Monday, 22 January 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Tinggi dalam Minggu Liburan yang Tenang
Monday, 25 December 2017 19:11 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Dolar AS berjuang untuk menemukan momentum dan detik-detik terakhir pajak penjualan di pasar ekuitas yang memecahkan rekor dapat membantu memberikan dorongan ke atas untuk emas minggu ini dalam perdagangan yang mungkin akan menjadi periode perdagangan liburan yang tenang, menurut beberapa analis.

Menuju ke akhir pekan liburan Natal, emas berjangka telah naik ke level lebih dari dua minggu tertinggi. Emas berjangka emas terakhir diperdagangkan di level $ 1,278.20 per ounce, naik 1,6% sejak dua pekan lalu. Ini merupakan penutupan mingguan positif kedua logam kuning tersebut.

Reli emas juga membantu mendorong harga perak naik, dengan logam ini juga diperdagangkan pada level tertinggi dua minggu. Perak berjangka terakhir diperdagangkan di level $ 16,44 per ounce, naik lebih dari 2% sejak dua pekan lalu.

Melihat ke minggu ini, banyak analis yang bullish pada emas karena dolar AS mungkin akan terus berjuang sampai tahun baru. Indeks dolar AS turun hampir 10% tahun ini, berada dalam tahun terburuk yang pernah dialami mata uang ini dalam lebih dari satu dekade.

"Dolar AS tidak terlihat mendapatkan banyak reli pada pemungutan suara RUU pajak AS dan saya tidak menganggapnya sebagai pertanda baik di 2018," kata Bill Baruch, presiden Blue Line Futures. "Saya pikir kita akan melihat dolar melemah sampai tahun baru dan itu akan bagus untuk emas."

Meski Baruch bullish pada emas dalam waktu dekat, ia menambahkan bahwa ia tidak tahu apakah baik untuk melakukan pembelian besar pada level ini. Dia mengatakan waktu yang  baik untuk membeli emas yakni minggu setelah keputusan kebijakan moneter Federal Reserve.

"Kami agak mengharapkan penurunan dua minggu lalu ini sebagai titik masuk yang bagus, tapi itu tidak terjadi. Saya pikir emas masih berada pada tingkat yang baik seiring saya yakin harga akan lebih tinggi dalam tiga minggu ke depan tetapi saya tidak akan memburu pasar ini, "katanya.

Colin Cieszynski, kepala strategi pasar di The Fundamental Technician, mengatakan bahwa dia setuju bahwa investor tidak dianjurkan mencoba memburu pasar, karena secara teknis harga akan berada di tengah rentang perdagangan baru.

"Saya pikir Anda bisa membeli emas pada level saat ini, tetapi saya pasti tidak ingin memburu pasar ini," katanya.

Tidak hanya diuntungkan dari dolar AS yang sedang berjuang, Cieszynski menambahkan bahwa tekanan pada emas terlihat berkurang menyusul keruntuhan Bitcoin, yang saat ini turun lebih dari 20% pada hari Jumat. Dia menambahkan bahwa penurunan lebih lanjut dalam cryptocurrency bisa membantu harga emas untuk terdorong lebih tinggi minggu depan.

"Emas berada di kisaran antara $ 1.240 dan $ 1.300, dan saya pikir harga bisa naik lebih tinggi karena kita melihat akumulasi yang kuat," katanya.

David Madden, analis pasar di CMC Markets, mengatakan bahwa meski dia tidak mengharapkan untuk melihat pergerakan signifikan di emas minggu ini, dia melihat harga emas bergerak sedikit lebih tinggi karena ekuitas bisa bergerak turun seiring investor mengambil keuntungan menjelang tahun baru.

Investor memiliki waktu sampai 29 Desember untuk membungkus seluruh kenaikan perdagangan yang diraih tahun ini menjadi profit. Kenaikan ini akan dikenai pajak capital gain di tahun baru. Bersamaan dengan profit-taking, investor juga telah menutup posisi kerugian mereka, yang disebut tax-loss selling, seiring mereka dapat menggunakan kerugian ini untuk mengimbangi keuntungan yang kuat, menurut profesional pajak.

"Saya pikir pergerakan ekuitas yang lebih lemah minggu ini akan menjadi positif untuk harga emas seiring pasar berada dalam tren kenaikan positif sejak pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve pekan lalu," katanya. œPembelian menyusul pertemuan Fed telah menjadi strategi yang baik beberapa tahun terakhir dan saya pikir kita bisa melihat tren itu berlanjut. Saya pikir kita bisa melihat emas mencoba bergerak ke level $ 1.300 per ounce di awal Januari. "

Madden menambahkan bahwa pasar tidak mengharapkan kenaikan suku bunga Fed pertama di 2018 sampai Maret, yang berarti emas memiliki ruang untuk bergerak lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan. Dia menambahkan masih ada banyak ketidakpastian seputar kebijakan moneter tahun depan karena masih ada beberapa kursi kosong yang perlu diisi di bank sentral.

"Sulit untuk mengetahui apa yang diharapkan dari The Fed di saat kita tidak tahu siapa anggota baru mereka," katanya.

Fed fund berjangka CME 30 hari memperkirakan lebih dari 50% kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Maret.

Bagi Madden, level kunci untuk dilihat pada emas adalah rata-rata pergerakan 200 hari di level $ 1,277.70 per ounce. Dia menambahkan bahwa jika level itu ditembus maka investor bisa berharap bisa emas melakukan pergerakan ke level $ 1.300 per ounce.

Lukman Otunuga, analis riset di FXTM, mengatakan bahwa dia melihat emas bergerak ke level $ 1.280 per ounce sebagai level kunci untuk terlihat dalam waktu dekat.

Analis juga melihat $ 1.290 per ounce seiring mereka mengatakan ini adalah level retracement utama dari level terendah Juli sampai tertinggi di bulan September.

Satu-satunya data ekonomi penting yang akan dirilis minggu ini adalah laporan kepercayaan konsumen bulan Desember dari Dewan Konferensi AS. (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Emas Bisa Menguji ''Target Tertinggi para Bulls'' Pekan Ini - MKS...
Tuesday, 16 January 2018 05:25 WIB

Seiring harga emas terus membuat jalan ke level yang lebih tinggi minggu ini, logam kuning ini bisa menguji "target tertinggi para bulls," yang saat ini ditetapkan di level $ 1,357 “ level tinggi bu...

Emas Bersiap Membuat Pergerakan Besar ...
Monday, 8 January 2018 21:49 WIB

Emas telah menjalani reli besar hampir $ 90 selama 19 hari perdagangan terakhir. Apa yang tampak seperti breakdown (penembusan ke level tertentu “pen) berubah menjadi kesempatan membeli yang hebat. ...

Gero dari RBC Melihat Emas Sentuh Level $ 1.400 Pada Akhir 2018...
Tuesday, 2 January 2018 11:39 WIB

Emas akan mendapatkan kenaikan yang stabil pada tahun 2018 seiring inflasi yang meningkat dan persaingan dari pasar ekuitas melambat, menurut George Gero, managing director di RBC Wealth Management. ...

BMO lihat harga emas rata-rata di level $ 1.280 / ons pada tahun 2018...
Wednesday, 20 December 2017 05:00 WIB

Harga emas akan berada di level rata-rata $ 1.280 per ounce pada tahun 2018, dengan minat beli, seiring inflasi yang masih dibawah target dan kebijakan moneter yang longgar di seluruh dunia, diimbangi...

TD Securities: Jika Fed Sinyalkan Inflasi yang Lemah, Emas Bisa Bergerak Kembali ke $ 1.300...
Tuesday, 12 December 2017 18:10 WIB

Setelah sesi perdagangan yang mengecewakan, satu bank melihat emas bisa mengakhiri pekan ini dengan catatan positif, dengan harga mungkin bergerak naik ke level $ 1.300 per ounce jika Federal Reserve ...

LATEST NEWS
Indeks Hang Seng Hong Kong Berakhir di Rekor Terbaru, Naik 6 Minggu Beruntun (Review)

Indeks Hang Seng Hong Kong berakhir pada level tertingginya terbaru, naik untuk pekan keenam berturut-turut, dipimpin oleh saham properti, karena uang dari China daratan masuk ke kota. HSCE, sebuah perusahaan yang melacak indeks, mencatat kenaikan...

Apple akan Bangun Kampus ke-2, Pekerjakan 20.000 Orang

Apple berencana membangun kampus perusahaan kedua dan mempekerjakan 20.000 orang dalam lima tahun, sebagai bagian dari komitmen senilai 350 juta dolar, terhadap perekonomian Amerika Serikat. Komitmen yang diumumkan Rabu adalah dampak dari...

Dolar AS bukukan penurunan mingguan kelima beruntun

Dolar AS memangkas penurunan sebelumnya pada hari Jumat, namun mencatatkan penurunan mingguan kelima, menyusul kekhawatiran investor mengenai kemungkinan penghentian sementara pemerintahan. ICE U.S. Dollar Index yang mengukur dolar terhadap...

POPULAR NEWS
Emas rasakan penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari sebulan
Friday, 19 January 2018 03:57 WIB

Harga emas turun lebih rendah pada hari Kamis, menderita penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari sebulan. Para pedagang khawatir menyusul...

Reli Minyak Terhenti Terkait Tekanan Teknis Seiring Kenaikan Produksi AS
Friday, 19 January 2018 12:30 WIB

Minyak berjangka jatuh sebanyak 1,7 persen di New York dan bersiap untuk penurunan mingguan pertama sejak pertengahan Desember pasca adanya tekanan...

Emas Menuju Penurunan Mingguan Seiring Naiknya Imbal Hasil Obligasi
Friday, 19 January 2018 09:31 WIB

Emas menuju penurunan mingguan pertama sejak awal Desember karena kenaikan imbal hasil obligasi acuan, melawan kekhawatiran kemungkinan government...

Emas Naik 0,2% Tapi Tetap Menuju Penurunan Mingguan Pertama Sejak Desember
Friday, 19 January 2018 12:40 WIB

Emas menuju penurunan mingguan pertama sejak awal Desember karena kenaikan imbal hasil obligasi acuan, melawan kekhawatiran kemungkinan government...