Wednesday, 23 May 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Saxo Bank: Harga Emas Perlu Bertahan di $ 1.280 Karena Dolar AS Bergerak Lebih Tinggi
Wednesday, 2 May 2018 15:28 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Pasar emas, yang diperdagangkan pada level terendah empat bulan sepenuhnya bergantung pada dolar AS, yang memperlihatkan lonjakan momentum, terdorong ke tertinggi empat bulan, menurut salah satu analis komoditas.

Ole Hansen, kepala strategi komoditas di bank Saxo mengatakan dalam laporannya pada hari Senin bahwa dua level dukungan yang dia amati sangat dekat adalah $ 1,300 per ons dan kemudian $ 1.280 per ons.

"Beberapa kegagalan sejak 2016 dalam menembus di atas area antara $ 1,365 dan $ 1,375 per ons telah membuat pasar [emas] gugup dengan fokus sekali lagi untuk mencari dukungan," katanya. "Potensi keberhasilan kedua level ini dalam membatasi sisi negatifnya pada tahap ini sebagian besar berada di tangan dolar dan lintasan short term-nya."

Komentar Hansen muncul karena harga emas telah jatuh ke dalam jangkauan terluas dari target dukungan awal pertamanya. Emas berjangka Juni diperdagangkan di $ 1,307.10 per ons, turun 0,92% yang merupakan level terendah sejak akhir Desember. Tekanan jual dalam emas memburuk setelah harga turun di bawah pergerakan 200 hari, yang berada di $ 1,313.50 per ons. Sementara itu, Indeks Dolar AS saat ini diperdagangkan di 92,37 poin, level tertinggi sejak awal Januari. Momentum diambil karena indeks menembus di atas rata-rata pergerakan 200 hari, yang muncul di 92,01 poin.

Sayangnya untuk pasar emas, Hansen mengatakan bahwa dolar AS bisa terus terdorong lebih tinggi karena investor menutup short position terbesar mereka. Data perdagangan, dia menjelaskan menunjukkan posisi bearish spekulatif terhadap dolar AS mulai bergeser setelah mencapai tertinggi tujuh tahun.

"Kekuatan dolar saat ini, didorong oleh short-covering, meningkatnya imbal hasil obligasi dan perlambatan ekonomi di Eropa, telah mengguncang pasar yang sebelumnya memegang keyakinan umum bahwa greenback akan terus melemah," katanya.

Meskipun emas tampak tanpa arah, Hansen mengatakan bahwa ada tren positif jangka panjang untuk logam mulia, termasuk tren naik secara keseluruhan dalam sektor komoditas, tekanan inflasi yang lebih tinggi dan ketidakpastian geopolitik yang sedang berlangsung, bahkan jika ketegangan telah mereda baru-baru ini.

"Ancaman perang dagang antara AS dan China serta lebih penting lagi AS dan Iran tetap berada di tempat dan keduanya bisa dengan cepat membalikkan kurangnya fokus saat ini," katanya.

Hansen menambahkan bahwa sementara pasar berjangka telah menderita, masih ada permintaan yang sehat dari investor ritel karena kepemilikan fisik dari produk perdagangan yang didukung oleh emas telah meningkat ke level tertinggi sejak 2013, totalnya 2.341 ton. (frk)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Ketiga Penggerak Ini Akan Dukung Emas Dalam Jangka Pendek - ING...
Tuesday, 22 May 2018 05:01 WIB

Bahkan meski emas terus diperdagangkan di bawah level $ 1.300, "kasus mendasar untuk memegang" logam kuning tetap utuh, kata bank Belanda ING, mencatatkan tiga penggerak utama yang akan memberikan duk...

Wall St. dan Main St. Bullish untuk Harga Emas...
Monday, 14 May 2018 16:17 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya sangat bullish pada arah jangka pendek harga emas, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Para pedagang dan analis yang ambil bagian dalam jajak pendapat Wa...

Wall St. dan Main St. Melihat Pemulihan Harga Emas untuk Pekan Ini...
Monday, 7 May 2018 07:57 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat emas untuk melanjutkan pemulihan pekan ini, berdasarkan survei mingguan untuk emas Kitco News. Comex Juni emas pekan lalu turun hingga level $ 1,302.30 pe...

WGC: Permintaan Emas Mencatat Awal Tahun Terlemah Sejak 2008 - Reuters...
Thursday, 3 May 2018 13:34 WIB

Dalam laporan kuartalan terbaru, World Gold Council (WGC) mengatakan bahwa permintaan emas membukukan awal terlemah untuk tahun ini dalam satu dekade, lapor Reuters. Rincian utama: œPermintaan ema...

Wall St. dan Main St. Terbelah untuk Harga Emas...
Saturday, 28 April 2018 04:43 WIB

Sentimen di pasar emas bervariasi dengan Wall Street yang bearish dan Main Street yang bullish pada prospek jangka pendek untuk harga emas, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Para profesion...

LATEST NEWS
EIA Melaporkan Kenaikan Mingguan Hampir 6 Juta barel Dalam Stok Minyak Mentah AS

Administrasi Informasi Energi AS melaporkan pada Rabu ini bahwa persediaan minyak mentah naik 5,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 18 Mei. Analis yang disurvei oleh S & P Global Platts memperkirakan penurunan 1,7 juta barel, sementara...

investor Resah Atas Perang Dagang & Geopolitik, Saham-Saham AS Dibuka Turun

Saham-saham di AS dibuka lebih rendah pada hari Rabu, karena investor menjauh dari aset berisiko seperti ekuitas global dan komoditas di tengah berlanjutnya kekhawatiran atas masalah perang dagang dan geopolitik. Dow Jones Industrial Average...

Emas Sedikit Menguat Terkait Perhatian Perang Dagang Cina Meningkat

Emas berjangka sedikit menguat pada Rabu ini karena logam menarik sedikit tawaran bersama aset haven lainnya seiring perhatian pasar global kembali ke sentimen perdagangan Sino-AS dan kekhawatiran atas nasib negosiasi nuklir dengan Korea...

POPULAR NEWS
Emas pangkas penurunan setelah sentuh level terendah tahun ini
Tuesday, 22 May 2018 01:34 WIB

Emas berjangka ditutup turun tipis pada hari Senin, setelah sempat menyentuh level terendah harian mereka tahun ini, seiring dolar AS memangkas gain...

Ketiga Penggerak Ini Akan Dukung Emas Dalam Jangka Pendek - ING
Tuesday, 22 May 2018 05:01 WIB

Bahkan meski emas terus diperdagangkan di bawah level $ 1.300, "kasus mendasar untuk memegang" logam kuning tetap utuh, kata bank Belanda ING,...

Emas menetap lebih tinggi, sehari setelah sentuh level terburuk pada 2018
Wednesday, 23 May 2018 01:40 WIB

Emas berjangka berakhir dengan kenaikan pada hari Selasa seiring terglincirnya dolar dari level tertinggi beberapa bulan, namun logam mulia ini...

Saham Hong Kong & China Naik Setelah Perjanjian China-AS
Monday, 21 May 2018 15:32 WIB

Hong Kong dan saham-saham asia memulai pekan dengan gains pada Senin ini setelah Amerika Serikat dan China setuju untuk menyepakati tarif yang...