Sunday, 26 May 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Minta Turki Menahan Diri di Suriah
Tuesday, 23 January 2018 20:06 WIB | POLITICS |

Amerika mengungkapkan keprihatinannya atas serangan Turki di Suriah utara dan pejabat menyerukan agar Turki menahan diri karenakhawatir konflik bisa menyebar.

Pada taklimat Gedung Putih, Senin (22/1), juru bicara Sarah Huckabee Sanders, mengatakan AS memahami keprihatinan Turki dengan keamanan dan "bertekad untuk bekerja sama dengan Turki sebagai sekutu NATO."

"Peningkatan kekerasan di Afrin mengganggu wilayah Suriah yang relatif stabil, kata Sanders. œKejadian ini mengalihkan perhatian dari upaya internasional untuk menjamin kekalahan ISIS, kejadian ini dapat dimanfaatkan oleh ISIS dan al-Qaida untuk mencari tempat berlindung dan menyusun kekuatan kembali, dan ini berisiko memperburuk krisis kemanusiaan," kata dia menambahkan.

Sanders juga mendesak Turki untuk "menahan diri dalam tindakan militer dan retorikanya, memastikan bahwa operasinya terbatas baik dari lingkup maupun waktu, memastikan bantuan kemanusiaan berlanjut, dan menghindari korban sipil. Kami ingin memastikan bahwa rezim brutal Assad tidak dapat kembali ke Afrin, dan kami akan terus mengusahakan lewat saluran diplomasi pengakhiran perang saudara Suriah."

Washington ingin mempertahankan hubungan dengan Turki, namun AS juga menjalin hubungan dengan pasukan Kurdi dan pasukan lainnya yang dimusuhi oleh Turki.

Dalam sebuah konferensi pers di London, Senin, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson mengatakan "AS berada di Suriah untuk mengalahkan ISIS, dan kami telah melakukannya dengan koalisi mitra, dan khususnya Pasukan Demokratik Suriah, yang tidak hanya terdiri dari Kurdi dan Arab, tetapi juga unsur pasukan Kristen. Ini benar-benar kelompok pejuang multi etnis yang membela wilayah asalnya. Jadi, kami prihatin dengan insiden Turki di Suriah utara. "

Kemudian, Tillerson mencoba menenangkan keprihatinan sehubungan meningkatnya ketegangan antara Turki dan Amerika. œSaya berpendapat bahwa kami sama sekali tidak bertentangan satu sama lain" Dia mengatakan Turki khawatir tentang, "Teroris yang melintasi perbatasan ke Turki dan melakukan serangan dan kami menghargai hak mereka untuk membela diri, tetapi ini merupakan situasi sulit dimana banyak warga sipil bercampur. Jadi, kami meminta mereka agar membatasi operasi dan menahan diri.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Amerika Terbitkan Daftar Politisi dan Oligarki Rusia Tapi Tidak Ada Sanksi Baru...
Wednesday, 31 January 2018 01:01 WIB

Departemen Keuangan Amerika telah mengeluarkan daftar politisi dan tokoh bisnis Rusia yang dekat dengan pemerintahan Presiden Vladimir Putin, berikut hubungan mereka dengan para pemimpin puncak serta ...

Trump Tuding Palestina Tidak Hormati AS...
Saturday, 27 January 2018 04:25 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina akan bisa dimulai kembali. Ia menyampaikan pernyataannya itu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri B...

Diplomat AS Mundur Dari Dewan Penasihat Myanmar...
Thursday, 25 January 2018 18:32 WIB

Mantan diplomat Amerika, Bill Richardson, mengundurkan diri, Rabu (24/1), dari sebuah dewan penasihat internasional yang memberi masukan untuk Myanmar mengenai krisis Rohingya, dan menuduh panel itu t...

LATEST NEWS
Hong Kong Stocks End Week on a Positive Note (Review)

Shares finished Friday with a slight gain, bringing another tough week to a close but investors remain on edge owing to rising China-US tensions. The Hang Seng Index rose 0.32 percent, or 86.80 points, to 27,353.93. The benchmark Shanghai...

Wall St. Ekes Out Gains on U.S.-China Trade Hopes

Wall Street's major indexes edged higher on Friday in a rebound from the previous session's losses after hopeful comments from U.S. President Donald Trump regarding trade relations with China assuaged concerns among some investors. The Dow Jones...

U.S. oil prices finish higher, but post worst week of the year

U.S. oil futures finished higher Friday, recouping some of the losses they saw from a day earlier when they settled at a more than two-month low. Prices, however, also posted their worst weekly decline year to date. Traders continued to gauge the...

POPULAR NEWS
Gold futures settle at their highest in a week
Friday, 24 May 2019 01:22 WIB

Gold futures climbed Thursday to mark their highest settlement in a week, buoyed by losses in global stock markets and expectations that the U.S....

Gold Steady After Fed Minutes; Platinum at 3-Month Low
Thursday, 23 May 2019 11:44 WIB

Gold was steady as minutes from the last Federal Reserve meeting damped expectations for lower rates this year, while the ongoing trade war...

Gold Holds Advance as Trade War Spurs Growth Concerns
Friday, 24 May 2019 16:42 WIB

Gold held much of Thursday™s gain, heading for a weekly advance, as escalating trade tensions between the U.S. and China damped the outlook...

UK, Japan Mobile Operators Suspend Huawei 5G Phone Launches
Thursday, 23 May 2019 10:39 WIB

British and Japanese mobile phone companies said Wednesday they're putting on hold plans to sell new devices from Huawei, in the latest fallout from...