Tuesday, 16 July 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Inflasi konsumen AS catatkan lonjakan terbesar dalam sembilan bulan
Wednesday, 14 November 2018 20:49 WIB | UNITED STATES |

Amerika membayar lebih pada bulan Oktober untuk gas, sewa dan kendaraan bekas, memicu kenaikan terbesar dalam inflasi konsumen dalam sembilan bulan.

Indeks harga konsumen naik 0,3% pada Oktober untuk mencatatkan kenaikan terbesar sejak Januari, kata pemerintah Rabu. Ini juga cocok dengan perkiraan ekonom yang disurvei oleh MarketWatch.

Kenaikan biaya hidup selama 12 bulan terakhir juga meningkat menjadi 2,5% dari 2,3%. Tingkat inflasi masih di bawah posisi tertinggi enam tahun di 2,9% yang disentuh tiga bulan lalu.

Indeks lain yang menghapus makanan dan energi naik tipis 0,2% bulan lalu.

Namun peningkatan tahunan dalam apa yang disebut tingkat inti, angka yang diawasi ketat oleh para ekonom, merosot ke 2,1% dari 2,2%. Itu merupakan peningkatan terkecil sejak April.

Harga gas yang lebih tinggi menyumbang lebih dari sepertiga dari kenaikan harga konsumen bulan lalu.

Kabar baiknya adalah, jatuhnya harga minyak kemungkinan akan menghasilkan harga yang lebih rendah dan lebih sedikit tekanan pada inflasi dalam beberapa bulan ke depan.

Namun, biaya sewa, mobil bekas dan truk, perawatan medis, perabot rumah tangga dan asuransi mobil juga meningkat bulan lalu. Ini merupakan pengeluaran rumah tangga utama.

Harga untuk kendaraan baru dan komunikasi menurun.

Setelah disesuaikan dengan inflasi, upah per jam turun 0,1% pada bulan Oktober. Upah naik 0,7% dalam satu tahun terakhir.

Inflasi telah meningkat lebih tinggi tahun ini terutama karena ekonomi kuat yang meningkatkan biaya tenaga kerja dan banyak bahan utama. Tarif AS terhadap miliaran dolar barang asing juga berkontribusi pada harga yang lebih tinggi.

Namun pada umumnya inflasi tetap stabil, dan dengan penurunan baru-baru ini di harga minyak, inflasi konsumen dapat melambat sedikit. Itu akan memungkinkan Federal Reserve untuk melanjutkan strategi menaikkan suku bunga AS secara bertahap.

Beberapa ekonom berpikir inflasi secara konsisten dapat melebihi target 2% Fed pada tahun depan, namun, berpotensi memberikan tekanan lebih pada bank sentral untuk menjadi lebih agresif. (Sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS
U.S. Trade Deficit Narrows as Exports, Imports Both Plummet...
Thursday, 6 June 2019 19:54 WIB

The U.S. trade deficit narrowed in April as both exports and imports tumbled, highlighting the impact of President Donald Trump™s tariffs even before negotiations with China unraveled and he th...

U.S. Service-Industry Gauge Tops Forecasts on Employment Boost...
Wednesday, 5 June 2019 21:22 WIB

U.S. service industries expanded at the best pace since February amid a rebound in employment, a signal of labor- market strength before the government™s jobs report due Friday. The non-manufacturi...

Pasar Saham Asia ditutup untuk liburan...
Monday, 31 December 2018 09:15 WIB

Pasar finansial di Indonesia, Jepang, Filipina dan Korea Selatan ditutup pada Senin ini dikarenakan untuk hari libur Nasional. AFP...

Penjualan ritel AS melonjak pada Oktober setelah turun beruntun pertama dalam 5 tahun...
Thursday, 15 November 2018 20:42 WIB

Penjualan di pengecer AS melonjak pada Oktober setelah penurunan back-to-back pertama dalam lebih dari lima tahun, meskipun sebagian besar uang itu dihabiskan untuk gas, mobil dan truk baru. Penjuala...

Harga Produsen di AS Naik pada Oktober, Yang Terbesar Sejak 2012...
Friday, 9 November 2018 21:04 WIB

Harga produsen AS naik lebih dari perkiraan pada bulan Oktober, lompatan terbesar dalam enam tahun menyusul kenaikan luas dalam biaya untuk barang dan jasa, laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan...

LATEST NEWS
Gold Holds Range Before U.S. Retail Data, Fed Speeches

Gold swings between small gains and losses as investors await U.S. economic data and potential commentary on monetary policy from a slew of Federal Reserve officials. While markets are expecting the Fed to lower interest rates at its...

Euro weakens as dollar holds ground despite Fed rate cut bets

The euro fell on Tuesday as investors waited for a sentiment reading of Germany's economy, although the prospect of more central bank easing starting with the Federal Reserve later this month kept currency moves limited. The single currency stood...

European Stocks Muted as Investors Await Earnings

European stocks began Tuesday™s session mixed as traders monitor a slew of earnings reports. The pan-European Stoxx 600 traded around the flatline at 387.72 after the opening bell, healthcare stocks getting off to a strong start with a 0.4%...

POPULAR NEWS
Gold prices settle at nearly two-week peak
Tuesday, 16 July 2019 01:55 WIB

Gold futures edged higher on Monday, settling at their highest in almost two weeks as prices extended recent gains scored on the back of...

Wall St. Leans Neutral/Sideways On Gold Prices, Main St. Bullish
Monday, 15 July 2019 13:42 WIB

Wall Street traders and analysts are undecided or else look for gold prices to be sideways this week, while Main Street remained bullish, according...

Gold Steadies as Market Weighs China, Bullish Bet Cut
Monday, 15 July 2019 17:33 WIB

Gold steadied amid signs that China's economy is stabilizing and after hedge fund managers reduced bullish bets on the metal. Gains in Chinese...

Gold Prices Little Changed as China Growth Data Matches Expectations
Monday, 15 July 2019 13:20 WIB

Gold prices were little changed on Monday in Asia after data showed China™s second-quarter growth data slowed to a 27-year low but matched...