Monday, 24 September 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Metals Focus: Tahun 2018 akan Bersahabat untuk Emas
Tuesday, 17 October 2017 05:34 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Metals Focus melihat latar belakang yang menguntungkan untuk harga emas tahun depan. Setelah melemah banyak di bulan September, logam tersebut bergerak ke level yang lebih tinggi sepanjang Oktober, sebagian besar dibantu oleh melemahnya dolar AS seiring pedagang menganggap kurang hawkishness-nya The Fed daripada sebelumnya, konsultan tersebut menjelaskan.

"Dengan pasar masih mengantisipasi bahwa Fed akan mengumumkan kenaikan suku bunga lain pada Desember ini, harga kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan dalam waktu dekat," kata Metals Focus. "Konsultan ini mengatakan, dikarenakan hal ini sudah diperhitungkan sejak pertengahan September, skala sell-off lebih lanjut akan terbatas. Lebih jauh ke depan, inflasi AS nampaknya hanya akan meningkat sederhana.

Sebagai hasilnya, kecepatan kenaikan suku bunga Fed akan terus melambat dan mungkin tidak akan lebih cepat dari yang pasar perhitungkan saat ini. Hal ini pada gilirannya akan terus menghidupkan lingkungan bunga riil jangka pendek yang negative atau rendah seperti saat ini di AS "Sementara itu, konsultan ini ragu reli di pasar saham AS akan terus berlangsung. Selain itu, latar belakang makroekonomi dan geopolitik kemungkinan akan tetap menguntungkan bagi investasi emas, Metals Focus mengatakan, dengan alasan ketidakpastian mengenai kebijakan perdagangan dan luar negeri pemerintah AS, ketegangan yang sedang berlangsung antara AS dan Korea Utara, populisme di Eropa, konflik Timur Tengah dan tantangan ekonomi China.

"Semua ini akan mendukung minat investor terhadap emas, terutama di kalangan investor institusional," kata Metals Focus. "Ini merupakan asumsi utama di balik prospek positif kami untuk harga emas pada tahun 2018. Dengan penambahan long positions investor yang menjadi relatif rendah secara YTD [year to date], ini menunjukkan bahwa kemungkinan ˜aliran segar™ ke emas tahun depan relatif kuat." (sdm)

Sumber: KitcoNews

RELATED NEWS
Emas Diperkirakan Akan Mendapat Beberapa Kilauan Setelah FOMC...
Monday, 24 September 2018 11:35 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Rapat Komite Pasar Terbuka Federal AS diperkirakan akan menaikkan sebesar s...

Semua Tanda Menunjuk Ke Atas Untuk Emas - Expert...
Tuesday, 18 September 2018 04:47 WIB

Emas telah diperdagangkan dalam kisaran terkompresi sepanjang minggu tetapi logam kuning memiliki peluang lebih tinggi untuk menembus ke atas daripada bergerak ke bawah, kata Todd "Bubba" Horwitz dari...

Perjuangan Emas Berlanjut...
Thursday, 13 September 2018 04:15 WIB

Tidak ada animo untuk logam saat mereka bergejolak dalam konsolidasi di pola yang stagnan. Satu hari lagi di luar kalender, hari lainnya di mana logam-logam tidak melakukan apa-apa. Ini adalah pola ya...

Emas Kehilangan Sinarnya seiring Harga Turun ke 'Sweet Spot' $ 1200 ...
Monday, 3 September 2018 20:38 WIB

Emas kehilangan sinarnya untuk investor seiring harga telah jatuh ke posisi terendah 20-bulan menyusul depresiasi mata uang pasar berkembang. Harga turun 3% dalam beberapa pekan terakhir - membuat ha...

Wall St. Masih Optimis Pada Emas; Main St. Berbalik Ke Bullish...
Monday, 27 August 2018 21:18 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas yang lebih tinggi minggu ini, survei mingguan emas Kitco News menunjukkan. Ini mencatatkan pembalikan tajam untuk Main Street, setelah 74% dari...

LATEST NEWS
Indeks berjangka AS di bawah tekanan, karena tarif perdagangan baru mulai berlaku

Indeks saham berjangka AS jatuh ke wilayah negatif menjelang pembukaan hari Senin ini, karena perang dagang antara AS dan China meningkat dengan tarif baru Sekitar 4:40 pagi waktu timur Amerika, Indeks berjangka Dow tergelincir 29 poin, ini...

Yen Naik Karena China Membatalkan Pembicaraan Perdagangan, Dolar Juga Menguat

Yen Jepang naik tipis pada Senin karena China membatalkan pembicaraan perdagangan yang direncanakan dengan AS. Dolar juga menguat menyusul berita ini. Sementara itu, tarif AS atas barang-barang China senilai $ 200 miliar dan tarif pembalasan dari...

Saham Asia Jatuh Terkait Efek dari Tarif Baru AS, China

Saham Asia jatuh untuk pertama kalinya dalam lima sesi karena konflik perdagangan antara AS dan China tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan karena tarif baru mulai berlaku Senin. Pasar di Jepang, Korea Selatan, Cina dan Taiwan ditutup untuk...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Di 1-Minggu Terendah seiring Saham AS Menyentuh Rekor Baru
Saturday, 22 September 2018 01:13 WIB

Harga emas menetap Jumat lebih rendah, tetapi berhasil menambah keuntungan mingguan yang sangat tipis, karena saham AS melonjak lebih tinggi dan...

Bursa Hong Kong Mengakhiri Pekan ini Dengan Catatan Penguatan (Review)
Saturday, 22 September 2018 04:50 WIB

Saham-saham Hong Kong membukukan kenaikan untuk hari keempat pada Jumat ini untuk mengakhiri pekan dengan kenaikan menyusul rekor penutupan di Wall...

Indeks S & P, Dow Pertahankan Rekor Tertinggi, Nasdaq Merosot
Saturday, 22 September 2018 01:01 WIB

Indeks S & P 500 dan Dow menyentuh rekor tertinggi untuk hari kedua berturut-turut, sementara Nasdaq yang terlalu banyak bergerak turun dalam...

Harga Minyak Naik, Siap Untuk Gain Mingguan Jelang Pertemuan Produsen Minyak
Friday, 21 September 2018 20:08 WIB

Harga minyak naik pada awal Jumat, melayang dekat level tertinggi multi tahunnya, menjelang pertemuan di Aljazair antara produsen utama di mana...