Monday, 24 September 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Emas Keluar dari 'Kutukan Desember' Namun Perak Tidak Demikian - Analis
Tuesday, 5 December 2017 19:58 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Emas tidak mungkin mengakhiri tahun ini di level terendah tahunan, meski tidak akan mampu melepaskan diri dari kutukan Desember seluruhnya, menurut seorang analis komoditas.

Sejak 2013, emas telah mengukir pola akhir tahun yang cukup dikenal dengan harga jatuh ke atau mendekati posisi terendah tahunan di bulan Desember. Dan selama bulan terakhir tahun 2015, emas menyentuh posisi terendah multi tahun, yang kini telah menjadi dasar di pasar bull baru bagi banyak analis.

Andrew Hecht, pencipta Laporan Komoditas Hecht, mengatakan bahwa sentimen negatif tumbuh di pasar emas seiring turunnya harga di dekat kisaran yang sempit dari garis bawah. Namun, dia menambahkan bahwa pasar berada dalam bentuk yang sangat berbeda dibandingkan dengan dua tahun terakhir.

"Ada kemungkinan bahwa dikarenakan dolar AS berada lebih dekat dengan posisi terendah daripada dengan posisi tertinggi tahun ini, logam mulia tidak akan mengulangi pergerakan harga mereka dua tahun sebelumnya," kata Hecht dalam sebuah komentar baru-baru ini. "Emas akan memasuki bulan terakhir 2017 dengan nada kuat dan bullish dibandingkan dengan pergerakan harga pada akhir 2015 dan 2016. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani logam kuning sementara gabungan dari pergerakan harga dalam dolar dan lanskap geopolitik memberikan dukungan untuk harga logam mulia yang menindkat dengan baik pada masa ketakutan dan ketidakpastian. "

Meskipun mengalami kesulitan dalam rentang perdagangan tersempit dalam lebih dari satu dekade, emas telah menunjukkan beberapa ketahanan, dengan harga tetap naik 10% sejak awal tahun. Emas berjangka Februari diperdagangkan terakhir di $ 1,248.30 per ounce, turun 0,31% hari Senin.

Meskipun emas mengakhiri tahun ini dengan potensi bullish, Hecht juga memperingatkan bahwa emas  menghadapi tekanan seiring pasar perak bergerak lebih rendah.

Di 2017, perak bergerak dengan penuh perjuangan dan saat ini bergerak datar untuk tahun ini. Perak berjangka terakhir diperdagangkan di level $ 16,37 per ounce, turun 0,14% hari Senin.

"Banyak pelaku pasar yang telah ˜melempar handuk™ untuk perak dan logam ini tidak menarik permintaan spekulatif untuk lingkungan saat ini. Penurunan dalam perak bisa terus membebani harga emas, "katanya. (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Emas Diperkirakan Akan Mendapat Beberapa Kilauan Setelah FOMC...
Monday, 24 September 2018 11:35 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Rapat Komite Pasar Terbuka Federal AS diperkirakan akan menaikkan sebesar s...

Semua Tanda Menunjuk Ke Atas Untuk Emas - Expert...
Tuesday, 18 September 2018 04:47 WIB

Emas telah diperdagangkan dalam kisaran terkompresi sepanjang minggu tetapi logam kuning memiliki peluang lebih tinggi untuk menembus ke atas daripada bergerak ke bawah, kata Todd "Bubba" Horwitz dari...

Perjuangan Emas Berlanjut...
Thursday, 13 September 2018 04:15 WIB

Tidak ada animo untuk logam saat mereka bergejolak dalam konsolidasi di pola yang stagnan. Satu hari lagi di luar kalender, hari lainnya di mana logam-logam tidak melakukan apa-apa. Ini adalah pola ya...

Emas Kehilangan Sinarnya seiring Harga Turun ke 'Sweet Spot' $ 1200 ...
Monday, 3 September 2018 20:38 WIB

Emas kehilangan sinarnya untuk investor seiring harga telah jatuh ke posisi terendah 20-bulan menyusul depresiasi mata uang pasar berkembang. Harga turun 3% dalam beberapa pekan terakhir - membuat ha...

Wall St. Masih Optimis Pada Emas; Main St. Berbalik Ke Bullish...
Monday, 27 August 2018 21:18 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas yang lebih tinggi minggu ini, survei mingguan emas Kitco News menunjukkan. Ini mencatatkan pembalikan tajam untuk Main Street, setelah 74% dari...

LATEST NEWS
Indeks berjangka AS di bawah tekanan, karena tarif perdagangan baru mulai berlaku

Indeks saham berjangka AS jatuh ke wilayah negatif menjelang pembukaan hari Senin ini, karena perang dagang antara AS dan China meningkat dengan tarif baru Sekitar 4:40 pagi waktu timur Amerika, Indeks berjangka Dow tergelincir 29 poin, ini...

Yen Naik Karena China Membatalkan Pembicaraan Perdagangan, Dolar Juga Menguat

Yen Jepang naik tipis pada Senin karena China membatalkan pembicaraan perdagangan yang direncanakan dengan AS. Dolar juga menguat menyusul berita ini. Sementara itu, tarif AS atas barang-barang China senilai $ 200 miliar dan tarif pembalasan dari...

Saham Asia Jatuh Terkait Efek dari Tarif Baru AS, China

Saham Asia jatuh untuk pertama kalinya dalam lima sesi karena konflik perdagangan antara AS dan China tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan karena tarif baru mulai berlaku Senin. Pasar di Jepang, Korea Selatan, Cina dan Taiwan ditutup untuk...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Di 1-Minggu Terendah seiring Saham AS Menyentuh Rekor Baru
Saturday, 22 September 2018 01:13 WIB

Harga emas menetap Jumat lebih rendah, tetapi berhasil menambah keuntungan mingguan yang sangat tipis, karena saham AS melonjak lebih tinggi dan...

Bursa Hong Kong Mengakhiri Pekan ini Dengan Catatan Penguatan (Review)
Saturday, 22 September 2018 04:50 WIB

Saham-saham Hong Kong membukukan kenaikan untuk hari keempat pada Jumat ini untuk mengakhiri pekan dengan kenaikan menyusul rekor penutupan di Wall...

Indeks S & P, Dow Pertahankan Rekor Tertinggi, Nasdaq Merosot
Saturday, 22 September 2018 01:01 WIB

Indeks S & P 500 dan Dow menyentuh rekor tertinggi untuk hari kedua berturut-turut, sementara Nasdaq yang terlalu banyak bergerak turun dalam...

Harga Minyak Naik, Siap Untuk Gain Mingguan Jelang Pertemuan Produsen Minyak
Friday, 21 September 2018 20:08 WIB

Harga minyak naik pada awal Jumat, melayang dekat level tertinggi multi tahunnya, menjelang pertemuan di Aljazair antara produsen utama di mana...