Monday, 30 March 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Amerika Terbitkan Daftar Politisi dan Oligarki Rusia Tapi Tidak Ada Sanksi Baru
Wednesday, 31 January 2018 01:01 WIB | POLITICS |

Departemen Keuangan Amerika telah mengeluarkan daftar politisi dan tokoh bisnis Rusia yang dekat dengan pemerintahan Presiden Vladimir Putin, berikut hubungan mereka dengan para pemimpin puncak serta kekayaan bersih mereka. Daftar itu diamanatkan oleh Kongres.

Daftar lebih dari 200 orang itu tidak disertai sanksi baru, meskipun sejumlah tokoh dalam daftar itu sebelumnya telah dikenai sanksi Amerika.

Agustus lalu, Presiden Amerika Donald Trump menandatangani undang-undang yang disahkan hampir dengan suara bulat oleh Kongres yang bertujuan menghukum Rusia yang dituduh campur tangan dalam pemilihan Amerika tahun 2016. Trump ketika itu mengatakan undang-undang tersebut œsecara tidak benar melampaui wewenang eksekutif, merugikan perusahaan-perusahaan Amerika dan merugikan kepentingan negara-negara sekutu di Eropa.

Undang-undang itu memberi pemerintahan Trump 180 hari untuk menghasilkan daftar tersebut, termasuk Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov dan para pejabat tinggi badan mata-mata. Di antara tokoh bisnis adalah pengusaha aluminium Oleg Deripaska, CEO Sberbank German Gref dan CEO Gazprom Alexei Miller.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Trump Tuding Palestina Tidak Hormati AS...
Saturday, 27 January 2018 04:25 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina akan bisa dimulai kembali. Ia menyampaikan pernyataannya itu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri B...

Diplomat AS Mundur Dari Dewan Penasihat Myanmar...
Thursday, 25 January 2018 18:32 WIB

Mantan diplomat Amerika, Bill Richardson, mengundurkan diri, Rabu (24/1), dari sebuah dewan penasihat internasional yang memberi masukan untuk Myanmar mengenai krisis Rohingya, dan menuduh panel itu t...

AS Minta Turki Menahan Diri di Suriah...
Tuesday, 23 January 2018 20:06 WIB

Amerika mengungkapkan keprihatinannya atas serangan Turki di Suriah utara dan pejabat menyerukan agar Turki menahan diri karenakhawatir konflik bisa menyebar. Pada taklimat Gedung Putih, Senin (22/1)...

LATEST NEWS
Britain on Emergency Footing for First Time Since WWII

Britain is on an emergency footing for the first time since World War II. The move means the British government is setting up what it calls strategic coordination centers across the U.K. to distribute supplies to citizens to help combat the...

Futures Return to Negative Territory as Investors Brace For Another Volatile Week

U.S. stock futures shed gains to fall back into negative territory early Monday morning in volatile trading after last week™s sharp gains, even as the number of coronavirus cases in the U.S. continues to rise at an alarming rate. At around 3:19...

Hong Kong Stocks Close Lower

Hong Kong stocks ended with losses Monday as worries about the depth of the economic crisis caused by coronavirus trumped the optimism caused by huge stimulus and monetary easing measures around the world. The Hang Seng Index shed 1.32 percent, or...

POPULAR NEWS
Gold scores biggest weekly gain since 2008
Saturday, 28 March 2020 01:29 WIB

Gold futures settled with a loss on Friday but still scored the biggest weekly rise in more than 11 years in a rebound fueled in part by a weaker...

Gold Pulls Back but Set for Biggest Weekly Gain Since 2008
Friday, 27 March 2020 20:18 WIB

Gold futures pulled back Friday, but remained on track for the biggest weekly rise in more than 11 years in a rebound fueled in part by a weaker...

Oil prices down a 5th week in a row as global demand drops
Saturday, 28 March 2020 01:59 WIB

Oil futures fell Friday, with the slowdown in energy demand sending prices down for a fifth straight week. U.S. benchmark prices, however, found...

Hong Kong Stocks Finish With Gains (review)
Saturday, 28 March 2020 03:16 WIB

Hong Kong stocks rose Friday, closing a healthy week on a positive note as investors welcomed a blockbuster US stimulus plan and pledges by the...