Monday, 27 January 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump Mengatakan China Akan `Mengurangi dan Mengeluarkan' Tarif Impor Kendaraan
Monday, 3 December 2018 12:08 WIB | GLOBAL ECONOMIC |

Presiden AS Donald Trump mengatakan China telah setuju untuk "mengurangi dan menghapus" tarif terhadap mobil-mobil Amerika dari 40 persen saat ini.

Dia tidak memberikan rincian lain dalam tweet-nya pada larut malam, yang muncul tak lama setelah ia dengan Presiden Xi Jinping meyetujui gencatan senjata sementara dalam perang perdagangan yang sedang berlangsung selama pertemuan KTT Kelompok 20 di Argentina. China belum membuat pengumuman serupa tentang tarif otomotif.

Setiap langkah untuk mengurangi atau menghilangkan tarif tambahan merupakan keuntungan bagi pembuat kendaraan seperti Tesla Inc., BMW AG dan Daimler AG, yang semuanya memproduksi mobil di AS dan mengimpor ke China. Tugas tambahan telah memperlambat penjualan kendaraan impor di China, pasar mobil terbesar di dunia, yang siap untuk penurunan pertamanya dalam lebih dari dua dekade.

Trump pada minggu lalu memerintahkan peninjauan terpisah tentang tarif 40 persen China pada impor otomotif dari AS, 25 persen poin yang merupakan hasil pembalasan Tiongkok terhadap tarif Trump sendiri atas impor dari China. AS saat ini membebankan pajak 27,5 persen pada mobil impor dari China.

China mengatakan pekan lalu bahwa tarif pada automotif AS akan menjadi 15 persen jika bukan karena sengketa perdagangan, dan menyerukan solusi yang dinegosiasikan. Pejabat China membahas kemungkinan menurunkan tarif impor mobil AS sebelum Xi bertemu Trump di Argentina, menurut seseorang yang meminta untuk tidak diidentifikasi. Besarnya dan waktu pengurangan semacam itu tidak jelas, kata orang itu.

Dari impor kendaraan senilai $ 51 miliar di China pada tahun 2017, sekitar $ 13,5 miliar berasal dari Amerika Utara, termasuk penjualan model yang dibuat di sana oleh produsen non-AS seperti BMW. China mengimpor 280.208 kendaraan, atau 10 persen dari total mobil impor, dari AS tahun lalu, menurut Asosiasi Mobil Penumpang China.

Ekspor mobil dan truk ringan AS ke China senilai $ 9,5 miliar pada tahun 2017 dan telah turun secara signifikan sejak China memberlakukan tarif pembalasannya selama musim panas yang memberi keuntungan yang signifikan bagi eksportir di Eropa dan Jepang.

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
First Phase of US-China Trade Deal Announced...
Monday, 16 December 2019 09:09 WIB

A trade deal between the United States and China, separately announced Friday by both countries, will be such a boon for American farmers they will "have to go out and buy much larger tractors," accor...

Klaim pengangguran berada di dekat level terendah dalam 45 tahun...
Thursday, 2 August 2018 19:56 WIB

Klaim pengangguran diawali,dengan maraknya pemecatan di AS yang merayap lebih tinggi pada akhir Juli tetapi itu merupakan berada di dekat level terendah dalam setengah abad terakhir. Klaim baru naik ...

Tensi Perdagangan Berdampak pada Perusahaan Perancis Membuat Menurunnya Ekspor...
Tuesday, 24 July 2018 14:35 WIB

Tensi perdagangan yang meningkat antara AS dan Uni Eropa mungkin mulai meninggalkan jejaknya di Prancis. Ekspor barang-barang manufaktur dari negara itu turun pada bulan Juli untuk pertama kalinya da...

Ketenagakerjaan Australia Naik 22.600 pada bulan April; Estimasi Naik 20.000...
Thursday, 17 May 2018 08:59 WIB

Bank sentral Australia sedang berupaya melakukan pengetatan tenaga kerja untuk mendorong upah yang lebih tinggi dan memacu inflasi sebelum mempertimbangkan menaikkan suku bunga. Biro statistik merilis...

LATEST NEWS
Oil Tumbles on Virus Fear While Saudis See 'Very Limited' Impact

Oil tumbled as the market opened in Asia on fears China's deadly coronavirus will crimp energy demand, prompting Saudi Arabia to say it was closely monitoring the situation. Futures in London and New York plunged more than 3% in early trading...

Gold Jumps as Investors Seek a Haven Amid Growing Virus Fears

Spot gold jumped as much as 1.1% to $1,588.68/oz as investors sought a haven amid growing fears over the spread of the coronavirus around the world. Trades 0.7% higher at $1,582.96 at 7:54am in Singapore; rose 0.9% last week. Stock futures and...

Yen jumps, yuan slumps on worries China struggling to contain virus

The yen rose and the yuan fell in offshore trade on Monday as worries that China is struggling to contain the spread of a pneumonia-like virus sparked a bout of risk aversion. Japan's currency, often sought as a safe-haven in times of uncertainty,...

POPULAR NEWS
Gold prices notch gains for the day and week as coronavirus fears intensify
Saturday, 25 January 2020 02:08 WIB

Gold prices finish higher on Friday, ending at the highest settlement in about three weeks as a viral outbreak originating out of China continued to...

Stocks end lower on worries over coronavirus outbreak
Saturday, 25 January 2020 04:19 WIB

Stocks ended lower Friday, giving up early gains after authorities confirmed a second U.S. coronavirus case. The Dow Jones Industrial Average fell...

Gold Inches Lower as Investors Seek Clarity on Virus Severity
Friday, 24 January 2020 18:30 WIB

Gold edged lower on Friday as investors sought details on the severity of the China virus after the World Health Organisation stopped short of...

Gold Edges Lower as Traders Assess China Virus Outbreak
Friday, 24 January 2020 21:30 WIB

Gold edged lower Friday as traders assessed the severity of a viral outbreak originating out of China a day after the World Health Organization said...