Monday, 19 August 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

EMAS STABIL

Emas Bertahan di Bawah US$ 1.300; Ekonomi AS Menimbang Gejolak di Ukraina
Tuesday, 27 May 2014 07:04 WIB | Root

Emas bertahan di bawah US$ 1.300 per ons karena para investor menimbang prospek stimulus moneter AS terhadap kerusuhan di Ukraina. Aset ETF berbasis platinum dan paladium naik ke rekor.   Emas turun 28 persen tahun lalu karena ekspektasi Federal Reserve yang akan mengurangi pembelian...


Sentimen Stimulus, Emas Stabil Pada Transaksi New York
Tuesday, 17 December 2013 04:52 WIB | Root

Bloomberg, (16/12) - Emas sedikit berubah di New York di tengah spekulasi bahwa para pembuat kebijakan Federal Reserve AS mungkin mulai memotong stimulus, seiring survei yang menunjukkan bahwa kepemilikan dalam produk yang ditransaksikan di bursa akan berkontraksi lebih lanjut. Federal Open...



Emas Berjangka Berakhir Lebih Rendah, Catatkan Kenaikan Mingguan Beruntun Ketiga
Saturday, 17 August 2019 01:26 WIB

Emas berjangka jatuh pada hari Jumat, tetapi membukukan keuntungan untuk minggu ini - ketiga berturut-turut. "Pergerakan untuk emas telah melibatkan...

Emas turun dari level tertinggi lebih dari 6 tahun
Friday, 16 August 2019 20:04 WIB

Emas turun dari serangkaian kenaikanya ke tertinggi lebih dari enam tahun pada Jumat ini, tetapi tetap di jalur untuk kenaikan mingguan. Emas untuk...

Emas Berjangka Menuju Kenaikan Terpanjang Sejak 2016
Friday, 16 August 2019 15:16 WIB

Emas berjangka bersiap untuk kenaikan mingguan keenam, kenaikan terbaik dalam lebih dari tiga tahun, seiring meningkatnya ketidakpastian perdagangan...

Saham Hong Kong sedikit turun pada pembukaan perdagangan
Friday, 16 August 2019 08:57 WIB

Saham Hong Kong jatuh di pembukaan pada hari Jumat, karena kekhawatiran perang perdagangan AS-Cina terus membebani pikiran investor dan menimbulkan...

Bret Demonstrasi, Enterprise Safe Haven PMI France FOMC Sekolah, US Jobless Claims Upah Minimum, TOOLS G-7 ECB Kesepatan, indeks FTSEurofirst 300 Commodiy SahamHongkong