Monday, 19 August 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pengeluaran Rumah Tangga Jepang Turun seiring Kenaikan Upah Tetap Lemah
Friday, 7 December 2018 08:32 WIB | ASIA |

Rumah tangga Jepang secara tak terduga memangkas pengeluaran pada bulan Oktober seiring kenaikan moderat upah, menunjukkan kelanjutan pelemahan dalam konsumsi yang dapat membebani setiap rebound dari kontraksi ekonomi pada kuartal ketiga.

Pengeluaran rumah tangga turun 0,3 persen dari tahun sebelumnya, penurunan ketujuh tahun ini, kementerian urusan internal mengatakan. Perkiraan median adalah untuk kenaikan 1 persen. Penghasilan tunai tenaga kerja naik 1,5 persen dari tahun sebelumnya, versus perkiraan 1 persen, kementerian tenaga kerja melaporkan, tetapi inflasi memakan kenaikan tersebut dan sedikit lebih tinggi.

Belanja konsumen telah menjadi mata rantai yang hilang seiring Bank of Japan telah mencoba untuk memicu inflasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir. Ekspektasi bahwa pasar tenaga kerja yang secara historis ketat akan menyebabkan kenaikan pembayaran dan pengeluaran yang lebih besar sebagian besar tetap belum terpenuhi.

Pelemahan dalam belanja konsumen menjadi risiko yang lebih besar bagi BOJ karena prospek ekspor, pendorong pertumbuhan utama, berubah suram seiring perang perdagangan AS-Cina dan perlambatan pertumbuhan di China dan ekonomi lainnya.

"Rumah tangga tidak benar-benar berminat untuk berbelanja karena pertumbuhan upah yang lambat dan kenaikan pajak yang dijadwalkan untuk tahun depan," Shinichiro Kobayashi, seorang ekonom di Mitsubishi UFJ Research & Consulting, mengatakan sebelum rilis data.

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda pada hari Kamis mencatat bahwa pertumbuhan upah tetap lamban mengingat pasar tenaga kerja, tetapi terjebak dengan posisi bank sentral bahwa momentum menuju 2 persen inflasi dipertahankan. BOJ mengadakan pertemuan kebijakan pada 19-20 Desember mendatang.

Upah riil, yang disesuaikan dengan inflasi, turun 0,1 persen. Perkiraan median adalah untuk penurunan 0,3 persen.

Gaji pokok naik 1,3 persen. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Kenaikan Upah Jepang Berakselerasi pada November Meski Prospek yang Suram ...
Wednesday, 9 January 2019 07:18 WIB

Upah Jepang naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan November, menawarkan harapan pengeluaran konsumen yang lebih kuat dapat memicu inflasi jika kenaikan berkelanjutan. Secara keseluruhan, pendap...

Ekonomi Australia Berekspansi Kurang Dari Yang Diperkirakan; Mata Uang Turun...
Wednesday, 5 December 2018 08:08 WIB

Ekonomi Australia berekspansi kurang dari yang diperkirakan dalam tiga bulan hingga September di tengah konsumsi yang lamban dan seiring konstruksi komersial menurun. Mata uang merosot hampir setengah...

Caixin PMI: Aktivitas pabrik Cina meningkat pada bulan Oktober...
Thursday, 1 November 2018 11:33 WIB

Aktivitas di pabrik-pabrik China kembali ke wilayah ekspansi pada bulan Oktober setelah stagnan pada bulan September, indeks swasta menunjukkan, berbeda dengan data resmi yang menunjukkan ekspansi yan...

PMI Manufaktur Cina Melambat di bulan Oktober terkait Perang Dagang ...
Wednesday, 31 October 2018 08:17 WIB

Indeks aktivitas resmi di sektor manufaktur China memburuk pada bulan Oktober seiring dampak dari perang dagang yang sedang berlangsung dengan AS memukul domestik. Indeks manajer pembelian manufaktur...

Inflasi Inti Australia Lebih Lemah Dari Prakiraan di Kuartal Ketiga...
Wednesday, 31 October 2018 07:54 WIB

Inflasi inti tahunan Australia lebih lemah dari perkiraan dalam tiga bulan hingga September, menunjukkan jeda suku bunga jangka panjang bank sentral telah berjalan lebih jauh. Inflasi rata-rata kuart...

LATEST NEWS
Celah Bearish Muncul Di Pasar Bullish Emas

Setelah tiga minggu berturut-turut mengalami penguatan, retakan mulai muncul di lapisan bullish emas, terutama di kalangan analis Wall Street, menurut hasil terbaru dari Survei Emas Mingguan Kitco News. Ini telah menjadi minggu yang bergejolak...

Euro naik setelah penurunan mingguan terbesar dalam 6-minggu

Euro stabil pada hari Senin setelah mengalami penurunan mingguan terbesar dalam hampir dua bulan karena selera risiko secara bertahap kembali ke pasar global setelah seminggu kekacauan. Dengan harapan stimulus fiskal dari Jerman kembali tumbuh dan...

Bursa China Mengalami Kenaikan Terbesar Sejak Awal Juli pada Pembaruan Suku Bunga

Bursa China melonjak lebih dari 2% pada hari Senin, yang terbaik sejak awal Juli lalu, karena para investor menyambut stimulus terbaru Beijing untuk menopang perekonomian yang tertekan keras oleh perang dagang tanpa akhir dengan Amerika...

POPULAR NEWS
Emas Berjangka Berakhir Lebih Rendah, Catatkan Kenaikan Mingguan Beruntun Ketiga
Saturday, 17 August 2019 01:26 WIB

Emas berjangka jatuh pada hari Jumat, tetapi membukukan keuntungan untuk minggu ini - ketiga berturut-turut. "Pergerakan untuk emas telah melibatkan...

Emas turun dari level tertinggi lebih dari 6 tahun
Friday, 16 August 2019 20:04 WIB

Emas turun dari serangkaian kenaikanya ke tertinggi lebih dari enam tahun pada Jumat ini, tetapi tetap di jalur untuk kenaikan mingguan. Emas untuk...

Emas Turun Untuk Hari Kedua Seiring Kenaikan Saham, Komentar Perdagangan
Monday, 19 August 2019 09:39 WIB

Emas turun untuk hari kedua karena para investor menyukai aset berisiko dan menimbang komentar Presiden Donald Trump pada pembicaraan perdagangan...

Saham AS catat kerugian mingguan ditengah kekhawatiran resesi, Dow naik 200 poin
Friday, 16 August 2019 20:54 WIB

Saham dibuka lebih tinggi pada hari Jumat tetapi Wall Street masih di jalur untuk kerugian mingguan, seiring imbal hasil keuangan AS pulih dari...