Friday, 03 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 8 January 2026 22:55 WIB

Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan kepada program Surveillance di Bloomberg Television bahwa para pejabat Fed memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut mengingat pandangannya bahwa inflasi inti kemungkinan berada di angka 2,3%. "Saya menargetkan penurunan sekitar satu setengah poin. Sebagian besar didorong oleh pandangan saya tentang inflasi," kata Miran. "Inflasi inti berada dalam kisaran target kami, dan itu...

RECENT NEWS
AUD/USD Menguat karena pemangkasan suku bunga RBA dibayangi pelemahan USD
Wednesday, 13 August 2025 03:31 WIB | AUD/USD,

Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Selasa, setelah keputusan pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Australia (RBA) dibayangi oleh pelemahan Dolar AS yang meluas menyusul data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang beragam. Saat berita ini ditulis, pasangan AUD/USD diperdagangkan di sekitar 0,6530 selama jam perdagangan Amerika. Sementara itu, Dolar AS juga terbebani oleh gejolak politik setelah Presiden Donald Trump mengatakan di Truth Social bahwa ia "mempertimbangkan untuk mengizinkan gugatan besar terhadap Ketua Fed Jerome Powell" dan bahkan mengisyaratkan ia...

Franc Swiss Menguat Akibat IHK AS yang Beragam
Wednesday, 13 August 2025 01:26 WIB | SwissFranc

Franc Swiss (CHF) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Selasa, dengan USD/CHF melemah karena data inflasi AS yang beragam memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada bulan September. Sentimen terhadap Dolar AS semakin melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap Ketua Fed Jerome Powell, yang meningkatkan tekanan politik terhadap bank sentral. Saat artikel ini ditulis, USD/CHF diperdagangkan di kisaran 0,8080, turun sekitar 0,50% hari ini, sementara Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak pergerakan Dolar AS terhadap...

"Emas Lesu: Tertekan Kenaikan Imbal Hasil & Dolar AS Melemah Pasca Data IHK
Tuesday, 12 August 2025 23:27 WIB | GOLD

Emas (XAU/USD) stabil pada hari Selasa setelah merosot ke level terendah baru dalam satu minggu. Pada saat penulisan, logam mulia ini diperdagangkan mendekati $3.350 selama jam perdagangan Amerika, pulih sedikit setelah mencapai level terendah intraday di $3.331, tertekan oleh kenaikan imbal hasil Treasury AS dan sentimen risiko di pasar global, yang mengimbangi dukungan dari pelemahan Dolar AS setelah rilis data inflasi AS terbaru. Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan Indeks Harga Konsumen (IHK) utama naik 0,2% MoM di bulan Juli, sesuai dengan ekspektasi dan melambat dari...

Perak Stabil di iringi Momentum Kuat
Tuesday, 12 August 2025 21:32 WIB | Perak

Harga perak berada di level $37,7 per ons pada hari Selasa, memperpanjang momentum kuat sejak awal tahun di tengah tanda-tanda permintaan industri yang kuat dan prospek penurunan suku bunga oleh Federal Reserve. Tiongkok memasang panel surya berkapasitas lebih dari 93 gigawatt pada bulan Mei, melonjak 300% per tahun ke rekor tertinggi baru sebelum serangkaian perubahan kebijakan baru akan mempersulit pemasangan panel ke jaringan listrik. Selain itu, State Grid Corporation of China menyatakan akan berinvestasi lebih dari $90 miliar dalam jaringan listrik tahun ini untuk mencegah pembatasan...

Emas Pulih dari Tekanan
Tuesday, 12 August 2025 20:15 WIB | GOLD

Kontrak berjangka emas turun 0,2% setelah rilis data CPI AS bulan Juli, memangkas penurunan yang terjadi sebelumnya di sesi pagi. Inflasi tahunan tercatat lebih rendah dari perkiraan ekonom, sementara inflasi inti di level 3,1% justru sedikit di atas proyeksi. Menurut catatan XMArabia, hasil ini membuat investor lebih optimistis atau mengambil sikap risk-on. Stabilnya inflasi dinilai meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed, yang pada gilirannya memberikan dorongan positif bagi harga emas. (azf) Sumber: Bloomberg

Moneter ISM Indeks S&P Indeks Topix Japan Afghanistan WHO Virus IndeksHang Seng China Enterprise Indeks MSCI Asia Pasifik U.S.Unemployment JAPAN brent oil Bank Sentral Trade Union Confederation Italia, Yellen
FISCAL
BOJ Semakin Dekat Capai Target Inflasi 2%, Suku Bunga Naik Lagi?
Thursday, 25 December 2025 12:00 WIB

Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ), Kazuo Ueda, menyatakan bahwa pencapaian inflasi 2% semakin mendekat, meskipun inflasi riil masih rendah. Ueda menegaskan bahwa BOJ akan terus menaikkan suku bunga...

MONETARY
Australia Pertahankan Cash Rate Sesuai Perkiraan
Tuesday, 1 April 2025 10:51 WIB

Bank Sentral Australia (RBA) mempertahankan cash rate pada 4,1% selama pertemuan bulan April, mempertahankan biaya pinjaman tidak berubah setelah memangkas 25 bps dalam pertemuan bulan Februari,...