Sunday, 22 July 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas menetap lebih tinggi, naik untuk minggu kedua berturut-turut
Saturday, 14 April 2018 01:07 WIB | PRECIOUS METALS |GOLDEMAS

Harga emas menetap lebih tinggi pada hari Jumat, karena ketegangan AS dengan Rusia dan China mengangkat daya tarik investasi logam tersebut, naik untuk minggu kedua berturut-turut.

Emas untuk pengiriman bulan Juni naik $ 6, atau 0,5%, untuk menetap di level $ 1,347.90 per ons “ menguat sebesar 0,8% untuk minggu ini. Ini menetap di sekitar 2 1/2-bulan tertinggi pada hari Rabu. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS
Harga Emas Berakhir Lebih Tinggi, Tetapi Turun Pada Pekan Kedua Beruntun...
Saturday, 21 July 2018 01:10 WIB

Harga emas berakhir dengan kenaikan pada hari Jumat karena komentar Presiden Donald Trump, menunjukkan ketidaksenangannya dengan kenaikan suku bunga Federal Reserve, mendorong penurunan indeks acuan d...

Emas Naik Tipis Pasca Pernyataan Trump yang Menekan Dolar...
Friday, 20 July 2018 20:07 WIB

Harga emas raih kenaikan tipis pada hari Jumat, hampir tidak memangkas kerugian mingguannya karena logam tetap tertekan di wilayah koreksi yang masuk di sesi sebelumnya. Emas diperdagangkan mendekati...

Emas Menuju Penurunan Mingguan dengan Prospek Suku Bunga Jadi Fokus...
Friday, 20 July 2018 09:02 WIB

Emas turun untuk di perdagangkan di dekat level terendah dalam setahun seiring investor menimbang komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang prospek suku bunga, serta intervensi Presiden Don...

Harga Emas Pangkas Penurunan, Tetapi Masih Berakhir Pada Level 1 Tahun Terendah...
Friday, 20 July 2018 00:55 WIB

Emas berjangka menyerahkan sebagian besar penurunannya pada Kamis ini, tetapi masih berakhir pada level terendahnya dalam sekitar satu tahun terakhir. Presiden Donald Trump menyuarakan ketidaksepakat...

Emas menuju penutupan terendah dalam lebih dari setahun terakhir ...
Thursday, 19 July 2018 19:53 WIB

Harga emas pada Kamis pagi melanjutkan penurunan yang telah mendorongnya menuju penutupan terendah dalam lebih dari setahun dikarenakan kenaikan suku bunga acuan untuk utang pemerintah AS serta berlan...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong lebih tinggi di penutupan (Review)

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Jumat, diikuti saham China untuk pertama kalinya pekan ini karena mata uang yuan yang lemah menentang serangan Presiden AS Trump pada dolar yang kuat. Indeks Hang Seng naik 0,76%, atau 213,62 poin, menjadi...

Pompeo: AS Tak Izinkan Rusia Interogasi Mantan Dubes AS

Amerika tidak berniat mengizinkan Rusia menginterogasi Michael McFaul, mantan duta besar Amerika untuk Rusia, yang juga pengecam keras Presiden Rusia Vladimir Putin, kata Menteri Luar Negeri Mike Pompeo kepada VOA, Kamis (19/7). œItu tidak akan...

Dolar mengalami penurunan satu hari terbesar dalam 3 minggu setelah komentar Trump

Dolar AS terpukul pada Jumat ini setelah Presiden Donald Trump menuduh China dan Uni Eropa terhadap manipulasi mata uang dan suku bunga yang menurutnya telah merugikan AS. Indeks Dolar AS diperdagangkan 0,7% lebih rendah ke 94,478 setelah cuitan...

POPULAR NEWS
Harga Emas Pangkas Penurunan, Tetapi Masih Berakhir Pada Level 1 Tahun Terendah
Friday, 20 July 2018 00:55 WIB

Emas berjangka menyerahkan sebagian besar penurunannya pada Kamis ini, tetapi masih berakhir pada level terendahnya dalam sekitar satu tahun...

Emas Menuju Penurunan Mingguan dengan Prospek Suku Bunga Jadi Fokus
Friday, 20 July 2018 09:02 WIB

Emas turun untuk di perdagangkan di dekat level terendah dalam setahun seiring investor menimbang komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

Harga Emas Berada Di Level Setahun Terendahnya
Thursday, 19 July 2018 17:19 WIB

Emas diperdagangkan pada level terendah dalam setahun setelah pernyataan Ketua Federal Reserve  Jerome Powell mengenai pekerjaan serta inflasi...

Emas Naik Tipis Pasca Pernyataan Trump yang Menekan Dolar
Friday, 20 July 2018 20:07 WIB

Harga emas raih kenaikan tipis pada hari Jumat, hampir tidak memangkas kerugian mingguannya karena logam tetap tertekan di wilayah koreksi yang...