Saturday, 21 July 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

BMO lihat harga emas rata-rata di level $ 1.280 / ons pada tahun 2018
Wednesday, 20 December 2017 05:00 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Harga emas akan berada di level rata-rata $ 1.280 per ounce pada tahun 2018, dengan minat beli, seiring inflasi yang masih dibawah target dan kebijakan moneter yang longgar di seluruh dunia, diimbangi oleh dolar AS yang kuat, kata BMO Capital Markets dalam sebuah laporan Senin malam.

"Siklus kenaikan suku bunga yang lambat dan stabil yang diusulkan oleh Federal Reserve dan permintaan investor yang lemah diperkirakan akan menjaga harga tetap terkoreksi dan membatasi potensi kenaikan yang signifikan," kata bank tersebut.

Analis menggambarkan logam tersebut bergerak "sangat stabil" selama dua tahun terakhir, dibandingkan dengan kompleks komoditas yang lebih luas, dengan mengatakan bahwa harga emas berada dalam range-bound (tidak bergerak ke luar jangkauan tertentu -red) selama normalisasi kebijakan moneter dan seiring berkurangnya risiko geopolitik berarti lebih sedikit minat terhadap safe haven. Hal ini diimbangi dengan tekanan inflasi, yang berarti beberapa pelaku pasar ingin meningkatkan alokasi mereka ke emas sebagai lindung nilai.

"Kami melihat kenaikan yang berasal dari kebijakan moneter yang masih longgar dan kekhawatiran baru akan inflasi, namun melihat potensi tekanan dari kenaikan dolar AS," kata BMO.

Data makroekonomi menunjukkan ekonomi AS yang kuat, dengan pasar tenaga kerja mendekati tingkat pekerjaan penuh, kata BMO. Inflasi AS diperkirakan akan perlahan bergerak menuju target jangka panjang 2%, lanjut BMO. Pasar mengantisipasi setidaknya dua kenaikan suku bunga Federal Reserve lagi di tahun 2018 setelah kenaikan 25 basis poin pada bulan Desember.

"Dengan prospek ini, yang sudah diperhitungkan untuk level harga saat ini, kami tidak mengharapkan penyimpangan signifikan dari prospek range-bound dalam waktu dekat kecuali Fed AS secara drastis beralih dari kerangka kebijakan saat ini," kata BMO.

Pedagang akan mengamati dengan saksama sinyal kebijakan moneter dari Pimpinan baru Fed Jerome Powell, meskipun dia diharapkan untuk mempertahankan jalur yang ditetapkan oleh pimpinan saat ini Janet Yellen, kata BMO.

Sementara itu, emas akan mendapat dorongan ke atas dari "alokasi berlebihan" investor di pasar negara-negara berkembang yang kekurangan pilihan lain, kata BMO.

Prospek emas di level $ 1.280 per ons pada tahun 2018 dari bank ini adalah revisi ke bawah sebesar 1,5% dari perkiraan sebelumnya. Analis kemudian melihat emas berada di level $1.250 per ons pada 2019. (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Wall St. Lihat Penurunan Lebih Harga Emas; Main St. Condong Bullish...
Monday, 16 July 2018 11:34 WIB

Wall Street melihat penurunan harga emas baru-baru ini akan berlanjut, sementara blok terbesar pemilih Main Street cenderung melihat pergerakan bullish, menurut survei mingguan Kitco News. Sembilan b...

INTL FCStone Lihat Harga Emas Bergerak Lebih Baik di Bulan Juli...
Tuesday, 10 July 2018 05:11 WIB

INTL FCStone melihat harga emas untuk berkinerja lebih baik di bulan Juli daripada yang mereka lakukan selama bulan "sengsara" untuk logam pada bulan Juni. Analis menyatakan keterkejutannya menyusul a...

BAML Masih Melihat Emas Tembus $ 1.400 pada Akhir Tahun Meski Dolar AS yang Lebih Kuat...
Tuesday, 3 July 2018 04:10 WIB

Bank terbesar kedua di Amerika melihat potensi kenaikan lebih lanjut dalam dolar AS, tetapi juga tidak mengubah perkiraan untuk emas atau perak. Dalam laporannya hari Senin, analis Bank of America Me...

Wall St. Bullish Sedangkan Main St. Variatif Untuk Harga Emas...
Monday, 25 June 2018 18:47 WIB

Wall Street tetap bullish sedangkan Main Street bervariasi pada arah harga emas minggu ini, berdasarkan survei mingguan Kitco News. Emas jatuh ke level terendah dalam enam bulan pekan lalu sebagian b...

Wall St. dan Main St. Lihat Harga Emas Lebih Tinggi...
Monday, 18 June 2018 17:03 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei mingguan Kitco News. Logam ini berada dalam rentang perdagangan terbatas untuk sebagian besar pekan l...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong lebih tinggi di penutupan (Review)

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Jumat, diikuti saham China untuk pertama kalinya pekan ini karena mata uang yuan yang lemah menentang serangan Presiden AS Trump pada dolar yang kuat. Indeks Hang Seng naik 0,76%, atau 213,62 poin, menjadi...

Pompeo: AS Tak Izinkan Rusia Interogasi Mantan Dubes AS

Amerika tidak berniat mengizinkan Rusia menginterogasi Michael McFaul, mantan duta besar Amerika untuk Rusia, yang juga pengecam keras Presiden Rusia Vladimir Putin, kata Menteri Luar Negeri Mike Pompeo kepada VOA, Kamis (19/7). œItu tidak akan...

Dolar mengalami penurunan satu hari terbesar dalam 3 minggu setelah komentar Trump

Dolar AS terpukul pada Jumat ini setelah Presiden Donald Trump menuduh China dan Uni Eropa terhadap manipulasi mata uang dan suku bunga yang menurutnya telah merugikan AS. Indeks Dolar AS diperdagangkan 0,7% lebih rendah ke 94,478 setelah cuitan...

POPULAR NEWS
Emas berakhir sedikit lebih tinggi, menghindari zona negatif
Thursday, 19 July 2018 03:20 WIB

Harga emas berakhir sedikit lebih tinggi pada Rabu ini, mengakhiri penurunan tiga sesi beruntun seiring indeks acuan dolar yang bergeser ke level...

Harga Emas Pangkas Penurunan, Tetapi Masih Berakhir Pada Level 1 Tahun Terendah
Friday, 20 July 2018 00:55 WIB

Emas berjangka menyerahkan sebagian besar penurunannya pada Kamis ini, tetapi masih berakhir pada level terendahnya dalam sekitar satu tahun...

Harga Emas Berada Di Level Setahun Terendahnya
Thursday, 19 July 2018 17:19 WIB

Emas diperdagangkan pada level terendah dalam setahun setelah pernyataan Ketua Federal Reserve  Jerome Powell mengenai pekerjaan serta inflasi...

Emas Menuju Penurunan Mingguan dengan Prospek Suku Bunga Jadi Fokus
Friday, 20 July 2018 09:02 WIB

Emas turun untuk di perdagangkan di dekat level terendah dalam setahun seiring investor menimbang komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell...