Friday, 23 February 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Emas Keluar dari 'Kutukan Desember' Namun Perak Tidak Demikian - Analis
Tuesday, 5 December 2017 19:58 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Emas tidak mungkin mengakhiri tahun ini di level terendah tahunan, meski tidak akan mampu melepaskan diri dari kutukan Desember seluruhnya, menurut seorang analis komoditas.

Sejak 2013, emas telah mengukir pola akhir tahun yang cukup dikenal dengan harga jatuh ke atau mendekati posisi terendah tahunan di bulan Desember. Dan selama bulan terakhir tahun 2015, emas menyentuh posisi terendah multi tahun, yang kini telah menjadi dasar di pasar bull baru bagi banyak analis.

Andrew Hecht, pencipta Laporan Komoditas Hecht, mengatakan bahwa sentimen negatif tumbuh di pasar emas seiring turunnya harga di dekat kisaran yang sempit dari garis bawah. Namun, dia menambahkan bahwa pasar berada dalam bentuk yang sangat berbeda dibandingkan dengan dua tahun terakhir.

"Ada kemungkinan bahwa dikarenakan dolar AS berada lebih dekat dengan posisi terendah daripada dengan posisi tertinggi tahun ini, logam mulia tidak akan mengulangi pergerakan harga mereka dua tahun sebelumnya," kata Hecht dalam sebuah komentar baru-baru ini. "Emas akan memasuki bulan terakhir 2017 dengan nada kuat dan bullish dibandingkan dengan pergerakan harga pada akhir 2015 dan 2016. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani logam kuning sementara gabungan dari pergerakan harga dalam dolar dan lanskap geopolitik memberikan dukungan untuk harga logam mulia yang menindkat dengan baik pada masa ketakutan dan ketidakpastian. "

Meskipun mengalami kesulitan dalam rentang perdagangan tersempit dalam lebih dari satu dekade, emas telah menunjukkan beberapa ketahanan, dengan harga tetap naik 10% sejak awal tahun. Emas berjangka Februari diperdagangkan terakhir di $ 1,248.30 per ounce, turun 0,31% hari Senin.

Meskipun emas mengakhiri tahun ini dengan potensi bullish, Hecht juga memperingatkan bahwa emas  menghadapi tekanan seiring pasar perak bergerak lebih rendah.

Di 2017, perak bergerak dengan penuh perjuangan dan saat ini bergerak datar untuk tahun ini. Perak berjangka terakhir diperdagangkan di level $ 16,37 per ounce, turun 0,14% hari Senin.

"Banyak pelaku pasar yang telah ˜melempar handuk™ untuk perak dan logam ini tidak menarik permintaan spekulatif untuk lingkungan saat ini. Penurunan dalam perak bisa terus membebani harga emas, "katanya. (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Reli Emas Tertahan, Pemberhentian Selanjutnya adalah Level $1300...
Tuesday, 20 February 2018 05:26 WIB

Pasar ekuitas tutup hari ini; Namun, pasar berjangka tetap dibuka. Ekuitas berjangka bergerak lebih tinggi, yang mana akan membuat indeks berjangka menghijau untuk hari ketujuh berturut-turut. Baru ti...

Investor Jangan Takut pada Yield Obligasi di tingkat 3%...
Tuesday, 13 February 2018 05:10 WIB

Pasar emas tidak perlu takut pada kenaikan yield obligasi, seiring ekspektasi inflasi membuat suku bunga riil tetap turun, menurut satu perusahaan investasi. Dalam sebuah laporan, Senin, Maxwell Gold...

BNP Paribas: Emas Akan Pertahankan Gain sampai Paruh Pertama 2018 ...
Monday, 5 February 2018 14:58 WIB

Emas akan mempertahankan kenaikan Januari-nya sampai paruh pertama 2018, menurut BNP Paribas, namun akan menghadapi tekanan ke bawah pada paruh kedua tahun ini seiring Federal Reserve mulai melanjutka...

Pasar Emas Mungkin Jalani Awal yang Tenang MInggu ini Jelang FOMC Dan Data Pekerjaan...
Monday, 29 January 2018 11:47 WIB

Meskipun harga emas berada menjauh level tertinggi 1,5 tahun yang terlihat di tengah pekan lalu, pasar masih berpegang pada kenaikan tersebut dan banyak analis mengatakan bahwa mereka masih melihat po...

Emas Bisa Menguji ''Target Tertinggi para Bulls'' Pekan Ini - MKS...
Tuesday, 16 January 2018 05:25 WIB

Seiring harga emas terus membuat jalan ke level yang lebih tinggi minggu ini, logam kuning ini bisa menguji "target tertinggi para bulls," yang saat ini ditetapkan di level $ 1,357 “ level tinggi bu...

LATEST NEWS
EUR/GBP Bertahan Di Dekat Terendah Kemarin Karena Brexit dan ECB Membebani

EUR/GBP masih diperdagangkan di dekat level terendah Kamis di 0,8822 setelah merosot di perdagangan Tokyo dan kepercayaan Sterling melemah menuju sesi Eropa. Euro dan Sterling saling mengejar ke bawah saat pembelian Dolar kembali ke pasar untuk...

Saham Tokyo Catat Gain moderat

Saham Tokyo ditutup naik moderat pada hari Jumat ini, dengan sentimen investor didukung oleh rebound di Wall Street karena pasar kembali stabil. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,72% atau 156,34 poin menjadi ditutup pada level 21,892.78. Selama...

Ekuitas Asia Menguat Karena Saham Jepang Hentikan Penurunannya

Ekuitas Asia menguat saat saham Jepang menghentikan penurunan tiga hari beruntunnya dan saham Korea Selatan memimpin kenaikan tajam dalam sebulan setelah imbal hasil Treasury AS selama 10 tahun turun. Saham di Hong Kong rebound dari penurunan...

POPULAR NEWS
Emas Catatkan Penurunan Harian Terburuk Dalam Sekitar 1 1/2 Tahun
Wednesday, 21 February 2018 04:24 WIB

Harga emas turun tajam pada Selasa, membukukan penurunan harian paling tajam dalam satu tahun terakhir, dengan latar belakang kenaikan emas dan...

Harga emas menguat menyusul rilis laporan FOMC
Thursday, 22 February 2018 02:39 WIB

Harga emas naik dalam perdagangan elektronik hari Rabu setelah Federal Reserve merilis laporan dari pertemuan bulan Januari yang mengindikasikan...

Emas Mencatatkan Kenaikan Karena Melemahnya Dolar
Friday, 23 February 2018 04:13 WIB

Emas berjangka ditutup sedikit lebih tinggi pada hari Kamis karena melemahnya dolar AS dan sedikit penurunan dalam imbal hasil obligasi membantu...

Emas Tertekan Seiring Kenaikan Dolar & Imbal Hasil Jelang Risalah The Fed
Tuesday, 20 February 2018 16:57 WIB

Emas turun ke level terendahnya dalam hampir satu minggu terakhirkarena dolar rebound dari level terendahnya tiga tahun, dan imbal hasil Treasury...