Sunday, 22 September 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Minta Turki Menahan Diri di Suriah
Tuesday, 23 January 2018 20:06 WIB | POLITICS |

Amerika mengungkapkan keprihatinannya atas serangan Turki di Suriah utara dan pejabat menyerukan agar Turki menahan diri karenakhawatir konflik bisa menyebar.

Pada taklimat Gedung Putih, Senin (22/1), juru bicara Sarah Huckabee Sanders, mengatakan AS memahami keprihatinan Turki dengan keamanan dan "bertekad untuk bekerja sama dengan Turki sebagai sekutu NATO."

"Peningkatan kekerasan di Afrin mengganggu wilayah Suriah yang relatif stabil, kata Sanders. œKejadian ini mengalihkan perhatian dari upaya internasional untuk menjamin kekalahan ISIS, kejadian ini dapat dimanfaatkan oleh ISIS dan al-Qaida untuk mencari tempat berlindung dan menyusun kekuatan kembali, dan ini berisiko memperburuk krisis kemanusiaan," kata dia menambahkan.

Sanders juga mendesak Turki untuk "menahan diri dalam tindakan militer dan retorikanya, memastikan bahwa operasinya terbatas baik dari lingkup maupun waktu, memastikan bantuan kemanusiaan berlanjut, dan menghindari korban sipil. Kami ingin memastikan bahwa rezim brutal Assad tidak dapat kembali ke Afrin, dan kami akan terus mengusahakan lewat saluran diplomasi pengakhiran perang saudara Suriah."

Washington ingin mempertahankan hubungan dengan Turki, namun AS juga menjalin hubungan dengan pasukan Kurdi dan pasukan lainnya yang dimusuhi oleh Turki.

Dalam sebuah konferensi pers di London, Senin, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson mengatakan "AS berada di Suriah untuk mengalahkan ISIS, dan kami telah melakukannya dengan koalisi mitra, dan khususnya Pasukan Demokratik Suriah, yang tidak hanya terdiri dari Kurdi dan Arab, tetapi juga unsur pasukan Kristen. Ini benar-benar kelompok pejuang multi etnis yang membela wilayah asalnya. Jadi, kami prihatin dengan insiden Turki di Suriah utara. "

Kemudian, Tillerson mencoba menenangkan keprihatinan sehubungan meningkatnya ketegangan antara Turki dan Amerika. œSaya berpendapat bahwa kami sama sekali tidak bertentangan satu sama lain" Dia mengatakan Turki khawatir tentang, "Teroris yang melintasi perbatasan ke Turki dan melakukan serangan dan kami menghargai hak mereka untuk membela diri, tetapi ini merupakan situasi sulit dimana banyak warga sipil bercampur. Jadi, kami meminta mereka agar membatasi operasi dan menahan diri.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Amerika Terbitkan Daftar Politisi dan Oligarki Rusia Tapi Tidak Ada Sanksi Baru...
Wednesday, 31 January 2018 01:01 WIB

Departemen Keuangan Amerika telah mengeluarkan daftar politisi dan tokoh bisnis Rusia yang dekat dengan pemerintahan Presiden Vladimir Putin, berikut hubungan mereka dengan para pemimpin puncak serta ...

Trump Tuding Palestina Tidak Hormati AS...
Saturday, 27 January 2018 04:25 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina akan bisa dimulai kembali. Ia menyampaikan pernyataannya itu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri B...

Diplomat AS Mundur Dari Dewan Penasihat Myanmar...
Thursday, 25 January 2018 18:32 WIB

Mantan diplomat Amerika, Bill Richardson, mengundurkan diri, Rabu (24/1), dari sebuah dewan penasihat internasional yang memberi masukan untuk Myanmar mengenai krisis Rohingya, dan menuduh panel itu t...

LATEST NEWS
Hong Kong Stocks Close Down

Hong Kong stocks ended the week with another loss Friday as investors fret over the impact of weeks of sometimes violent protests on the city's economy. The Hang Seng Index slipped 0.13 percent, or 33.28 points, to 26,435.67. The benchmark...

Wall Street Falls as Trade Optimism Fizzles

Wall Street dropped on Friday after a Chinese agriculture delegation canceled a planned visit to Montana next week, dampening optimism about U.S.-China trade talks. The Dow Jones Industrial Average fell 160.19 points, or 0.59%, to 26,934.6, the...

U.S. Oil Prices Up 6% For The Week, Biggest Weekly Gain in 3 Months

Oil futures ended lower on Friday, but tallied a gain of almost 6% for the week, the largest such rise in three months. As the Saudis reveal the extent of damages from the attacks on oil facilities last weekend, "the market mood has shifted to...

POPULAR NEWS
Gold Marks First Loss in 4 Sessions
Friday, 20 September 2019 01:13 WIB

Gold futures settled with a loss on Thursday, their first in four sessions, a day after the Federal Reserve announced a widely expected cut in...

Hong Kong Stocks End With Fresh Losses
Friday, 20 September 2019 03:36 WIB

Hong Kong stocks fell for a fourth day in a row Thursday after the Federal Reserve cut interest rates but investors were left guessing about the...

Gold Stands Tall Above $1,500 After Fed as Palladium Hits Record
Friday, 20 September 2019 16:00 WIB

Gold headed for the first weekly advance in four as mounting economic headwinds and monetary easing stayed in focus after this week's mixed...

Gold loses ground after Fed delivers 'hawkish cut' to interest rates
Thursday, 19 September 2019 19:35 WIB

Gold was modestly lower Thursday, building on a loss seen a day earlier after the Federal Reserve delivered a widely expected interest rate cut but...