Saturday, 15 December 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Analis: Harga emas sentuh $ 1.300? Tergantung pada Senat AS
Tuesday, 28 November 2017 14:59 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Semua mata tertuju pada Capitol Hill minggu ini untuk pemungutan suara reformasi pajak di Senat AS. Menurut salah satu analis, lanskap politik bisa menentukan apakah emas akan melaju ke atas level $ 1.300 per ounce.

Dalam sebuah catatan penelitian Senin, Jonathan Butler, analis logam mulia di Mitsubishi, mengatakan ketidakpastian politik AS mewakili potensi terbesar pasar emas, dengan fokus pada pemungutan suara untuk reformasi pajak minggu ini dan plafon hutang minggu depan.

"Prospek untuk emas dan logam mulia adalah bahwa berita makroekonomi dapat memberikan headwinds jangka pendek, namun gambaran jangka panjang umumnya didukung dengan potensi kenaikan substansial dalam beberapa minggu mendatang jika pemerintah AS gagal menyetujui reformasi pajak ataupun plafon hutang, "katanya.

Komentar Butler datang seiring harga emas tetap berada dalam jarak sentuh $ 1.300 per ounce. Emas berjangka Desember diperdagangkan terakhir di level $ 1,294.10 per ounce, naik 0,53% pada Senin siang. Emas mendapat keuntungan dari penurunan dolar AS, yang diperdagangkan mendekati level terendah dua bulan, serta kurva yield yang datar, dengan spread antara obligasi 2 tahun dan 10 tahun turun menjadi 57 basis poin, ysang merupakan level terendah baru multi-tahun.

Ketidakpastian atas pemungutan suara sangat tinggi, dengan banyak orang mengharapkan untuk melihat pertempuran yang sengit seiring Partai Republik hanya memiliki mayoritas ramping di Senat. Partai Republik hanya bisa kehilangan dua suara dari partai mereka sendiri atas undang-undang tersebut.

Mengeruhkan situasi politik minggu ini yakni Kantor Anggaran Kongres, yang hari Minggu kembali menegaskan temuannya bahwa undang-undang yang diusulkan tersebut akan menaikkan hutang nasional sebesar $ 1,4 triliun dolar; Namun, kantor bipartisan tersebut tidak memberikan angka pasti.

"Kegagalan dalam menyetujui reformasi pajak atau plafon utang bisa merusak aset berisiko, dan terutama untuk dolar AS sementara hal itu mendukung emas sebagai lindung nilai risiko," kata Butler. "Jika berhasil, kita akan bisa melihat kembalinya perdagangan ˜Trumpflation™ - memberikan dorongan pada ekuitas dan merusak emas." (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Wall St, Main St. Perkirakan Emas Terus Bersinar...
Monday, 10 December 2018 13:04 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat emas untuk membangun pergerakan minggu lalu untuk bergerak lebih tinggi selama minggu depan, berdasarkan survei emas Kitco News. Pengamat memperkirakan la...

Bisakah Emas Atasi Kutukan Desember?...
Tuesday, 4 December 2018 12:00 WIB

Seorang analis komoditas mengatakan dia sedang menunggu untuk melihat apakah pasar emas dapat mengalahkan kutukan Desember seiring pasar memulai bulan dengan catatan yang kuat, diperdagangkan tepat di...

Emas Terlihat Baik Pada 2019 Tetapi Butuh Inflasi Untuk Tembus $ 1.300 - IHS Markit...
Tuesday, 27 November 2018 05:37 WIB

Meskipun pasar emas dapat diperdagangkan di atas kisaran enam bulan saat ini pada tahun 2019, investor seharusnya tidak mengharapkan harga untuk menembus orbit mereka, menurut salah satu perusahaan ri...

Emas Baru Saja Memulai - Scotiabank...
Tuesday, 20 November 2018 05:51 WIB

Meskipun pasar emas tidak mampu mempertahankan momentum Oktober-nya, satu bank Kanada belum siap untuk menyerah pada logam mulia ini. Analis di Scotiabank mengatakan bahwa mereka melihat potensi lebi...

Harga Emas Mungkin Jatuh Lebih Jauh Seiring Berlanjutnya Pemulihan Dolar AS ...
Monday, 12 November 2018 16:36 WIB

Harga emas turun bahkan meski imbal hasil obligasi mengikuti pergerakan lebih rendah saham dan jalur kenaikan suku bunga acuan yang tersirat dalam berjangka Fed Funds mendatar pada hari Jumat. Dolar A...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan penurunan tajam (Review)

Saham-saham Hong Kong jatuh pada Jumat ini yang dikarenakan rilisan data terbaru menunjukkan pelemahan lebih lanjut pada ekonomi China sementara investor juga menguangkan keuntungan menyusul pekan yang positif secara luas. Indeks Hang Seng turun...

Saham AS Turun Terkait Kekhawatiran di China, Dow Berakhir di Wilayah Koreksi

Saham mengakhiri pekan ini dengan sebuah catatan negatif pada hari Jumat, jatuh tajam di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan global setelah data ekonomi China yang lebih lemah dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial Average turun sekitar...

Minyak Berakhir Turun Untuk Minggu Ini; Gas Alam Melihat Penurunan Mingguan Terbesar Sejak 2016

Harga minyak jatuh pada hari Jumat, berakhir lebih rendah untuk minggu ini, karena dolar yang lebih kuat memangkas permintaan global untuk komoditas yang dihargai dengan mata uang AS dan penurunan untuk pasar saham menularkan minat pada pengambilan...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Tinggi Terkait Data Inflasi November yang Memenuhi Ekspektasi
Thursday, 13 December 2018 02:12 WIB

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, catatkan keuntungan pertama mereka dalam tiga sesi setelah data menunjukkan inflasi AS tetap...

Emas Melemah Seiring Turunnya Palladium Dari Rekor Penutupan
Friday, 14 December 2018 02:55 WIB

Emas berjangka berakhir lebih rendah Kamis, dengan kekuatan keseluruhan dalam dolar membantu logam membangun kerugian untuk minggu ini, sementara...

Emas Melonjak ke Level Tertinggi Sesi Pasca Data Inflasi AS
Wednesday, 12 December 2018 20:53 WIB

Harga emas sedikit lebih tinggi pada Rabu ini, yang menyentuh level terbaik dari sesi setelah data menunjukkan bahwa pertumbuhan harga konsumen AS...

Perdana Menteri Inggris Berusaha Selamatkan Kesepakatan Brexit
Wednesday, 12 December 2018 18:51 WIB

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa, Selasa (11/12) selagi ia berusaha untuk tetap mempertahankan...