Tuesday, 19 March 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Minta Turki Menahan Diri di Suriah
Tuesday, 23 January 2018 20:06 WIB | POLITICS |

Amerika mengungkapkan keprihatinannya atas serangan Turki di Suriah utara dan pejabat menyerukan agar Turki menahan diri karenakhawatir konflik bisa menyebar.

Pada taklimat Gedung Putih, Senin (22/1), juru bicara Sarah Huckabee Sanders, mengatakan AS memahami keprihatinan Turki dengan keamanan dan "bertekad untuk bekerja sama dengan Turki sebagai sekutu NATO."

"Peningkatan kekerasan di Afrin mengganggu wilayah Suriah yang relatif stabil, kata Sanders. œKejadian ini mengalihkan perhatian dari upaya internasional untuk menjamin kekalahan ISIS, kejadian ini dapat dimanfaatkan oleh ISIS dan al-Qaida untuk mencari tempat berlindung dan menyusun kekuatan kembali, dan ini berisiko memperburuk krisis kemanusiaan," kata dia menambahkan.

Sanders juga mendesak Turki untuk "menahan diri dalam tindakan militer dan retorikanya, memastikan bahwa operasinya terbatas baik dari lingkup maupun waktu, memastikan bantuan kemanusiaan berlanjut, dan menghindari korban sipil. Kami ingin memastikan bahwa rezim brutal Assad tidak dapat kembali ke Afrin, dan kami akan terus mengusahakan lewat saluran diplomasi pengakhiran perang saudara Suriah."

Washington ingin mempertahankan hubungan dengan Turki, namun AS juga menjalin hubungan dengan pasukan Kurdi dan pasukan lainnya yang dimusuhi oleh Turki.

Dalam sebuah konferensi pers di London, Senin, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson mengatakan "AS berada di Suriah untuk mengalahkan ISIS, dan kami telah melakukannya dengan koalisi mitra, dan khususnya Pasukan Demokratik Suriah, yang tidak hanya terdiri dari Kurdi dan Arab, tetapi juga unsur pasukan Kristen. Ini benar-benar kelompok pejuang multi etnis yang membela wilayah asalnya. Jadi, kami prihatin dengan insiden Turki di Suriah utara. "

Kemudian, Tillerson mencoba menenangkan keprihatinan sehubungan meningkatnya ketegangan antara Turki dan Amerika. œSaya berpendapat bahwa kami sama sekali tidak bertentangan satu sama lain" Dia mengatakan Turki khawatir tentang, "Teroris yang melintasi perbatasan ke Turki dan melakukan serangan dan kami menghargai hak mereka untuk membela diri, tetapi ini merupakan situasi sulit dimana banyak warga sipil bercampur. Jadi, kami meminta mereka agar membatasi operasi dan menahan diri.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Amerika Terbitkan Daftar Politisi dan Oligarki Rusia Tapi Tidak Ada Sanksi Baru...
Wednesday, 31 January 2018 01:01 WIB

Departemen Keuangan Amerika telah mengeluarkan daftar politisi dan tokoh bisnis Rusia yang dekat dengan pemerintahan Presiden Vladimir Putin, berikut hubungan mereka dengan para pemimpin puncak serta ...

Trump Tuding Palestina Tidak Hormati AS...
Saturday, 27 January 2018 04:25 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina akan bisa dimulai kembali. Ia menyampaikan pernyataannya itu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri B...

Diplomat AS Mundur Dari Dewan Penasihat Myanmar...
Thursday, 25 January 2018 18:32 WIB

Mantan diplomat Amerika, Bill Richardson, mengundurkan diri, Rabu (24/1), dari sebuah dewan penasihat internasional yang memberi masukan untuk Myanmar mengenai krisis Rohingya, dan menuduh panel itu t...

LATEST NEWS
Gold Gains on Dovish Fed Expectation; Palladium Record

Gold rose for a third day amid expectations of dovish signals for monetary policy from the Federal Reserve as it meets this week. The Fed is expected to hold interest rates steady, announce plans for the end of the asset roll-off from its...

Dollar near two-week low before Fed meeting, yen strengthens

The dollar was on the defensive on Tuesday, weighed by growing expectations the Federal Reserve would adopt a more accommodative policy outlook this week and concerns about slower U.S. economic growth. The dollar index, which measures the...

Nikkei edges lower as exporters weak; but financials gain on U.S. yields

Japan's Nikkei edged lower on Tuesday as investors took profits on exporters' stocks, but losses were capped by gains in financials which were helped by rising U.S. yields. Most investors stayed on the sidelines, however, while they await the U.S....

POPULAR NEWS
Gold Settles with a Loss as Investors Look to the Outcome of the Fed's Meeting this Week
Tuesday, 19 March 2019 03:41 WIB

Gold settled with a loss on Monday, giving up earlier modest gains as traders looked ahead to the outcome of the Federal Reserve's meeting later...

Gold Edges Higher as Investors Eye Fed Meeting, Dollar
Monday, 18 March 2019 19:36 WIB

Gold futures edged higher Monday, attempting to build on a rally that pushed the yellow metal above $1,300 an ounce last week as traders prepare for...

Hong Kong stocks open on a positive note
Monday, 18 March 2019 09:09 WIB

Hong Kong stocks rose in the first few minutes of Monday following a healthy lead from Wall Street and with attention turning to the Federal...

Oil dips on weak economic outlook, but OPEC-led cuts still support
Monday, 18 March 2019 08:58 WIB

Oil prices dipped early on Monday, weighed down by concerns that a global economic downturn may dent fuel consumption. However, crude markets...