Wednesday, 13 December 2017
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Analis: Harga emas sentuh $ 1.300? Tergantung pada Senat AS
Tuesday, 28 November 2017 14:59 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Semua mata tertuju pada Capitol Hill minggu ini untuk pemungutan suara reformasi pajak di Senat AS. Menurut salah satu analis, lanskap politik bisa menentukan apakah emas akan melaju ke atas level $ 1.300 per ounce.

Dalam sebuah catatan penelitian Senin, Jonathan Butler, analis logam mulia di Mitsubishi, mengatakan ketidakpastian politik AS mewakili potensi terbesar pasar emas, dengan fokus pada pemungutan suara untuk reformasi pajak minggu ini dan plafon hutang minggu depan.

"Prospek untuk emas dan logam mulia adalah bahwa berita makroekonomi dapat memberikan headwinds jangka pendek, namun gambaran jangka panjang umumnya didukung dengan potensi kenaikan substansial dalam beberapa minggu mendatang jika pemerintah AS gagal menyetujui reformasi pajak ataupun plafon hutang, "katanya.

Komentar Butler datang seiring harga emas tetap berada dalam jarak sentuh $ 1.300 per ounce. Emas berjangka Desember diperdagangkan terakhir di level $ 1,294.10 per ounce, naik 0,53% pada Senin siang. Emas mendapat keuntungan dari penurunan dolar AS, yang diperdagangkan mendekati level terendah dua bulan, serta kurva yield yang datar, dengan spread antara obligasi 2 tahun dan 10 tahun turun menjadi 57 basis poin, ysang merupakan level terendah baru multi-tahun.

Ketidakpastian atas pemungutan suara sangat tinggi, dengan banyak orang mengharapkan untuk melihat pertempuran yang sengit seiring Partai Republik hanya memiliki mayoritas ramping di Senat. Partai Republik hanya bisa kehilangan dua suara dari partai mereka sendiri atas undang-undang tersebut.

Mengeruhkan situasi politik minggu ini yakni Kantor Anggaran Kongres, yang hari Minggu kembali menegaskan temuannya bahwa undang-undang yang diusulkan tersebut akan menaikkan hutang nasional sebesar $ 1,4 triliun dolar; Namun, kantor bipartisan tersebut tidak memberikan angka pasti.

"Kegagalan dalam menyetujui reformasi pajak atau plafon utang bisa merusak aset berisiko, dan terutama untuk dolar AS sementara hal itu mendukung emas sebagai lindung nilai risiko," kata Butler. "Jika berhasil, kita akan bisa melihat kembalinya perdagangan ˜Trumpflation™ - memberikan dorongan pada ekuitas dan merusak emas." (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
TD Securities: Jika Fed Sinyalkan Inflasi yang Lemah, Emas Bisa Bergerak Kembali ke $ 1.300...
Tuesday, 12 December 2017 18:10 WIB

Setelah sesi perdagangan yang mengecewakan, satu bank melihat emas bisa mengakhiri pekan ini dengan catatan positif, dengan harga mungkin bergerak naik ke level $ 1.300 per ounce jika Federal Reserve ...

Emas Keluar dari 'Kutukan Desember' Namun Perak Tidak Demikian - Analis...
Tuesday, 5 December 2017 19:58 WIB

Emas tidak mungkin mengakhiri tahun ini di level terendah tahunan, meski tidak akan mampu melepaskan diri dari kutukan Desember seluruhnya, menurut seorang analis komoditas. Sejak 2013, emas telah me...

Saxo Bank: Inilah Peluang Terbaik Emas untuk Tembus $ 1.300 ...
Friday, 24 November 2017 02:42 WIB

Pedagang emas harus bersabar seiring pasar tetap terjebak dalam kisaran perdagangan yang sempit, menurut seorang analis komoditas yang melihat potensi pertumbuhan harga lebih tinggi menjelang akhir ta...

Harga Emas Masih Bisa Mengejutkan Dengan 'Akhir yang Kuat' di 2017...
Friday, 17 November 2017 03:30 WIB

Para bears emas berwaspada, harga bisa mengakhiri tahun dengan "akhir yang kuat" tahun ini, kata seorang analis. "Saya tetap konstruktif di GLD dalam waktu dekat, mengharapkan akhir yang kuat untuk t...

Apa yang Emas Lakukan di saat Trump Bercuit di Twitter?...
Thursday, 9 November 2017 22:04 WIB

Ketika Presiden Donald Trump bercuit di Twitter, pasar mendengarkan. Kami melihat ini di saat dia berkicau di Twitter untuk menyerang Nordstrom yang menghilangkan spot untuk lini busana putrinya. Sah...

LATEST NEWS
Sebagian Besar Saham Asia Naik Terangkat oleh Sektor Bank Jelang Keputusan Suku Bunga AS

Sebagian besar saham Asia naik, dipimpin oleh sektor bank dan perusahaan perawatan kesehatan, sebelum keputusan suku bunga Federal Reserve. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1 persen ke level 170,04 pada pukul 12:07 siang waktu Hong Kong. Sebanyak 5...

Saham Hong Kong Pulih dari Harian Terburuknya dalam Seminggu Terakhir

Indeks Hang Seng rebound dari harian terburuknya dalam seminggu terakhir, dengan perusahaan China Unicom Hong Kong Ltd. memimpin kenaikan setelah Jefferies mengatakan bahwa pelemahan harga baru-baru ini tidak dapat dibenarkan. Indeks Hang Seng...

EUR/USD: Kisaran Akan Diperpanjang Jelang IHK AS & FOMC

Pasangan EUR/USD menghentikan pemulihan semalam di Asia, saat ini berkonsolidasi di dekat pertengahan 1,17, menunggu dorongan baru dari angka IHK AS yang akan dirilis dan hasil dari pertemuan terakhir Fed tahun ini yang akan dirilis Kamis dini...

POPULAR NEWS
Emas menandai penutupan di level terendah sejak Juli
Tuesday, 12 December 2017 02:02 WIB

Emas turun pada hari Senin, yang dikarenakan penguatan pada saham bitcoin dan saham AS terus menumpulkan daya tarik investasi dari logam kuning,...

Emas Berakhir Pada Level Terendahnya 6-Bulan Jelang Kenaikan Suku Bunga Fed yang Diharapkan
Wednesday, 13 December 2017 02:24 WIB

Harga emas turun pada hari Selasa untuk sesi ketiga berturut-turut, menandai penyelesaian terendah mereka dalam hampir enam bulan menjelang...

Emas sedikit berubah di tengah penguatan dolar
Monday, 11 December 2017 09:02 WIB

Harga emas stabil pada hari Senin, bertahan di atas level terendah empat bulan pekan lalu, di tengah dolar yang kuat. Spot emas hampir tidak...

Emas Hentikan Selloff Karena Pelemahan Dolar Meskipun Tekanan dari Saham
Monday, 11 December 2017 21:01 WIB

Harga emas naik tipis yang moderat pada hari Senin dari level lima bulan terendahnya pada hari Jumat. Melemahnya dolar membantu emas, meski imbal...