Monday, 22 July 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
SNB Jaga Ancaman Intervensi seiring Suku Bunga Utama Bertahan di Rekor Rendah
Thursday, 15 March 2018 15:59 WIB | FISCAL & MONETARY |

Bank sentral Swiss mempertahankan suku bunga di titik terendah dan mengulangi ancaman intervensinya, tetap bertahan pada kebijakan yang membantu melemahkan mata uangnya.

Swiss National Bank mengatakan franc tetap "bernilai tinggi" terhadap euro pada hari Kamis dan mengatakan bahwa kebijakan saat ini tetap "penting." Keputusan untuk tidak ada perubahan dalam semua alat moneter telah diantisipasi secara luas.

Meskipun pertumbuhan ekonomi di Swiss dan di kawasan euro sekitarnya telah menguat, tekanan harga masih di bawah rata-rata, dan SNB tidak ingin melakukan apapun yang mengangkat franc dan mengacaukan upaya mereka untuk mengangkat inflasi.

Tapi keputusan Swiss untuk kukuh pada kebijakan moneternya berbeda dengan banyak bank sentral lainnya di dunia. Federal Reserve mungkin menaikkan suku bunga lagi minggu depan, Bank of England telah memberi sinyal pengetatan lebih cepat ke depan, dan bahkan Bank Sentral Eropa baru-baru ini menggeser panduannya, bergerak mendekat untuk keluar kebijakan stimulusnya.

"Situasi di pasar valuta asing masih rapuh dan kondisi moneter bisa berubah dengan cepat," kata SNB, yang dipimpin oleh Presiden Thomas Jordan, dalam sebuah pernyataan.

Swiss menyelesaikan 2017 dengan pertumbuhan yang solid 0,6 persen pada kuartal keempat, didukung oleh membaiknya ekonomi global dan franc yang lebih lemah. Mata uang tersebut turun 8 persen terhadap euro tahun lalu, membantu eksportir yang telah lama tertekan.

Namun, muncul tanda-tanda bahwa pemulihan di kawasan euro, momentumnya mungkin telah kehilangan kecepatan dalam beberapa pekan terakhir - yang akan berdampak pada Swiss - dan AS berencana untuk memberlakukan tarif pada impor baja dan aluminium sehingga memiliki potensi untuk mendapatkan tindakan balasan dari negara lain dan melemahnya kepercayaan.

SNB, yang memiliki suku bunga deposito minus 0,75 persen sejak awal 2015, melihat pertumbuhan sekitar 2 persen tahun ini, tidak berubah dari prediksi sebelumnya.

Inflasi rata-rata 0,6 persen tahun ini dan 0,9 persen pada 2019, kata SNB. Itu dibandingkan dengan perkiraan Desember masing-masing 0,7 persen dan 1,1 persen. Bank sentral juga mengeluarkan perkiraan inflasi tahunan pertama tahun 2020, memperkirakan inflasi sebesar 1,9 persen. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Powell Mengatakan Dia Berfikir Bahwa Inflasi Inti Sedikit Meningkat di Bulan Juni...
Wednesday, 17 July 2019 00:16 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada hari Selasa bahwa bank sentral sekarang memperkirakan bahwa indeks utama inflasi inti meningkat pada bulan Juni ke level tertingginya dalam empat bu...

RBA Memantau Pasar Tenaga Kerja Secara Dekat, untuk Menyesuaikan Tarif Jika Dibutuhkan...
Tuesday, 16 July 2019 08:53 WIB

Bank sentral Australia fokus pada pasar tenaga kerja dan mengatakan akan menyesuaikan kebijakan jika diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga inflasi agar tetap kembali ke targetnya....

Powell: ekonomi AS mengalami 'confidence shock' - hanya pulih sebagian ...
Thursday, 11 July 2019 23:00 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada Kamis bahwa ekonomi AS mengalami œkejutan kepercayaan™™ (confidence shock) yang parah pada bulan Mei yang hanya sebagian pulih. "Anda melihat...

'Banyak' Dari Pejabat The Fed Bersedia Memotong Suku Bunga di Bulan Juni ...
Thursday, 11 July 2019 01:18 WIB

Banyak dari pejabat Federal Reserve mengatakan dalam pertemuan mereka pada bulan Juni bahwa mereka akan bersedia menurunkan suku bunga jika ekonomi terus mengalami pergolakan dalam beberapa minggu men...

Powell: Inflasi Lemah Bisa Lebih Persisten Dari Yang Diantisipasi Fed Saat Ini...
Wednesday, 10 July 2019 21:00 WIB

Dalam pernyataan yang disiapkan sebelumnya yang akan disampaikan dalam kesaksian setengah tahunan kepada Kongres, Jerome Powell, Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve System, menegaskan bahwa the Fed a...

LATEST NEWS
Wall Street bervariasi jelang pendapatan utama, pertemuan bank sentral

Indeks S&P 500 memangkas kenaikan awal pada Senin ini, karena investor menunggu pertemuan utama bank sentral guna menetukan arah suku bunga serta pendapatan dari perusahaan besar seperti Facebook dan Amazon yang akan melaporkan laba di pekan...

Saham AS Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Seiring Dow Menghadapi Musim Pendapatan Pekan Tersibuk

Indeks saham A.S. pada hari Senin memulai pekan ini dengan sedikit kenaikan seiring para investor bersiap untuk serangkaian laporan pendapatan, termasuk sepertiga dari indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average. Dow dibuka naik 0,1% pada...

Emas berjuang mencari arah setelah mencapai level tertinggi 6-tahun

Emas berjangka melayang hampir tidak berubah pada Senin ini, dalam mode konsolidasi setelah mencapai tertinggi enam tahun pekan lalu tetapi didukung oleh meningkatnya kekhawatiran geopolitik setelah Iran menyita tanker berbendera Inggris dan ketika...

POPULAR NEWS
Emas melemah pasca mencatat tertinggi baru 6 tahun
Saturday, 20 July 2019 02:02 WIB

Emas berjangka kehilangan pijakannya pada Jumat ini, berakhir lebih rendah untuk sesi ini karena penguatan dolar. Namun, harga naik untuk pekan ini...

Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan lebih tinggi (Review)
Saturday, 20 July 2019 03:31 WIB

Saham Hong Kong mengakhiri minggu ini dengan nada positif pada hari Jumat, melonjak lebih dari satu persen di tengah harapan untuk penurunan suku...

Minyak Menguat Untuk Sesi, Tapi Harga Minyak AS Turun Lebih Dari 7% Untuk Minggu Ini
Saturday, 20 July 2019 02:08 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Jumat setelah laporan bahwa Iran menyita kapal berbendera AS di Teluk Oman. Harga masih berakhir...

Saham AS Berakhir Turun Pada Pekan Terburuknya Sejak Mei
Saturday, 20 July 2019 03:24 WIB

Saham AS berakhir lebih rendah pada Jumat, Catatkan pekan terburuk untuk ekuitas sejak akhir Mei, karena keraguan tentang besarnya pemotongan suku...