Tuesday, 13 November 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Investor Jangan Takut pada Yield Obligasi di tingkat 3%
Tuesday, 13 February 2018 05:10 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Pasar emas tidak perlu takut pada kenaikan yield obligasi, seiring ekspektasi inflasi membuat suku bunga riil tetap turun, menurut satu perusahaan investasi.

Dalam sebuah laporan, Senin, Maxwell Gold, direktur strategi investasi di ETF Securities mengatakan bahwa harga emas masih memiliki ruang untuk bergerak lebih tinggi bahkan meskipun yield pada catatan 10 tahun naik menjadi 3%. Komentar tersebut muncul menyusul meningkatnya yield obligasi 10 tahun ke posisi 2,86%, tingkat tertinggi dalam 4 tahun.

Meskipun yield meningkat, pasar emas memulai minggu ini dengan catatan positif, seiring harga memantul lebih jauh dari level terendah lima minggu terakhir. Emas berjangka April terakhir diperdagangkan di level $ 1,327 per ounce, naik 0,86% pada hari Senin.

Secara tradisional, yield obligasi yang lebih tinggi negatif untuk emas karena mereka menaikkan biaya kesempatan logam kuning tersebut.

"Penggerak sejati untuk emas adalah suku bunga riil, oleh karena itu meski yield AS saat ini mendekati tingkat 3%, investor emas tidak boleh panik," kata Gold. "Tekanan inflasi dan ekspektasi inflasi terus meningkat secara sepadan sehingga suku bunga riil tetap rendah dan jangkauannya terbatas."

Tidak hanya investor yang beralih ke emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi, namun Gold mengatakan bahwa daya tarik safe haven yellow metal juga tidak boleh diabaikan.

"Selain itu, kenaikan yield akan memicu volatilitas lebih lanjut di pasar ekuitas, emas dapat diuntungkan karena investor berduyun-duyun ke aset defensif dan aset lindung nilai risiko seperti logam kuning mengingat hubungan negatif historisnya dengan penarikan di pasar ekuitas yang terus-menerus," katanya.

Seiring dengan suku bunga riil yang rendah, ETF Securities mencatatkan bahwa dolar AS yang lebih lemah telah membantu mendorong harga emas di bulan pertama tahun ini. Perusahaan mencatat bahwa harga emas naik 3,32% pada Januari sementara dolar AS turun 3,25% bulan lalu.

Namun, kebangkitan dolar AS telah membuat kenaikan emas baru-baru ini terbatasi seiring level support yang diuji berada di atas tingkat psikologis kritis di level $ 1.300 per ounce. (Sdm)

Sumber: Kitco News      

RELATED NEWS
Harga Emas Mungkin Jatuh Lebih Jauh Seiring Berlanjutnya Pemulihan Dolar AS ...
Monday, 12 November 2018 16:36 WIB

Harga emas turun bahkan meski imbal hasil obligasi mengikuti pergerakan lebih rendah saham dan jalur kenaikan suku bunga acuan yang tersirat dalam berjangka Fed Funds mendatar pada hari Jumat. Dolar A...

Emas Menanti Pemilu...
Monday, 5 November 2018 22:29 WIB

Emas telah melambung dalam kisaran $ 20 sejak akhir Oktober. Mendiskontokan penurunan pada 31 Oktober, yang kami yakini adalah penjualan dana untuk meraih beberapa keuntungan bagi target client-statem...

Wall St dan Main St. Lihat Reli Emas Berlanjut...
Monday, 29 October 2018 11:30 WIB

Wall Street dan Main Street melihat emas mempertahankan momentum kenaikan minggu ini berdasarkan survei emas Kitco News. Delapan belas profesional pasar mengambil bagian dalam survei Wall Street. Dua...

MKS: Level Support Emas Di Sekitar $ 1.210- $ 1.220 Akan Batasi Penurunan...
Tuesday, 23 October 2018 06:15 WIB

Spot emas tetap di atas support grafik yang dimulai di sekitar $ 1.220 per ounce, kata MKS (Swiss) SA "Kekhawatiran perdagangan antara AS dan China tetap tinggi dan ketegangan AS-Saudi yang sedang ber...

Reli Emas Bergulir...
Tuesday, 16 October 2018 04:14 WIB

Pada hari Jumat kami mengajukan pertanyaan - bisakah rally emas berlanjut? Pasar telah berbicara dengan kata ya. Emas diperdagangkan di level setinggi $ 1,237 pagi ini. Tingkat kunci berikutnya untuk...

LATEST NEWS
Dolar AS melonjak seiring Euro, Sterling Menghadapi Tekanan Politik

Dolar tetap mendekati level tertinggi 16-bulan pada hari Senin, karena kekhawatiran atas Brexit dan isu-isu politik di Italia membebani pound dan euro. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama,...

Indeks Dow turun 450 poin, Saham Apple pimpin sektor teknologi lebih rendah

  Saham AS jatuh pada hari Senin karena penurunan saham Apple, dolar yang kuat dan kekhawatiran yang berkepanjangan mengenai perdagangan global mengimbangi berita positif terkait kesepakatan. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 452...

Saham Eropa ditutup melemah terkait aksi jual saham teknologi; harga minyak naik

Ekuitas Eropa ditutup lebih rendah pada hari Senin terkait aksi jual pada saham teknologi dan harga minyak yang lebih tinggi. Indeks Pan-Eropa Stoxx 600 berakhir sementara lebih rendah sebesar 1,00% dengan hampir setiap sektor di zona merah....

POPULAR NEWS
Harga Emas Berakhir di Terendahnya dalam Sebulan, Turun 2% Untuk Pekan ini
Saturday, 10 November 2018 02:17 WIB

Harga emas jatuh pada Jumat untuk menetap di titik terendahnya dalam sebulan, turun 2% untuk minggu ini. Kekuatan keseluruhan dalam dolar minggu...

Dow Mencatat Penurunan Tiga Digit Di Tengah Merosotnya Harga Minyak
Saturday, 10 November 2018 04:18 WIB

Saham AS berakhir lebih rendah pada hari Jumat untuk mengakhiri pekan yang solid pada catatan negatif, karena penurunan harga minyak dan melemahnya...

Saham Hong Kong mengakhiri pekan dengan penurunan tajam (Review)
Saturday, 10 November 2018 04:32 WIB

Saham Hong Kong dan Shanghai merosot pada Jumat ini, yang mengakhiri pekan dengan penurunan setelah Federal Reserve mengindikasikan akan melanjutkan...

Presiden China akan Melawat ke Filipina, Bahas Kesepakatan Ekonomi
Saturday, 10 November 2018 01:15 WIB

Kunjungan kenegaraan Presiden China Xi Jinping ke Filipina bulan ini menjanjikan adanya lebih banyak bantuan pembangunan dan kemajuan dalam proyek...