Wednesday, 13 November 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Minta Turki Menahan Diri di Suriah
Tuesday, 23 January 2018 20:06 WIB | POLITICS |

Amerika mengungkapkan keprihatinannya atas serangan Turki di Suriah utara dan pejabat menyerukan agar Turki menahan diri karenakhawatir konflik bisa menyebar.

Pada taklimat Gedung Putih, Senin (22/1), juru bicara Sarah Huckabee Sanders, mengatakan AS memahami keprihatinan Turki dengan keamanan dan "bertekad untuk bekerja sama dengan Turki sebagai sekutu NATO."

"Peningkatan kekerasan di Afrin mengganggu wilayah Suriah yang relatif stabil, kata Sanders. œKejadian ini mengalihkan perhatian dari upaya internasional untuk menjamin kekalahan ISIS, kejadian ini dapat dimanfaatkan oleh ISIS dan al-Qaida untuk mencari tempat berlindung dan menyusun kekuatan kembali, dan ini berisiko memperburuk krisis kemanusiaan," kata dia menambahkan.

Sanders juga mendesak Turki untuk "menahan diri dalam tindakan militer dan retorikanya, memastikan bahwa operasinya terbatas baik dari lingkup maupun waktu, memastikan bantuan kemanusiaan berlanjut, dan menghindari korban sipil. Kami ingin memastikan bahwa rezim brutal Assad tidak dapat kembali ke Afrin, dan kami akan terus mengusahakan lewat saluran diplomasi pengakhiran perang saudara Suriah."

Washington ingin mempertahankan hubungan dengan Turki, namun AS juga menjalin hubungan dengan pasukan Kurdi dan pasukan lainnya yang dimusuhi oleh Turki.

Dalam sebuah konferensi pers di London, Senin, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson mengatakan "AS berada di Suriah untuk mengalahkan ISIS, dan kami telah melakukannya dengan koalisi mitra, dan khususnya Pasukan Demokratik Suriah, yang tidak hanya terdiri dari Kurdi dan Arab, tetapi juga unsur pasukan Kristen. Ini benar-benar kelompok pejuang multi etnis yang membela wilayah asalnya. Jadi, kami prihatin dengan insiden Turki di Suriah utara. "

Kemudian, Tillerson mencoba menenangkan keprihatinan sehubungan meningkatnya ketegangan antara Turki dan Amerika. œSaya berpendapat bahwa kami sama sekali tidak bertentangan satu sama lain" Dia mengatakan Turki khawatir tentang, "Teroris yang melintasi perbatasan ke Turki dan melakukan serangan dan kami menghargai hak mereka untuk membela diri, tetapi ini merupakan situasi sulit dimana banyak warga sipil bercampur. Jadi, kami meminta mereka agar membatasi operasi dan menahan diri.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Amerika Terbitkan Daftar Politisi dan Oligarki Rusia Tapi Tidak Ada Sanksi Baru...
Wednesday, 31 January 2018 01:01 WIB

Departemen Keuangan Amerika telah mengeluarkan daftar politisi dan tokoh bisnis Rusia yang dekat dengan pemerintahan Presiden Vladimir Putin, berikut hubungan mereka dengan para pemimpin puncak serta ...

Trump Tuding Palestina Tidak Hormati AS...
Saturday, 27 January 2018 04:25 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina akan bisa dimulai kembali. Ia menyampaikan pernyataannya itu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri B...

Diplomat AS Mundur Dari Dewan Penasihat Myanmar...
Thursday, 25 January 2018 18:32 WIB

Mantan diplomat Amerika, Bill Richardson, mengundurkan diri, Rabu (24/1), dari sebuah dewan penasihat internasional yang memberi masukan untuk Myanmar mengenai krisis Rohingya, dan menuduh panel itu t...

LATEST NEWS
Nikkei drops as Trump offers mixed signals on China trade deal

Japanese shares slipped on Wednesday after U.S. President Donald Trump left investors on tenterhooks as they await details on progress in negotiations with China to end a lingering trade war that has rattled the global economy. The Nikkei share...

Gold Rises From Three-Month Low on Trump Tariff Threat

Gold advanced from a three-month low as investors weighed President Donald Trump™s latest comments on a U.S.-China trade deal with the general improvement in risk appetite. Spot gold +0.2% to $1,458.50/oz at 9:38am in Singapore. Price...

Oil Falls for a Third Day After Trump Damps Trade-Deal Optimism

Oil fell for a third day as President Donald Trump failed to provide any fresh details on progress toward a limited U.S.-China trade deal. Futures dropped as much as 0.4% in New York after losing 0.8% over the previous two sessions. Phase one of...

POPULAR NEWS
Gold falls to three-month low as demand for haven assets wanes
Tuesday, 12 November 2019 01:53 WIB

Gold futures settled firmly lower Monday, driving the yellow metal to the weakest level level in about three months. December gold concluded the...

Gold prices dip on upbeat appetite for riskier assets
Wednesday, 13 November 2019 02:28 WIB

Gold slipped on Tuesday to its lowest in more than three months on increased appetite for riskier assets, while U.S. President Donald Trump failed...

Gold Rebounds as Trade Dispute in Focus, Stocks Drop
Monday, 11 November 2019 16:03 WIB

Gold advanced after its biggest weekly drop in three years as investors parsed the latest developments in the U.S.-China trade conflict. Spot gold...

Asia shares turn sluggish ahead of Trump speech
Tuesday, 12 November 2019 07:50 WIB

Asian share markets got off to a sluggish start on Tuesday amid uncertainty over both the Sino-U.S. trade talks and the domestic political situation...