Saturday, 22 September 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Emas Kehilangan Sinarnya seiring Harga Turun ke 'Sweet Spot' $ 1200
Monday, 3 September 2018 20:38 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Emas kehilangan sinarnya untuk investor seiring harga telah jatuh ke posisi terendah 20-bulan menyusul depresiasi mata uang pasar berkembang.

Harga turun 3% dalam beberapa pekan terakhir - membuat harga bergerak ke level $ 1.200 per ounce.

Angka itu adalah ˜sweet spot™ bagi produsen emas seiring margin keuntungan terkikis oleh biaya produksi.

Industri menganggap penurunan ke bawah $ 1.200 per ons sebagai pemicu yang memperlambat produksi sehingga memukul keuntungan.

Harga jatuh seiring menguatnya dolar AS terhadap mata uang negara-negara berkembang yang lebih lemah.

Masalah di pasar berkembang

Masalahnya adalah penurunan yuan Cina dan lira Turki.

Kebijakan moneter di luar Amerika juga membuat masalah menjadi lebih buruk.

Bank-bank sentral di Eropa dan Jepang telah menunda kenaikan suku bunga untuk menciptakan perbedaan antara suku bunga global dan yang ditetapkan oleh Federal Reserve AS dan Bank of England.

"Kekuatan dolar telah menjadi salah satu penggerak terpenting kinerja emas tahun ini seiring retorika perdagangan dan sanksi yang menantang sejauh ini menguntungkan Amerika Serikat," kata badan perdagangan World Gold Council.

Produsen dan pedagang emas berharap harga akan rebound, meskipun tanda-tanda bahwa $ 1200 per ounce tampaknya akan menjadi titik yang mencuat untuk saat ini.

WGC mengutip pasar jual dan ketidakpastian ekonomi global sebagai penggerak yang dapat mendorong harga naik.

Kabar baiknya adalah emas masih mengambang di atas posisi terendah pasar, meskipun harga telah tenggelam, dan penurunannya adalah penurunan beruntun terburuk sejak 2013, setelah kehilangan 10% dari nilainya sejak April.

Reli terlihat masih jauh

Pemikirannya adalah dolar AS yang kuat dan pidato proteksionis dari Presiden AS Donald Trump meningkatkan ekonomi Amerika yang mana hal tersebut akan menyakiti emas.

Investor melihat dolar sebagai prospek yang lebih baik untuk mempertahankan nilai daripada logam mulia.

Tetapi bagi emas untuk rally, dolar harus melemah dan itu tidak terlihat seperti terjadi dalam waktu dekat.

Bahkan, yuan bisa turun lebih banyak dan menambah lebih banyak kekuatan terhadap dolar jika ancaman perang perdagangan terus berlanjut dan Trump mengenakan miliaran dolar tarif terhadap impor Cina.

Harga spot terbaru menempatkan emas tepat di atas ambang $ 1200 di level $ 1202 dengan pasar menahan nafas untuk perdagangan di minggu yang baru. (Sdm)

Sumber: iexpats

RELATED NEWS
Semua Tanda Menunjuk Ke Atas Untuk Emas - Expert...
Tuesday, 18 September 2018 04:47 WIB

Emas telah diperdagangkan dalam kisaran terkompresi sepanjang minggu tetapi logam kuning memiliki peluang lebih tinggi untuk menembus ke atas daripada bergerak ke bawah, kata Todd "Bubba" Horwitz dari...

Perjuangan Emas Berlanjut...
Thursday, 13 September 2018 04:15 WIB

Tidak ada animo untuk logam saat mereka bergejolak dalam konsolidasi di pola yang stagnan. Satu hari lagi di luar kalender, hari lainnya di mana logam-logam tidak melakukan apa-apa. Ini adalah pola ya...

Wall St. Masih Optimis Pada Emas; Main St. Berbalik Ke Bullish...
Monday, 27 August 2018 21:18 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas yang lebih tinggi minggu ini, survei mingguan emas Kitco News menunjukkan. Ini mencatatkan pembalikan tajam untuk Main Street, setelah 74% dari...

Main St. Bearish Pada Emas; Wall St. Bullish...
Monday, 20 August 2018 11:28 WIB

Main Street mungkin lebih bearish dari sebelumnya pada arah harga emas di minggu ini, sementara Wall Street cenderung bullish, survei mingguan untuk emas Kitco News menunjukkan. Selama bertahun-tahun...

Bloomberg Intelligence: Penurunan Emas Mungkin Telah Mendekati Akhir...
Tuesday, 14 August 2018 04:44 WIB

Musim panas ini merupakan musim yang mengerikan bagi emas. Dan hanya ketika hal-hal tidak bisa menjadi lebih buruk lagi untuk logam kuning, harga turun ke bawah $ 1.200 per ounce di awal perdagangan ...

LATEST NEWS
Bursa Hong Kong Mengakhiri Pekan ini Dengan Catatan Penguatan (Review)

Saham-saham Hong Kong membukukan kenaikan untuk hari keempat pada Jumat ini untuk mengakhiri pekan dengan kenaikan menyusul rekor penutupan di Wall Street, dengan investor yang berkonsentrasi pada ekonomi AS yang solid daripada perdagangan...

Dow sentuh level rekor kedua beruntun sepanjang waktu

Dow Jones Industrial Average mencatatkan rekor kedua berturut-turut untuk penutupan, tetapi penurunan dalam saham konsumen-discretionary dan teknologi membebani pasar yang lebih luas. Dow ditutup naik 0,2% ke level 26.719 (pada basis awal)....

AS Berlakukan Sanksi Terhadap Badan Militer China

China telah meminta Amerika Serikat agar mencabut sanksi-sanksi yang diberlakukan terhadap sebuah badan militer China karena membeli senjata Rusia. China menyatakan apabila sanksi-sanksi itu tidak dicabut, Amerika akan œmenanggung...

POPULAR NEWS
Emas berjangka catatkan penyelesaian tertinggi secara month-to-date
Friday, 21 September 2018 01:26 WIB

Emas bergerak lebih tinggi, membangun kenaikan untuk minggu ini menyusu penurunan indeks acuan dolar, yang telah merosot hampir 2% selama sebulan...

Emas Memperpanjang Kenaikan Di Atas $ 1.200; Palladium Gains
Thursday, 20 September 2018 01:16 WIB

Emas berjangka naik pada Rabu ini, meninggalkan kontrak di jalur untuk penyelesaian di atas $ 1.200 untuk sesi ketujuh berturut-turut. Emas...

Saham Hong Kong menguat tajam pada pembukaan
Friday, 21 September 2018 08:52 WIB

Saham Hong Kong menguat tajam pada Jumat ini, yang mengikuti rekor kinerja di Wall Street dan melanjutkan relinya hari ini pada harapan China dan AS...

Bursa Saham Hong Kong Mengalami Kenaikan Tipis Terbaru (Review)
Friday, 21 September 2018 04:45 WIB

Bursa saham Hong Kong naik tipis pada hari Kamis di tengah harapan bahwa China dan Amerika Serikat pada akhirnya akan mencapai kesepakatan untuk...