Monday, 16 December 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pengeluaran Rumah Tangga Jepang Turun seiring Kenaikan Upah Tetap Lemah
Friday, 7 December 2018 08:32 WIB | ASIA |

Rumah tangga Jepang secara tak terduga memangkas pengeluaran pada bulan Oktober seiring kenaikan moderat upah, menunjukkan kelanjutan pelemahan dalam konsumsi yang dapat membebani setiap rebound dari kontraksi ekonomi pada kuartal ketiga.

Pengeluaran rumah tangga turun 0,3 persen dari tahun sebelumnya, penurunan ketujuh tahun ini, kementerian urusan internal mengatakan. Perkiraan median adalah untuk kenaikan 1 persen. Penghasilan tunai tenaga kerja naik 1,5 persen dari tahun sebelumnya, versus perkiraan 1 persen, kementerian tenaga kerja melaporkan, tetapi inflasi memakan kenaikan tersebut dan sedikit lebih tinggi.

Belanja konsumen telah menjadi mata rantai yang hilang seiring Bank of Japan telah mencoba untuk memicu inflasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir. Ekspektasi bahwa pasar tenaga kerja yang secara historis ketat akan menyebabkan kenaikan pembayaran dan pengeluaran yang lebih besar sebagian besar tetap belum terpenuhi.

Pelemahan dalam belanja konsumen menjadi risiko yang lebih besar bagi BOJ karena prospek ekspor, pendorong pertumbuhan utama, berubah suram seiring perang perdagangan AS-Cina dan perlambatan pertumbuhan di China dan ekonomi lainnya.

"Rumah tangga tidak benar-benar berminat untuk berbelanja karena pertumbuhan upah yang lambat dan kenaikan pajak yang dijadwalkan untuk tahun depan," Shinichiro Kobayashi, seorang ekonom di Mitsubishi UFJ Research & Consulting, mengatakan sebelum rilis data.

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda pada hari Kamis mencatat bahwa pertumbuhan upah tetap lamban mengingat pasar tenaga kerja, tetapi terjebak dengan posisi bank sentral bahwa momentum menuju 2 persen inflasi dipertahankan. BOJ mengadakan pertemuan kebijakan pada 19-20 Desember mendatang.

Upah riil, yang disesuaikan dengan inflasi, turun 0,1 persen. Perkiraan median adalah untuk penurunan 0,3 persen.

Gaji pokok naik 1,3 persen. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
China's Factory Outlook Improves More than Expected in September...
Monday, 30 September 2019 09:02 WIB

A report on the health of China™s manufacturing sector improved in September, although it was still below the line indicating contraction. The manufacturing purchasing managers™ index r...

Kenaikan Upah Jepang Berakselerasi pada November Meski Prospek yang Suram ...
Wednesday, 9 January 2019 07:18 WIB

Upah Jepang naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan November, menawarkan harapan pengeluaran konsumen yang lebih kuat dapat memicu inflasi jika kenaikan berkelanjutan. Secara keseluruhan, pendap...

Ekonomi Australia Berekspansi Kurang Dari Yang Diperkirakan; Mata Uang Turun...
Wednesday, 5 December 2018 08:08 WIB

Ekonomi Australia berekspansi kurang dari yang diperkirakan dalam tiga bulan hingga September di tengah konsumsi yang lamban dan seiring konstruksi komersial menurun. Mata uang merosot hampir setengah...

Caixin PMI: Aktivitas pabrik Cina meningkat pada bulan Oktober...
Thursday, 1 November 2018 11:33 WIB

Aktivitas di pabrik-pabrik China kembali ke wilayah ekspansi pada bulan Oktober setelah stagnan pada bulan September, indeks swasta menunjukkan, berbeda dengan data resmi yang menunjukkan ekspansi yan...

PMI Manufaktur Cina Melambat di bulan Oktober terkait Perang Dagang ...
Wednesday, 31 October 2018 08:17 WIB

Indeks aktivitas resmi di sektor manufaktur China memburuk pada bulan Oktober seiring dampak dari perang dagang yang sedang berlangsung dengan AS memukul domestik. Indeks manajer pembelian manufaktur...

LATEST NEWS
Hong Kong Stocks Soar on Trade Deal Reports (Review)

Hong Kong stocks jumped more than two percent Friday after reports said China and the US had finally reached a partial trade agreement that will see Washington cancel tariffs due to be imposed at the weekend. The Hang Seng index soared 2.57...

Stock market books tepid gains to end the week as market weighs merits of limited China trade-deal

The S&P 500 and the Nasdaq Composite finished the week at records Friday but enthusiasm over an announced China-U.S. partial trade deal, which had sparked buying Thursday, faded as investors weighed aspects of the so-called phase-one pact. The...

U.S. oil futures settle above $60 for first time since mid-September

Oil futures settled higher on Friday, with U.S. prices above $60 a barrel for the first time since mid-September. Traders digested news of a preliminary phase one U.S.-China trade deal that helped ease worries about the outlook for energy...

POPULAR NEWS
Gold Extends Decline After Trade Breakthrough, U.K. Election
Friday, 13 December 2019 07:42 WIB

Gold headed for a back-to-back decline as President Donald Trump signed off on a so-called phase-one trade deal with China and an exit poll...

Gold Steady as Weaker Dollar Offsets Increased Risk Appetite
Friday, 13 December 2019 18:40 WIB

Gold prices were steady on Friday as a weaker dollar helped offset pressures from an increased appetite for riskier assets following reports of a...

Gold prices rise on weaker dollar as traders weigh progress on U.S.-China trade
Saturday, 14 December 2019 02:21 WIB

Gold prices climbed Friday, buoyed by weakness in the dollar and a fall in bond yields, as traders struggled to sort out news that China has agreed...

Hong Kong Stocks Soar on Trade Deal Reports (Review)
Saturday, 14 December 2019 04:24 WIB

Hong Kong stocks jumped more than two percent Friday after reports said China and the US had finally reached a partial trade agreement that will see...