Sunday, 26 May 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Inflasi konsumen AS catatkan lonjakan terbesar dalam sembilan bulan
Wednesday, 14 November 2018 20:49 WIB | UNITED STATES |

Amerika membayar lebih pada bulan Oktober untuk gas, sewa dan kendaraan bekas, memicu kenaikan terbesar dalam inflasi konsumen dalam sembilan bulan.

Indeks harga konsumen naik 0,3% pada Oktober untuk mencatatkan kenaikan terbesar sejak Januari, kata pemerintah Rabu. Ini juga cocok dengan perkiraan ekonom yang disurvei oleh MarketWatch.

Kenaikan biaya hidup selama 12 bulan terakhir juga meningkat menjadi 2,5% dari 2,3%. Tingkat inflasi masih di bawah posisi tertinggi enam tahun di 2,9% yang disentuh tiga bulan lalu.

Indeks lain yang menghapus makanan dan energi naik tipis 0,2% bulan lalu.

Namun peningkatan tahunan dalam apa yang disebut tingkat inti, angka yang diawasi ketat oleh para ekonom, merosot ke 2,1% dari 2,2%. Itu merupakan peningkatan terkecil sejak April.

Harga gas yang lebih tinggi menyumbang lebih dari sepertiga dari kenaikan harga konsumen bulan lalu.

Kabar baiknya adalah, jatuhnya harga minyak kemungkinan akan menghasilkan harga yang lebih rendah dan lebih sedikit tekanan pada inflasi dalam beberapa bulan ke depan.

Namun, biaya sewa, mobil bekas dan truk, perawatan medis, perabot rumah tangga dan asuransi mobil juga meningkat bulan lalu. Ini merupakan pengeluaran rumah tangga utama.

Harga untuk kendaraan baru dan komunikasi menurun.

Setelah disesuaikan dengan inflasi, upah per jam turun 0,1% pada bulan Oktober. Upah naik 0,7% dalam satu tahun terakhir.

Inflasi telah meningkat lebih tinggi tahun ini terutama karena ekonomi kuat yang meningkatkan biaya tenaga kerja dan banyak bahan utama. Tarif AS terhadap miliaran dolar barang asing juga berkontribusi pada harga yang lebih tinggi.

Namun pada umumnya inflasi tetap stabil, dan dengan penurunan baru-baru ini di harga minyak, inflasi konsumen dapat melambat sedikit. Itu akan memungkinkan Federal Reserve untuk melanjutkan strategi menaikkan suku bunga AS secara bertahap.

Beberapa ekonom berpikir inflasi secara konsisten dapat melebihi target 2% Fed pada tahun depan, namun, berpotensi memberikan tekanan lebih pada bank sentral untuk menjadi lebih agresif. (Sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS
Pasar Saham Asia ditutup untuk liburan...
Monday, 31 December 2018 09:15 WIB

Pasar finansial di Indonesia, Jepang, Filipina dan Korea Selatan ditutup pada Senin ini dikarenakan untuk hari libur Nasional. AFP...

Penjualan ritel AS melonjak pada Oktober setelah turun beruntun pertama dalam 5 tahun...
Thursday, 15 November 2018 20:42 WIB

Penjualan di pengecer AS melonjak pada Oktober setelah penurunan back-to-back pertama dalam lebih dari lima tahun, meskipun sebagian besar uang itu dihabiskan untuk gas, mobil dan truk baru. Penjuala...

Harga Produsen di AS Naik pada Oktober, Yang Terbesar Sejak 2012...
Friday, 9 November 2018 21:04 WIB

Harga produsen AS naik lebih dari perkiraan pada bulan Oktober, lompatan terbesar dalam enam tahun menyusul kenaikan luas dalam biaya untuk barang dan jasa, laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan...

Ekspansi Industri Jasa AS Melesu Dari Dekat Kecepatan Rekor...
Monday, 5 November 2018 22:23 WIB

Indeks industri jasa AS turun kurang dari perkiraan pada Oktober dari dekat tingkat rekor, menunjukkan momentum ekonomi tertahan kuartal ini, survei Institute for Supply Management menunjukkan Senin. ...

Housing costs dorong inflasi lebih tinggi pada bulan Sept., CPI menunjukkan...
Thursday, 11 October 2018 19:52 WIB

Biaya sewa dan kepemilikan rumah yang lebih tinggi mendorong harga konsumen lebih tinggi pada bulan September, namun inflasi secara lebih luas melambat setelah kenaikan terakhir. Indeks harga konsume...

LATEST NEWS
Hong Kong Stocks End Week on a Positive Note (Review)

Shares finished Friday with a slight gain, bringing another tough week to a close but investors remain on edge owing to rising China-US tensions. The Hang Seng Index rose 0.32 percent, or 86.80 points, to 27,353.93. The benchmark Shanghai...

Wall St. Ekes Out Gains on U.S.-China Trade Hopes

Wall Street's major indexes edged higher on Friday in a rebound from the previous session's losses after hopeful comments from U.S. President Donald Trump regarding trade relations with China assuaged concerns among some investors. The Dow Jones...

U.S. oil prices finish higher, but post worst week of the year

U.S. oil futures finished higher Friday, recouping some of the losses they saw from a day earlier when they settled at a more than two-month low. Prices, however, also posted their worst weekly decline year to date. Traders continued to gauge the...

POPULAR NEWS
Gold futures settle at their highest in a week
Friday, 24 May 2019 01:22 WIB

Gold futures climbed Thursday to mark their highest settlement in a week, buoyed by losses in global stock markets and expectations that the U.S....

Gold Holds Advance as Trade War Spurs Growth Concerns
Friday, 24 May 2019 16:42 WIB

Gold held much of Thursday™s gain, heading for a weekly advance, as escalating trade tensions between the U.S. and China damped the outlook...

Gold futures edge down for the session, climb for the week
Saturday, 25 May 2019 01:12 WIB

Gold futures edged lower Friday, pulling back from the one-week high they settled at a day earlier. Prices for the haven metal, however, ended the...

Gold Holds Advance as Trade War Spurs Growth Concerns
Friday, 24 May 2019 10:39 WIB

Gold headed for a weekly gain as escalating trade tensions between the U.S. and China damped the outlook for growth, with yields on 10-year...