Sunday, 16 December 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Saxo Bank: Inilah Peluang Terbaik Emas untuk Tembus $ 1.300
Friday, 24 November 2017 02:42 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Pedagang emas harus bersabar seiring pasar tetap terjebak dalam kisaran perdagangan yang sempit, menurut seorang analis komoditas yang melihat potensi pertumbuhan harga lebih tinggi menjelang akhir tahun.

Ole Hansen, pimpinan strategi komoditas di Saxo Bank, mengatakan bahwa kurva yield yang lebih datar - seiring spread antara yield obligasi 2 tahun dan 10 tahun telah menyempit ke titik terendah dalam 10 tahun “ bersama dengan dolar AS yang berjuang melawan Yen Jepang merupakan dua tanda positif bagi pasar emas.

"Saya mencermati yen dan short covering bisa mendorong yen menguat terhadap dolar AS; Emas akan diuntungkan dari hal itu, "katanya dalam sebuah wawancara telepon dengan Kitco News. "Kurva yield yang lebih datar, menurut saya, akan mengurangi risk appetite untuk dolar AS dan itu merupakan kesempatan terbaik untuk emas dalam jangka pendek. "

Dalam sebuah laporan Rabu, Hansen menambahkan bahwa berlanjutnya pembelian obligasi jangka panjang dan penjualan obligasi jangka pendek menunjukkan bahwa pasar lebih khawatir tentang resesi daripada inflasi, yang mana hal itu meningkatkan daya tarik safe haven emas.

Hansen mengakui bahwa pergerakan harga baru-baru ini membuat investor frustrasi seiring emas tidak mampu menembus ke atas level $ 1.300 per ounce. Namun, ia menambahkan bahwa di lingkungan pasar ekuitas yang positif dan kenaikan pada yield obligasi, ketahanan emas akan faktor tersebut tidak bisa dipungkiri.

"Saya pikir kita melihat investor perlahan melakukan diversifikasi ke emas dan investor menjaga emas dalam posisi baik dalam waktu dekat," katanya. "Emas untuk saat ini terlihat berada di antara indikator makro yang kurang menguntungkan di satu sisi dan di sisi lain di mana risiko politik meningkat. Dalam keadaan ini, sejauh ini emas berhasil mendapat dukungan dan kami mempertahankan pandangan bahwa risiko / reward tetap condong ke harga yang lebih tinggi. "

Juga yang mendukung emas adalah fakta bahwa Federal Reserve tidak terburu-buru untuk secara agresif menaikkan suku bunga. Hansen mencatatkan bahwa Ketua Fed Janet Yellen pada Selasa malam mempertahankan jalur kenaikan tingkat suku bunga secara bertahap.

Mengenai aksi harga baru-baru ini yang melihat kegagalan pasar sekali lagi menembus ke atas level $ 1.300, Hansen mengatakan bahwa mungkin trader jangka pendek bermain di pasar. Dia mencatat bahwa komitmen terakhir dari para pedagang menunjukkan bahwa hedge fund terus membeli emas, yang mana meningkatkan net length pasar.

Dari sisi teknikal, Hansen mengatakan bahwa tingkat support pertama untuk dicermati yakni di $ 1.275 per ounce namun garis besarnya berada di sekitar titik terendah bulan Oktober di level $ 1.260. Pada sisi positifnya, dia mengatakan bahwa harga emas butuh untuk bergerak ke atas harga tertinggi di atas $ 1.305 untuk menarik momentum pembelian baru.

"Sampai kita mendapakan breakout lagi, pedagang harus tetap bersabar. Saya berharap emas yang menembus level $ 1.300 akan menciptakan beberapa momentum pembelian yang akan membawa kita ke target akhir tahun, yang saya pertahankan di level $ 1.325 per ounce, "katanya. (Sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Wall St, Main St. Perkirakan Emas Terus Bersinar...
Monday, 10 December 2018 13:04 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat emas untuk membangun pergerakan minggu lalu untuk bergerak lebih tinggi selama minggu depan, berdasarkan survei emas Kitco News. Pengamat memperkirakan la...

Bisakah Emas Atasi Kutukan Desember?...
Tuesday, 4 December 2018 12:00 WIB

Seorang analis komoditas mengatakan dia sedang menunggu untuk melihat apakah pasar emas dapat mengalahkan kutukan Desember seiring pasar memulai bulan dengan catatan yang kuat, diperdagangkan tepat di...

Emas Terlihat Baik Pada 2019 Tetapi Butuh Inflasi Untuk Tembus $ 1.300 - IHS Markit...
Tuesday, 27 November 2018 05:37 WIB

Meskipun pasar emas dapat diperdagangkan di atas kisaran enam bulan saat ini pada tahun 2019, investor seharusnya tidak mengharapkan harga untuk menembus orbit mereka, menurut salah satu perusahaan ri...

Emas Baru Saja Memulai - Scotiabank...
Tuesday, 20 November 2018 05:51 WIB

Meskipun pasar emas tidak mampu mempertahankan momentum Oktober-nya, satu bank Kanada belum siap untuk menyerah pada logam mulia ini. Analis di Scotiabank mengatakan bahwa mereka melihat potensi lebi...

Harga Emas Mungkin Jatuh Lebih Jauh Seiring Berlanjutnya Pemulihan Dolar AS ...
Monday, 12 November 2018 16:36 WIB

Harga emas turun bahkan meski imbal hasil obligasi mengikuti pergerakan lebih rendah saham dan jalur kenaikan suku bunga acuan yang tersirat dalam berjangka Fed Funds mendatar pada hari Jumat. Dolar A...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan penurunan tajam (Review)

Saham-saham Hong Kong jatuh pada Jumat ini yang dikarenakan rilisan data terbaru menunjukkan pelemahan lebih lanjut pada ekonomi China sementara investor juga menguangkan keuntungan menyusul pekan yang positif secara luas. Indeks Hang Seng turun...

Saham AS Turun Terkait Kekhawatiran di China, Dow Berakhir di Wilayah Koreksi

Saham mengakhiri pekan ini dengan sebuah catatan negatif pada hari Jumat, jatuh tajam di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan global setelah data ekonomi China yang lebih lemah dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial Average turun sekitar...

Minyak Berakhir Turun Untuk Minggu Ini; Gas Alam Melihat Penurunan Mingguan Terbesar Sejak 2016

Harga minyak jatuh pada hari Jumat, berakhir lebih rendah untuk minggu ini, karena dolar yang lebih kuat memangkas permintaan global untuk komoditas yang dihargai dengan mata uang AS dan penurunan untuk pasar saham menularkan minat pada pengambilan...

POPULAR NEWS
Emas Melemah Seiring Turunnya Palladium Dari Rekor Penutupan
Friday, 14 December 2018 02:55 WIB

Emas berjangka berakhir lebih rendah Kamis, dengan kekuatan keseluruhan dalam dolar membantu logam membangun kerugian untuk minggu ini, sementara...

Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan penurunan tajam (Review)
Saturday, 15 December 2018 04:16 WIB

Saham-saham Hong Kong jatuh pada Jumat ini yang dikarenakan rilisan data terbaru menunjukkan pelemahan lebih lanjut pada ekonomi China sementara...

PM Inggris Mungkin Minta Bantuan Uni Eropa Terkait Brexit
Friday, 14 December 2018 01:06 WIB

PM Inggris Theresa May kembali ke Brussel, Kamis (13/12), dalam usaha memperoleh konsensi dalam kesepakatan kontroversial mengenai keluarnya Inggris...

Saham Hong Kong Berakhir Dengan Gain yang Lebih Baik (Review)
Friday, 14 December 2018 04:47 WIB

Saham Hong Kong reli lebih dari satu persen untuk hari kedua secara beruntun pada Kamis karena investor optimis terkait negosiasi perdagangan...