Monday, 24 September 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Apa yang Emas Lakukan di saat Trump Bercuit di Twitter?
Thursday, 9 November 2017 22:04 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Ketika Presiden Donald Trump bercuit di Twitter, pasar mendengarkan.

Kami melihat ini di saat dia berkicau di Twitter untuk menyerang Nordstrom yang menghilangkan spot untuk lini busana putrinya. Saham department store tersebut turun sebanyak 1% dalam satu menit setelah tweet tersebut diposting.

Namun untuk emas, logam ini sedikit lebih tahan terhadap kicauan Twitter Trump.

Melihat grafik harian sejak Trump terpilih menjadi presiden, emas mendapatkan lonjakan terbesarnya pada hari keluarnya hasil pemilu. Kemenangan yang tidak disangka-sangka ini menyebabkan gejolak di pasar dan investor berbondong-bondong beralih ke logam ini sebagai safe-haven, yang mana mendorong emas naik hampir 5% meskipun gain tersebut tidak berlangsung lama.

Baru pada bulan Mei, logam itu melihat lonjakan lain, terdorong hampir 2% seiring ketidakpastian geopolitik meningkat menyusul berita bahwa Trump telah berbagi informasi sensitif dengan Rusia. Logam ini diperdagangkan di sekitar level $ 1,258.70 per ounce pada saat itu.

Dan siapa yang bisa melupakan ketegangan yang meningkat dengan Korea Utara, yang membuat emas naik sekitar 1,6% di awal April.

Di sisi lain, emas juga telah mengalami penurunan yang signifikan selama kepresidenan Trump, terutama di bulan November, tak lama setelah kemenangannya.

Kenaikan 5% terkait hasil pemilu berlangsung singkat, dengan harga turun sekitar $ 40 per ounce pada 11 November 2016. Investor dengan cepat terjun kembali ke ekuitas seiring Trump mempromosikan rencananya untuk "membuat AS Berjaya Lagi"

Namun, ketika Anda melihat dari dekat, tampaknya rating approval - atau disapproval Presiden Trump - mungkin memiliki korelasi yang lebih kuat dengan harga emas daripada tweet yang dikicaukannya.

Lonjakan terbesar emas - dari harga pembukaan hingga intraday tinggi - biasanya berkorelasi dengan peringkat disapproval yang lebih kuat untuk Presiden Trump. Misalnya, pada tanggal 17 Mei, emas melonjak hampir $ 25 dari harga pembukaan ke level yang lebih tinggi. Menurut fivethirtyeight.com, rating disapproval Trump mencapai hampir 55% hari itu.

Sementara itu, pada hari dimana emas turun tertajam, tidak lama setelah Hari Pemilu, rating approval Trump mencapai 42%, menurut Gallup. (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS
Emas Diperkirakan Akan Mendapat Beberapa Kilauan Setelah FOMC...
Monday, 24 September 2018 11:35 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Rapat Komite Pasar Terbuka Federal AS diperkirakan akan menaikkan sebesar s...

Semua Tanda Menunjuk Ke Atas Untuk Emas - Expert...
Tuesday, 18 September 2018 04:47 WIB

Emas telah diperdagangkan dalam kisaran terkompresi sepanjang minggu tetapi logam kuning memiliki peluang lebih tinggi untuk menembus ke atas daripada bergerak ke bawah, kata Todd "Bubba" Horwitz dari...

Perjuangan Emas Berlanjut...
Thursday, 13 September 2018 04:15 WIB

Tidak ada animo untuk logam saat mereka bergejolak dalam konsolidasi di pola yang stagnan. Satu hari lagi di luar kalender, hari lainnya di mana logam-logam tidak melakukan apa-apa. Ini adalah pola ya...

Emas Kehilangan Sinarnya seiring Harga Turun ke 'Sweet Spot' $ 1200 ...
Monday, 3 September 2018 20:38 WIB

Emas kehilangan sinarnya untuk investor seiring harga telah jatuh ke posisi terendah 20-bulan menyusul depresiasi mata uang pasar berkembang. Harga turun 3% dalam beberapa pekan terakhir - membuat ha...

Wall St. Masih Optimis Pada Emas; Main St. Berbalik Ke Bullish...
Monday, 27 August 2018 21:18 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas yang lebih tinggi minggu ini, survei mingguan emas Kitco News menunjukkan. Ini mencatatkan pembalikan tajam untuk Main Street, setelah 74% dari...

LATEST NEWS
Indeks berjangka AS di bawah tekanan, karena tarif perdagangan baru mulai berlaku

Indeks saham berjangka AS jatuh ke wilayah negatif menjelang pembukaan hari Senin ini, karena perang dagang antara AS dan China meningkat dengan tarif baru Sekitar 4:40 pagi waktu timur Amerika, Indeks berjangka Dow tergelincir 29 poin, ini...

Yen Naik Karena China Membatalkan Pembicaraan Perdagangan, Dolar Juga Menguat

Yen Jepang naik tipis pada Senin karena China membatalkan pembicaraan perdagangan yang direncanakan dengan AS. Dolar juga menguat menyusul berita ini. Sementara itu, tarif AS atas barang-barang China senilai $ 200 miliar dan tarif pembalasan dari...

Saham Asia Jatuh Terkait Efek dari Tarif Baru AS, China

Saham Asia jatuh untuk pertama kalinya dalam lima sesi karena konflik perdagangan antara AS dan China tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan karena tarif baru mulai berlaku Senin. Pasar di Jepang, Korea Selatan, Cina dan Taiwan ditutup untuk...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Di 1-Minggu Terendah seiring Saham AS Menyentuh Rekor Baru
Saturday, 22 September 2018 01:13 WIB

Harga emas menetap Jumat lebih rendah, tetapi berhasil menambah keuntungan mingguan yang sangat tipis, karena saham AS melonjak lebih tinggi dan...

Bursa Hong Kong Mengakhiri Pekan ini Dengan Catatan Penguatan (Review)
Saturday, 22 September 2018 04:50 WIB

Saham-saham Hong Kong membukukan kenaikan untuk hari keempat pada Jumat ini untuk mengakhiri pekan dengan kenaikan menyusul rekor penutupan di Wall...

Indeks S & P, Dow Pertahankan Rekor Tertinggi, Nasdaq Merosot
Saturday, 22 September 2018 01:01 WIB

Indeks S & P 500 dan Dow menyentuh rekor tertinggi untuk hari kedua berturut-turut, sementara Nasdaq yang terlalu banyak bergerak turun dalam...

Harga Minyak Naik, Siap Untuk Gain Mingguan Jelang Pertemuan Produsen Minyak
Friday, 21 September 2018 20:08 WIB

Harga minyak naik pada awal Jumat, melayang dekat level tertinggi multi tahunnya, menjelang pertemuan di Aljazair antara produsen utama di mana...