelumnya, karena investor yakin perundingan damai Rusia-Ukraina kemungkinan tidak akan mengarah pada pencabutan sanksi terhadap minyak mentah Rusia, meskipun kenaikan dibatasi oleh kekhawatiran tentang surplus pasokan secara keseluruhan. Minyak mentah Brent naik 26 sen, atau 0,4%, menjadi $62,71 pada pukul 08.16 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 29 sen, atau 0,53%, menjadi $58,95. Kedua kontrak tersebut turun lebih dari 1% pada sesi sebelumnya. "Pasar minyak dan pasar prediksi tampaknya tidak...

Isu Baru dari Gedung Putih, Dolar AS Langsung Tertekan
Wednesday, 3 December 2025 10:53 WIB | DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY) turun tipis 0,1% ke sekitar 99,20 pada sesi Asia hari Rabu(3/12). Pelemahan ini terjadi karena meningkatnya spekulasi bahwa Kevin Hassett, Penasihat Ekonomi Gedung Putih, bisa menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve setelah masa jabatannya berakhir pada Mei. Pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang secara terbuka menyebut Hassett sebagai kandidat potensial, semakin memperkuat ekspektasi pasar. Para analis menilai bahwa jika Hassett memimpin The Fed, independensi bank sentral bisa terancam karena ia dikenal sangat mendukung kebijakan ekonomi Trump....

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB | Australia

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan Statistik Australia melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga turun menjadi 0,4% dari 0,6% sebelumnya, dan angka ini lebih rendah dari perkiraan pasar. Biasanya, data buruk seperti ini bisa menekan AUD, namun kali ini tidak terlalu berpengaruh.Salah satu penyebabnya adalah sikap hawkish bank sentral Australia (RBA). Gubernur RBA, Michele Bullock, mengatakan bahwa inflasi masih lebih...

Profit-Taking Tekan Emas, Bakal Lanjut Turun?
Wednesday, 3 December 2025 08:13 WIB |

Harga emas dunia (XAU/USD) turun ke sekitar $4.210 pada sesi awal Asia, Rabu pagi. Pelemahan ini terjadi setelah reli kuat sebelumnya, ketika banyak pelaku pasar memilih ambil untung (profit-taking) lebih dulu. Investor juga memilih menunggu rilis data ekonomi penting AS beberapa hari ke depan sebelum membuka posisi baru.Hari ini pasar menunggu data ADP Employment Change (data tenaga kerja swasta) dan ISM Services PMI (kegiatan sektor jasa) AS. Kedua data ini penting karena bisa memberi gambaran kekuatan ekonomi Amerika. Jika datanya kuat, pasar bisa mulai ragu soal seberapa agresif The Fed...

Perak Dekati Rekor, Apa yang Memicu Reli Logam Mulia?
Wednesday, 3 December 2025 07:37 WIB | SILVER

Perak terus stabil mendekati rekor tertingginya setelah naik sekitar 17% selama tujuh sesi terakhir. Reli ini terjadi karena para pedagang memperkirakan suku bunga AS akan lebih rendah, yang biasanya menguntungkan logam mulia. Sementara itu, harga emas tetap datar setelah mengalami penurunan selama dua hari, mencerminkan pasar yang menunggu arah kebijakan moneter baru dari Federal Reserve. Investor menaruh perhatian pada kemungkinan pemotongan suku bunga oleh Ketua Federal Reserve yang baru serta data ekonomi AS yang akan dirilis bulan ini. Suku bunga yang lebih rendah membuat emas dan...

INDEKS Wallstreet Dollar Australia, kiwi Nikkei Futures Jerman CPI CPI Jerman Indeks CSI Saham Asia Euro Komoditi Eropa Fiscal Minyak WTI Asia
FISCAL
BOJ Semakin Dekat Capai Target Inflasi 2%, Suku Bunga Naik Lagi?
Thursday, 25 December 2025 12:00 WIB

Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ), Kazuo Ueda, menyatakan bahwa pencapaian inflasi 2% semakin mendekat, meskipun inflasi riil masih rendah. Ueda menegaskan bahwa BOJ akan terus menaikkan suku bunga...

MONETARY
Australia Pertahankan Cash Rate Sesuai Perkiraan
Tuesday, 1 April 2025 10:51 WIB

Bank Sentral Australia (RBA) mempertahankan cash rate pada 4,1% selama pertemuan bulan April, mempertahankan biaya pinjaman tidak berubah setelah memangkas 25 bps dalam pertemuan bulan Februari,...