Monday, 26 February 2018
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

BAML Pertahankan Target $ 1.400-nya meski Emas Melemah pada Profit Taking
Tuesday, 12 September 2017 05:21 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Satu bank mempertahankan prospek emasnya di level $ 1.400 per ounce pada Senin, bahkan di saat harga melemah imbas profit taking, berpendapat bahwa logam mulia tersebut belum berada dalam wilayah overbought.

"Semua komoditas tambang telah rally hingga kuartal ketiga dan tidak terkecuali emas," kata Bank of America Merrill Lynch (BAML) dalam sebuah laporan penelitian. "Kami yakin logam kuning ini berada di jalur untuk mencapai target $ 1.400 / oz kami dalam beberapa bulan mendatang."

Harga emas menyentuh level tertinggi 12 bulan pada hari Jumat, namun sejak itu turun, dengan emas bulan Desember Comex terakhir terlihat di level $ 1,338.90, turun 0,91% pada hari ini.

BAML berkomentar bahwa potensi pelemahan lebih lanjut pada dolar AS mungkin akan menguatkan tren kenaikan baru-baru ini untuk emas.

"Posisi berjangka non-komersial telah terdorong lebih tinggi dan z-score menunjukkan bahwa emas tidak overbought. Mengingat model harga kami, yang memperkirakan nilai wajar quotations emas pada tingkat bunga AS, USD [dolar AS], volatilitas dan harga minyak, kami mencatat bahwa dukungan untuk logam kuning telah meningkat, "kata laporan tersebut.

Secara khusus, pergerakan dolar AS cenderung mendukung emas, menurut BAML. Logam cenderung bergerak terbalik dengan mata uang AS.

"Suku bunga riil AS telah turun akhir-akhir ini, yang mana dengan sendirinya menjadi bullish untuk emas. Selain itu, hal ini disertai dengan pergerakan datar kurva imbal hasil AS., bersamaan dengan kurva Jerman yang melandai, "laporan tersebut menjelaskan. " Tingkat konvergensi yang dihasilkan membantu mendorong USD lebih rendah dan ada berbagai faktor yang menunjukkan bahwa mata uang AS mungkin tetap akan memberikan dukungan untuk emas."

BAML mengulangi pandangannya bahwa emas merupakan diversifikasi yang efektif, menambahkan bahwa logam kuning dapat "menyimpan portofolio unhedged (tidak terproteksi -pen)" di saat dolar AS bergerak dengan tren turun. "Memang, investor bisa memaksimalkan rasio info portofolio dalam denominasi USD jika mereka mengalokasikan di bawah 5% dari aset mereka ke emas sejak 2015."

Permintaan fisik untuk emas tetap agak mengecewakan, kata laporan tersebut, mengutip permintaan lemah perhiasan di China dan India. "Ini menunjukkan bahwa, seperti biasa, investor telah menjadi pembeli marjinal, dengan aset yang dikelola yang didukung secara fisik di ETF meningkat akhir-akhir ini," tambah BAML. (sdm)

Sumber: KitcoNews

RELATED NEWS
Reli Emas Tertahan, Pemberhentian Selanjutnya adalah Level $1300...
Tuesday, 20 February 2018 05:26 WIB

Pasar ekuitas tutup hari ini; Namun, pasar berjangka tetap dibuka. Ekuitas berjangka bergerak lebih tinggi, yang mana akan membuat indeks berjangka menghijau untuk hari ketujuh berturut-turut. Baru ti...

Investor Jangan Takut pada Yield Obligasi di tingkat 3%...
Tuesday, 13 February 2018 05:10 WIB

Pasar emas tidak perlu takut pada kenaikan yield obligasi, seiring ekspektasi inflasi membuat suku bunga riil tetap turun, menurut satu perusahaan investasi. Dalam sebuah laporan, Senin, Maxwell Gold...

BNP Paribas: Emas Akan Pertahankan Gain sampai Paruh Pertama 2018 ...
Monday, 5 February 2018 14:58 WIB

Emas akan mempertahankan kenaikan Januari-nya sampai paruh pertama 2018, menurut BNP Paribas, namun akan menghadapi tekanan ke bawah pada paruh kedua tahun ini seiring Federal Reserve mulai melanjutka...

Pasar Emas Mungkin Jalani Awal yang Tenang MInggu ini Jelang FOMC Dan Data Pekerjaan...
Monday, 29 January 2018 11:47 WIB

Meskipun harga emas berada menjauh level tertinggi 1,5 tahun yang terlihat di tengah pekan lalu, pasar masih berpegang pada kenaikan tersebut dan banyak analis mengatakan bahwa mereka masih melihat po...

Emas Bisa Menguji ''Target Tertinggi para Bulls'' Pekan Ini - MKS...
Tuesday, 16 January 2018 05:25 WIB

Seiring harga emas terus membuat jalan ke level yang lebih tinggi minggu ini, logam kuning ini bisa menguji "target tertinggi para bulls," yang saat ini ditetapkan di level $ 1,357 “ level tinggi bu...

LATEST NEWS
Harga Emas Naik pasca Pekan Terburuk dalam 2-1 / 2 Bulan

Harga emas naik tipis pada Senin pagi, setelah turun lebih dari 1 persen pekan lalu seiring stabilnya dolar AS setelah kenaikan baru-baru ini. Spot emas naik 0,1 persen ke level $ 1,330.59 per ounce pada pukul 01:18 dini hari waktu GMT. Harga...

Saham Hong Kong perpanjang reli pada jam pembukaan

Saham Hong Kong dibuka dengan kenaikan baru pada Senin pagi, memperpanjang rally pekan lalu seiring meredanya kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga AS di seluruh dunia. Indeks Hang Seng naik 0,84 persen atau 261,12 poin ke level 31.528,29 di...

Dolar AS stabil, fokus beralih ke testimony pimpinan baru Fed Powell

Dolar stabil pada hari Senin, dengan investor menunggu pernyataan kongres pertama Gubernur Federal Reserve Jerome Powell sebagai petunjuk untuk langkah pengetatan moneter AS di masa depan. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang...

POPULAR NEWS
Emas akhiri hari lebih rendah untuk tutup pekan dengan penurunan 1,7%
Saturday, 24 February 2018 02:31 WIB

Emas ditutup sedikit lebih rendah pada hari Jumat, mencatatkan penurunan terbesar mingguan tahun ini seiring pulihnya dolar AS dari pelemahan...

Trump: Beri Senjata Kepada Guru 'Yang Ingin Menggunakannya'
Saturday, 24 February 2018 04:32 WIB

Untuk hari kedua berturut-turut, Presiden Donald Trump bicara panjang lebar tentang keamanan sekolah, menyarankan agar guru dipersenjatai untuk...

Emas Berada di Jalur Untuk Penurunan Mingguan Terbesar Tahun Ini
Friday, 23 February 2018 21:32 WIB

Emas sedikit turun pada hari Jumat dimana logam ini menuju penurunan mingguan terbesar sepanjang tahun ini seiring stabilnya dolar. Emas April...

Saham Hong Kong Naik Seiring Membaiknya Sentimen Pasca Penurunan Terbaru (Review)
Saturday, 24 February 2018 04:39 WIB

Saham Hong Kong naik pada hari Jumat, mencatatkan minggu perdagangan yang dipersingkat karena liburan, karena indeks utama berhasil memulihkan...