Tuesday, 25 June 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

MORGAN STANLEY

MORGAN STANLEY: RBA Akan Memangkas Suku Bunga 1,50 %
Tuesday, 1 September 2015 23:15 WIB | Root

Sementara yang lain, termasuk RBA dan departemen keuangan, mengharapkan pertumbuhan ekonomi Australia akan tumbuh pada tahun depan, tidak semua orang optimis dengan hal tersebut. Dipimpin oleh perlambatan pada penjualan perumahan, sebagian akibat dari pengetatan kebijakan makroprudensial APRA...


Morgan Stanley: 2014 Emas Diproyeksi Turun Pasca Goldman Rekomendasi Jual
Friday, 25 October 2013 15:13 WIB | Root

Emas akan memperpanjang kerugiannya di tahun 2014 ditengah perkiraan bahwa Federal Reserve akan mengurangi stimulus sejalan dengan pemulihan ekonomi A.S, menurut Morgan Stanley, menambah komentar bearish dari Goldman Sachs Group Inc. dan Credit Suisse Group AG.“Kita merekomendasikan menjauh dari...



Analis: Tidak Ada Hal Lain Selain Bullish Pada Emas Setelah Menembus $ 1.400
Monday, 24 June 2019 15:44 WIB

Kesabaran akhirnya terbayar untuk bullish emas, karena permintaan untuk logam mulia telah mendorong harga ke tingkat yang belum terlihat dalam...

Emas Diperdagangkan Di Atas $1.400, Konflik AS-Iran Picu Permintaan Safe-Haven
Monday, 24 June 2019 12:57 WIB

Harga emas naik pada Senin di Asia dan diperdagangkan di atas level kunci $1.400 di tengah meningkatnya konflik antara AS dan Iran. Emas berjangka...

Emas Lanjutkan Reli, Mendorong Lebih Jauh dari $ 1.400
Monday, 24 June 2019 18:59 WIB

Harga emas melanjutkan dorongan lebih jauh pada hari Senin, dimana dorongan untuk logam mulia melanjutkan prospek yang membaik terkait kebijakan...

Emas catat kenaikan sesi ketiga beruntun, yang kedua di atas $ 1.400
Tuesday, 25 June 2019 01:25 WIB

Emas berjangka menguat tajam pada Senin, lanjutkan kenaikan beruntun mereka ke sesi ketiga berturut-turut. Melemahnya dolar AS dan yield Treasury...

Twitter Loonie Output industri China SPDR Gold Trust Minyak Mentah G7, rupiah nokia Saudi Arabia, Draghi Songza, Komoditi Ekommi AS sektor industri Obama Misil,