Sunday, 24 June 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Analis: Harga emas sentuh $ 1.300? Tergantung pada Senat AS
Tuesday, 28 November 2017 14:59 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Semua mata tertuju pada Capitol Hill minggu ini untuk pemungutan suara reformasi pajak di Senat AS. Menurut salah satu analis, lanskap politik bisa menentukan apakah emas akan melaju ke atas level $ 1.300 per ounce.

Dalam sebuah catatan penelitian Senin, Jonathan Butler, analis logam mulia di Mitsubishi, mengatakan ketidakpastian politik AS mewakili potensi terbesar pasar emas, dengan fokus pada pemungutan suara untuk reformasi pajak minggu ini dan plafon hutang minggu depan.

"Prospek untuk emas dan logam mulia adalah bahwa berita makroekonomi dapat memberikan headwinds jangka pendek, namun gambaran jangka panjang umumnya didukung dengan potensi kenaikan substansial dalam beberapa minggu mendatang jika pemerintah AS gagal menyetujui reformasi pajak ataupun plafon hutang, "katanya.

Komentar Butler datang seiring harga emas tetap berada dalam jarak sentuh $ 1.300 per ounce. Emas berjangka Desember diperdagangkan terakhir di level $ 1,294.10 per ounce, naik 0,53% pada Senin siang. Emas mendapat keuntungan dari penurunan dolar AS, yang diperdagangkan mendekati level terendah dua bulan, serta kurva yield yang datar, dengan spread antara obligasi 2 tahun dan 10 tahun turun menjadi 57 basis poin, ysang merupakan level terendah baru multi-tahun.

Ketidakpastian atas pemungutan suara sangat tinggi, dengan banyak orang mengharapkan untuk melihat pertempuran yang sengit seiring Partai Republik hanya memiliki mayoritas ramping di Senat. Partai Republik hanya bisa kehilangan dua suara dari partai mereka sendiri atas undang-undang tersebut.

Mengeruhkan situasi politik minggu ini yakni Kantor Anggaran Kongres, yang hari Minggu kembali menegaskan temuannya bahwa undang-undang yang diusulkan tersebut akan menaikkan hutang nasional sebesar $ 1,4 triliun dolar; Namun, kantor bipartisan tersebut tidak memberikan angka pasti.

"Kegagalan dalam menyetujui reformasi pajak atau plafon utang bisa merusak aset berisiko, dan terutama untuk dolar AS sementara hal itu mendukung emas sebagai lindung nilai risiko," kata Butler. "Jika berhasil, kita akan bisa melihat kembalinya perdagangan ˜Trumpflation™ - memberikan dorongan pada ekuitas dan merusak emas." (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Wall St. dan Main St. Lihat Harga Emas Lebih Tinggi...
Monday, 18 June 2018 17:03 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei mingguan Kitco News. Logam ini berada dalam rentang perdagangan terbatas untuk sebagian besar pekan l...

Wall St. dan Main St. Lihat Harga Emas Naik Selama Pekan FOMC ...
Monday, 11 June 2018 11:11 WIB

Wall Street dan Main Street sama-sama melihat harga emas untuk naik minggu ini meskipun Komite Pasar Terbuka Federal secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga AS lagi, berdasarkan survei ming...

INTL FCStone: Emas Akan Bergerak Lebih Baik Di Bulan Juni seiring Reli Dolar AS Tertahan ...
Tuesday, 5 June 2018 05:12 WIB

Emas akan memiliki bulan yang lebih baik pada bulan Juni menyusul penurunan ke bawah level psikologis kunci $ 1.300 per ounce pada bulan Mei, kata IntL FCStone, menambahkan bahwa rally dolar AS akan k...

Kenaikan Harga Diharapkan untuk Berlanjut...
Tuesday, 29 May 2018 05:14 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat emas untuk melanjutkan pemulihan harga minggu ini, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Emas naik kembali level $ 1.300-an-ons selama bagian akhir...

Ketiga Penggerak Ini Akan Dukung Emas Dalam Jangka Pendek - ING...
Tuesday, 22 May 2018 05:01 WIB

Bahkan meski emas terus diperdagangkan di bawah level $ 1.300, "kasus mendasar untuk memegang" logam kuning tetap utuh, kata bank Belanda ING, mencatatkan tiga penggerak utama yang akan memberikan duk...

LATEST NEWS
Isu perang dagang buat saham HK bukukan penurunan mingguan terbesar dalam 3 bulan (Review)

Indeks saham acuan Hong Kong berakhir sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, tetapi mencatat penurunan mingguan terbesar dalam tiga bulan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Beijing dan Washington. Indeks Hang Seng naik 0,2 persen...

Dow Hentikan Penurunan Beruntun 8 Sesinya, Tapi Menutup Pekan ini Dengan Penurunan

Indeks Dow Jones Industrial Average pada hari Jumat ditutup lebih tinggi, mengakhiri penurunan delapan sesi yang mendorong pasar ke penurunan mingguan, di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global. Dow ditutup naik sekitar 120 poin, atau...

Minggu Akhiri Pekan ini Dengan Reli Pasca Kesepakatan Produksi OPEC

Harga minyak reli Jumat ini, dengan harga AS melonjak hampir 6% untuk minggu ini, karena anggota OPEC setuju untuk meningkatkan produksi, tetapi dengan jumlah yang tampaknya kurang dari yang diantisipasi pedagang. Minyak mentah West Texas...

POPULAR NEWS
Emas merosot ke level terendah baru di 2018 terkait penguatan dolar
Friday, 22 June 2018 01:37 WIB

Harga emas menandai penurunan sesi ketiga secaraberuntun pada Kamis ini untuk mencatat level terendahnya pada 2018 seiring penguatan indeks...

SNB Terus Mengendalikan Suku Bunga di -0,75%
Thursday, 21 June 2018 14:40 WIB

Swiss National Bank meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah pada -0,75% Keputusan tentang tingkat deposito mata diharapkan; Median survei...

Minyak Mendekati $ 66 seiring OPEC Mencapai Kesepakatan Peningkatan Produksi
Friday, 22 June 2018 07:44 WIB

Minyak diperdagangkan mendekati $ 66 karena OPEC dan sekutunya mencapai kesepakatan awal meskipun ada tentangan kuat dari Iran untuk meningkatkan...

Emas Dekati Posisi Enam Bulan Terendah pasca Rilis Data Ekonomi
Thursday, 21 June 2018 19:57 WIB

Harga emas diperdagangkan di dekat posisi terendah enam bulan terbaru setelah data klaim pengangguran awal mingguan AS turun menjadi 218.000 dalam...