Monday, 23 September 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Direktur CIA: Program Rudal Nuklir Korea Utara untuk Intimidasi
Wednesday, 24 January 2018 17:58 WIB | SECURITIES |

Direktur CIA Mike Pompeo hari Selasa (23/1) mengatakan, program misil nuklir Korea Utara dirancang tidak sekedar untuk membela diri, tetapi juga mengintimidasi.

œSebut saja itu pemaksaan, kata Pompeo di sebuah acara yang diselenggarakan oleh kelompok peneliti konservatif the American Enterprise Institute di Washington.

Pompeo juga mengatakan badan intelijen yang dipimpinnya berpendapat, pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un tidak sekedar mengerahkan senjata nuklir untuk bertahan dalam kekuasaan, tetapi juga mengancam akan menyatukan Semenanjung Korea di bawah rezimnya.

Pompeo menambahkan Pyongyang dalam setahun ini bisa menempatkan Amerika dalam bahaya, dan langkah Korea Utara berikutnya adalah mengembangkan kemampuan untuk meluncurkan beberapa misil beruntun.

Pompeo mengatakan Presiden Trump terfokus pada solusi diplomatik atas krisis Korea Utara, tetapi CIA mengusahakan agar presiden memiliki berbagai pilihan lain.

Korea Utara secara agresif mengembangkan program senjata nuklir dan misil dan membangkang terhadap sanksi-sanksi internasional.

Sejumlah negara dan organisasi internasional telah memberlakukan sejumlah sanksi keuangan dan perdagangan terhadap Pyongyang, termasuk keputusan China untuk membatasi pasokan minyak dan batu bara untuk negara itu.

Korea Utara bergantung pada bahan bakar impor untuk mempertahankan ekonominya. Minyak juga diperlukan untuk program misil dan nuklir antar-benua negara itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Kerusuhan Merebak di India Jelang Penayangan Film Kontroversial...
Thursday, 25 January 2018 11:25 WIB

Kerusuhan merebak di berbagai Kota India, sehari menjelang penayangan perdana film kontroversial yang menceritakan legenda seorang Ratu Hindu. Para pengunjuk rasa yang marah membakar mobil dan merusak...

Penembakan di Sekolah Kentucky, Dua Tewas, Lainnya Cedera...
Wednesday, 24 January 2018 04:46 WIB

Dua orang tewas dan 12 lainnya luka-luka dalam sebuah penembakan pada hari Selasa di sebuah sekolah menengah atas di negara Bagian tenggara AS, Kentucky, menurut Gubernur Matt Bevin. Bevin mengatakan...

LATEST NEWS
Hong Kong Stocks Close Down

Hong Kong stocks ended the week with another loss Friday as investors fret over the impact of weeks of sometimes violent protests on the city's economy. The Hang Seng Index slipped 0.13 percent, or 33.28 points, to 26,435.67. The benchmark...

Wall Street Falls as Trade Optimism Fizzles

Wall Street dropped on Friday after a Chinese agriculture delegation canceled a planned visit to Montana next week, dampening optimism about U.S.-China trade talks. The Dow Jones Industrial Average fell 160.19 points, or 0.59%, to 26,934.6, the...

U.S. Oil Prices Up 6% For The Week, Biggest Weekly Gain in 3 Months

Oil futures ended lower on Friday, but tallied a gain of almost 6% for the week, the largest such rise in three months. As the Saudis reveal the extent of damages from the attacks on oil facilities last weekend, "the market mood has shifted to...

POPULAR NEWS
Hong Kong Stocks End With Fresh Losses
Friday, 20 September 2019 03:36 WIB

Hong Kong stocks fell for a fourth day in a row Thursday after the Federal Reserve cut interest rates but investors were left guessing about the...

Gold Stands Tall Above $1,500 After Fed as Palladium Hits Record
Friday, 20 September 2019 16:00 WIB

Gold headed for the first weekly advance in four as mounting economic headwinds and monetary easing stayed in focus after this week's mixed...

Gold Futures Score First Weekly Gain in a Month
Saturday, 21 September 2019 01:24 WIB

Gold futures climbed Friday to tally a gain for the week, the first in four weeks, as geopolitical tensions remained high, boosting haven demand for...

Gold Prices Rise, Recover from Losses After Fed's Decisions
Friday, 20 September 2019 13:04 WIB

Gold prices rose on Friday in Asia, recovering from losses suffered in the previous session following the conclusion of the U.S. Federal Reserve's...