Monday, 26 February 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Commonwealth Bank: 2018 Mungkin Menjadi Waktu yang Sempurna untuk Membeli Emas
Friday, 3 November 2017 21:50 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Tahun depan terlihat seperti waktu yang tepat untuk masuk ke pasar emas, kata seorang ahli strategi komoditas, yang memprediksikan harga akan bergerak lebih rendah pada akhir 2018.

"Emas masih memiliki beberapa ruang untuk menyesuaikan diri sebelum logam ini menjadi pembelian yang bagus. Saat ini, kita berada dalam posisi netral. Tapi, saya akan lebih nyaman membeli ketika emas turun ke setidaknya level $ 1.250 atau di bawahnya. Dan dimanapun level di sekitar $ 1.300 akan menjadi tingkat penjualan yang bagus untuk emas, "kata Vivek Dhar, ahli strategi komoditas di Commonwealth Bank of Australia (CBA), kepada Kitco News pada hari Jumat.

Dan level $ 1.250 ini mungkin tidak akan lama lagi datang, kata Dhar, menambahkan bahwa CBA melihat harga rata-rata emas di level $ 1.300 per ounce pada kuartal terakhir tahun ini dan kemudian turun ke level $ 1.250 pada akhir 2018.

"Kisaran $ 1.250 - $ 1.300 akan berlanjut di masa mendatang," katanya dalam sebuah wawancara telepon.

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat kita bersiap mengucapkan selamat tinggal pada 2017 adalah bagaimana pencalonan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell sebagai pimpinan bank sentral AS bisa berdampak pada emas.

"Kami percaya Powell adalah seorang sentris di FOMC dan diharapkan dapat mempertahankan pendekatan bertahap Fed terhadap normalisasi suku bunga," kata Dhar.

Pemicu kunci lainnya untuk emas yakni reformasi pajak Trump. "Jika reformasi itu berjalan, hal itu akan positif bagi dolar AS, dengan semua repatriasi tunai akan sesuai dengan hal tersebut," Dhar menjelaskan. "Dan dolar AS yang kuat akan menjadi negatif untuk emas."

Kejutan lain pada 2018 bisa datang dari ketegangan geopolitik, yang telah mereda belakangan ini.

"Kita telah melihat harga emas naik ke atas level $ 1.300 setelah perang kata-kata antara Presiden AS Donald Trump dan Korea Utara. Itu adalah risiko yang tidak dapat diprediksi pasar, "kata Dhar.

Risiko geopolitik dapat bekerja sebagai penggerak standard untuk emas, seperti halnya suku bunga riil AS, yang meningkatkan permintaan safe haven, namun pengaruhnya biasanya hanya bersifat sementara, tambah strategi komoditas ini.

"Eskalasi risiko dengan Korea Utara telah termoderasi sekarang atau pasar hanya akan menyesuaikannya," katanya. "Tren umum adalah ketika kita memiliki peristiwa yang berisiko, harganya akan naik dan kemudian berhenti. Inilah yang terjadi dengan Korea Utara, yang pertama-tama mempengaruhi harga, tapi saat percakapan terus berlanjut, pasar mengalihkan pandangan dari situ". (sdm)

Sumber: KitcoNews

RELATED NEWS
Reli Emas Tertahan, Pemberhentian Selanjutnya adalah Level $1300...
Tuesday, 20 February 2018 05:26 WIB

Pasar ekuitas tutup hari ini; Namun, pasar berjangka tetap dibuka. Ekuitas berjangka bergerak lebih tinggi, yang mana akan membuat indeks berjangka menghijau untuk hari ketujuh berturut-turut. Baru ti...

Investor Jangan Takut pada Yield Obligasi di tingkat 3%...
Tuesday, 13 February 2018 05:10 WIB

Pasar emas tidak perlu takut pada kenaikan yield obligasi, seiring ekspektasi inflasi membuat suku bunga riil tetap turun, menurut satu perusahaan investasi. Dalam sebuah laporan, Senin, Maxwell Gold...

BNP Paribas: Emas Akan Pertahankan Gain sampai Paruh Pertama 2018 ...
Monday, 5 February 2018 14:58 WIB

Emas akan mempertahankan kenaikan Januari-nya sampai paruh pertama 2018, menurut BNP Paribas, namun akan menghadapi tekanan ke bawah pada paruh kedua tahun ini seiring Federal Reserve mulai melanjutka...

Pasar Emas Mungkin Jalani Awal yang Tenang MInggu ini Jelang FOMC Dan Data Pekerjaan...
Monday, 29 January 2018 11:47 WIB

Meskipun harga emas berada menjauh level tertinggi 1,5 tahun yang terlihat di tengah pekan lalu, pasar masih berpegang pada kenaikan tersebut dan banyak analis mengatakan bahwa mereka masih melihat po...

Emas Bisa Menguji ''Target Tertinggi para Bulls'' Pekan Ini - MKS...
Tuesday, 16 January 2018 05:25 WIB

Seiring harga emas terus membuat jalan ke level yang lebih tinggi minggu ini, logam kuning ini bisa menguji "target tertinggi para bulls," yang saat ini ditetapkan di level $ 1,357 “ level tinggi bu...

LATEST NEWS
Harga Emas Naik pasca Pekan Terburuk dalam 2-1 / 2 Bulan

Harga emas naik tipis pada Senin pagi, setelah turun lebih dari 1 persen pekan lalu seiring stabilnya dolar AS setelah kenaikan baru-baru ini. Spot emas naik 0,1 persen ke level $ 1,330.59 per ounce pada pukul 01:18 dini hari waktu GMT. Harga...

Saham Hong Kong perpanjang reli pada jam pembukaan

Saham Hong Kong dibuka dengan kenaikan baru pada Senin pagi, memperpanjang rally pekan lalu seiring meredanya kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga AS di seluruh dunia. Indeks Hang Seng naik 0,84 persen atau 261,12 poin ke level 31.528,29 di...

Dolar AS stabil, fokus beralih ke testimony pimpinan baru Fed Powell

Dolar stabil pada hari Senin, dengan investor menunggu pernyataan kongres pertama Gubernur Federal Reserve Jerome Powell sebagai petunjuk untuk langkah pengetatan moneter AS di masa depan. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang...

POPULAR NEWS
Emas akhiri hari lebih rendah untuk tutup pekan dengan penurunan 1,7%
Saturday, 24 February 2018 02:31 WIB

Emas ditutup sedikit lebih rendah pada hari Jumat, mencatatkan penurunan terbesar mingguan tahun ini seiring pulihnya dolar AS dari pelemahan...

Trump: Beri Senjata Kepada Guru 'Yang Ingin Menggunakannya'
Saturday, 24 February 2018 04:32 WIB

Untuk hari kedua berturut-turut, Presiden Donald Trump bicara panjang lebar tentang keamanan sekolah, menyarankan agar guru dipersenjatai untuk...

Emas Berada di Jalur Untuk Penurunan Mingguan Terbesar Tahun Ini
Friday, 23 February 2018 21:32 WIB

Emas sedikit turun pada hari Jumat dimana logam ini menuju penurunan mingguan terbesar sepanjang tahun ini seiring stabilnya dolar. Emas April...

Saham Hong Kong Naik Seiring Membaiknya Sentimen Pasca Penurunan Terbaru (Review)
Saturday, 24 February 2018 04:39 WIB

Saham Hong Kong naik pada hari Jumat, mencatatkan minggu perdagangan yang dipersingkat karena liburan, karena indeks utama berhasil memulihkan...